jurnalistik.co.id – Juventus disebut sedang berada di fase penutupan jelang merampungkan dua incaran bursa transfer musim panas 2026, yakni Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic.
Kolo Muani masuk dalam daftar belanja Juventus di bursa musim panas tahun ini. Sang pemain saat ini berstatus milik PSG, tetapi dalam dua musim terakhir ia berulang kali menjalani masa peminjaman.
Dalam rentang dua musim itu, Kolo Muani sempat dipinjamkan ke Juventus pada musim 2024-2025. Berikutnya, ia juga menjalani masa peminjaman bersama Tottenham Hotspur pada musim 2025-2026.
Proses untuk mengunci langkah Kolo Muani disebut tengah digarap hingga tahap akhir. CEO Juventus, Giovanni Carnevalli, mengungkap bahwa negosiasi yang berjalan cukup lama kini mulai menunjukkan titik terang.
“Kami sedang merampungkan kesepakatan Kolo Muani saat ini. Ini adalah negosiasi yang sudah berlangsung cukup lama,” ungkap Sassuolo. “Saat saya tiba di Juve, saya membaca di surat kabar bahwa kesepakatan itu sudah rampung, padahal kenyataannya tidak demikian.”
“Ada berbagai kendala, dan kami harus memperbaiki hubungan dengan Paris Saint-Germain serta mengatasi masalah-masalah sebelumnya. Kami sedang menuntaskannya saat ini dan sudah berada di tahap akhir,” imbuh Carnevali.
Bagi Juventus, kedatangan Kolo Muani diproyeksikan menjadi bagian dari rencana yang lebih besar di bursa. Dengan statusnya yang tetap tercatat sebagai pemain PSG, klub disebut berupaya menyelesaikan detail agar skema kepindahan bisa segera berjalan.
Selain Kolo Muani, Juventus juga disebut mulai mendekati Kerim Alajbegovic. Nama Alajbegovic menarik perhatian pemantau bakat Juventus karena penampilannya dinilai sesuai karakter yang mereka incar.
Alajbegovic sempat ditunjuk sebagai man of the match saat Bosnia-Herzegovina menjalani partai ketiga Grup B Piala Dunia 2026 melawan Qatar. Pada laga tersebut, ia bermain impresif sekaligus mencetak satu gol saat Bosnia-Herzegovina membekuk Qatar.
Berita Terkait
“Soal dia, kami sedikit tertinggal, tetapi kami sedang mengupayakannya,” ujar Carnevali soal proses transfer Alajbegovic.
“Ini adalah investasi yang signifikan, namun klub seperti Juve juga harus memikirkan masa depan. Dia adalah pemain kelahiran tahun 2007 dan memiliki karakteristik yang kami cari,” imbuh Carnevali.
Dengan demikian, Juventus tidak hanya bergerak pada urusan pemain yang sudah lebih dekat secara proses, tetapi juga memperhatikan proyeksi jangka panjang. Alajbegovic disebut menjadi bagian dari upaya membangun skuad untuk periode ke depan melalui sosok berusia muda.
Di tengah upaya menyelesaikan dua transfer tersebut, ada pekerjaan rumah lain yang juga disebut harus dituntaskan oleh Carnevalli, yaitu pembenahan situasi Dusan Vlahovic. Menurut pengakuan CEO Juventus, klub hingga saat ini belum menemukan titik temu terkait kontrak baru pemain tersebut.
“Saya belum pernah bertemu dengannya,” ujarnya. “Saya tahu Juve mengajukan tawaran kepadanya yang tidak diterima. Saya selalu menyatakan kesediaan, tetapi saya tidak pernah mengadakan pertemuan apa pun,” imbuh Carnevalli.
Rentetan informasi itu menggambarkan bahwa negosiasi Juventus di bursa musim panas 2026 tidak berhenti pada satu nama. Klub disebut berupaya menuntaskan urusan Kolo Muani dan Alajbegovic, sambil tetap memantau perkembangan Dusan Vlahovic agar rencana musim depan bisa ditata dengan lebih jelas.
Dalam prosesnya, Juventus tidak hanya mengejar kelanjutan kepindahan, tetapi juga berupaya memastikan semua detail administrasi dan komunikasi bisa berjalan mulus. Status Kolo Muani yang masih tercatat sebagai pemain PSG membuat langkah terakhir dipusatkan pada penyempurnaan kesepakatan, termasuk perbaikan hubungan yang sempat menjadi pekerjaan tersendiri dalam negosiasi.
Di sisi lain, pendekatan Juventus terhadap Kerim Alajbegovic juga dibingkai sebagai bagian dari penataan skuad jangka panjang. Meski perhatian kini tertuju pada momen-momen kunci di lapangan, klub menilai karakter yang dimiliki Alajbegovic serta usianya yang masih muda sebagai nilai tambah untuk kebutuhan kompetisi periode ke depan.
Sementara dua nama tersebut tengah dikejar hingga tahap akhir, pembahasan kontrak Dusan Vlahovic tetap disebut menjadi tugas yang belum menemukan titik temu. Carnevalli menegaskan bahwa ia belum pernah bertemu langsung dengan Vlahovic dan hanya mengetahui adanya tawaran yang diajukan Juventus namun tidak berujung pada kesepakatan.











