jurnalistik.co.id – Laga terakhir Grup A Piala Presiden 2026 mempertemukan Arema FC dan DPMM FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Jumat (31/7/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini berfungsi sebagai penentu langkah kedua tim menuju babak gugur.
Bagi Arema FC, misi utamanya sederhana: meraih kemenangan agar melaju ke semifinal. Sementara itu, DPMM FC datang dengan target menutup fase grup melalui hasil yang lebih baik, setelah sebelumnya belum mampu mencatat kemenangan.
Arema FC membawa momentum dari laga sebelumnya
Beberapa hari jelang laga penentu, Arema FC tengah mengantongi hasil positif. Pada pertandingan sebelumnya, Singo Edan sukses mengalahkan Tampines Rovers dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut menjadi catatan penting karena seluruh gol Arema FC dicetak oleh Gustavo. Dengan hasil itu pula, kemenangan perdana Arema FC di Piala Presiden 2026 tercatat sebagai langkah awal yang mengubah dinamika perjalanan tim di turnamen ini.
Tambahan tiga poin membuat Arema FC menempati peringkat kedua klasemen Grup A untuk sementara. Posisi tersebut masih memberi ruang bagi tim untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, meski situasinya tetap bergantung pada hasil akhir laga grup.
Dari sisi permainan, hasil atas Tampines Rovers turut memberi sinyal perbaikan di bagian depan. Arema FC menunjukkan bahwa mereka mampu menemukan momen untuk menjebol lawan, sesuatu yang sebelumnya sempat menjadi tantangan ketika menghadapi Persib.
Jelang pertemuan dengan DPMM FC, ketajaman Gustavo menjadi salah satu faktor yang diharapkan kembali menghadirkan perbedaan. Apalagi, keberhasilan Arema mencetak gol melalui satu penyerang yang konsisten memberi gambaran bahwa lini depan mereka sedang menemukan ritme.
DPMM FC mengincar akhir fase grup dengan respons yang lebih baik
Berita Terkait
Di kubu seberang, DPMM FC menjalani pertandingan dengan kebutuhan yang tidak sama. Tim asal Brunei Darussalam itu datang setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persib.
Walau tidak mendapatkan poin, DPMM FC dinilai tetap mampu memberi perlawanan sepanjang pertandingan. Artinya, kendati hasil akhirnya kalah, ada sisi yang dapat dipetik sebagai modal mental dan bahan evaluasi menjelang laga berikutnya.
Dalam konteks Grup A, posisi DPMM FC membuat laga melawan Arema FC menjadi kesempatan untuk menutup fase grup dengan performa yang lebih meyakinkan dibanding sebelumnya. Karena belum merasakan kemenangan, mereka perlu memaksimalkan setiap peluang yang muncul, sekaligus menjaga ketat tempo agar tidak mudah ditekan.
Dengan Arema FC yang membawa dorongan dari kemenangan atas Tampines Rovers, DPMM FC juga dipaksa untuk merespons cepat ketika permainan berjalan tidak sesuai rencana. Namun, keberanian untuk tetap bersaing hingga akhir seperti yang ditunjukkan saat melawan Persib dapat menjadi pegangan ketika menghadapi tim yang sedang berusaha mengamankan tiket semifinal.
Perbedaan modal kedua tim jadi pembeda di laga penentu
Jika melihat modal yang dibawa menjelang pertandingan, Arema FC tampak lebih diuntungkan karena sedang datang dari kemenangan 2-1 yang sekaligus menegaskan kapasitas lini depan lewat peran Gustavo. Tambahan poin juga membuat mereka berada di peringkat kedua klasemen sementara, sehingga kemenangan berarti membawa tim lebih dekat ke semifinal.
Di sisi lain, DPMM FC memiliki tantangan yang lebih berat karena harus membalik catatan hasil di fase grup. Namun, kekalahan 0-1 dari Persib dengan kualitas perlawanan yang dinilai tidak kecil menjadi alasan bahwa tim tidak datang dengan kondisi sepenuhnya tertinggal secara permainan.
Konsekuensinya, pertandingan Arema FC vs DPMM FC kemungkinan akan berjalan dalam tensi tinggi. Arema akan cenderung menekan untuk segera memastikan peluang lolos, sedangkan DPMM FC perlu tetap solid agar tidak langsung kehilangan kendali saat lawan memiliki momentum.
Gustavo dan efektivitas lini depan Arema menjadi perhatian utama. Namun, di pertandingan yang berhubungan langsung dengan tiket semifinal, faktor disiplin, ketahanan, serta kemampuan menjaga ritme juga akan menentukan siapa yang akhirnya lebih siap menghadapi tekanan.
Dengan laga digelar di Stadion Si Jalak Harupat dan waktu kick-off pukul 15.30 WIB, Arema FC dan DPMM FC kini sama-sama tinggal menunggu satu jawaban penting: siapa yang mampu mengubah kebutuhan kelompoknya menjadi langkah berikutnya di Piala Presiden 2026.












