jurnalistik.co.id – Jeanie Buss, gubernur Los Angeles Lakers, berupaya menahan rencana saudara-saudaranya menjual sisa kepemilikan keluarga sebesar 17,8% pada klub NBA tersebut. Langkah itu muncul setelah keluarga Buss memutuskan melepas saham ke grup pemilik baru yang telah disepakati.
Kesepakatan yang dimaksud berkaitan dengan pembelian kepemilikan pengendali Lakers dari Mark Walter senilai $12,5 miliar (£9,3 miliar). Proses ini melibatkan Josh Kushner—saudara Josh Kushner yang merupakan saudara dari Jared Kushner—serta mantan eksekutif Disney Bob Iger yang menjadi bagian dari kesepakatan untuk mengambil alih kepentingan pengendali dari Walter.
Walter memperoleh bagiannya dari keluarga Buss pada tahun lalu dengan nilai sekitar $10 miliar (ÂŁ7,45 miliar). Dalam kesepakatan tersebut, Jeanie tetap diposisikan sebagai gubernur hingga tahun 2030.
Keluarga Buss, yang sejak 1979 menjadi pemilik utama maupun pemilik minor Lakers, menyatakan pada Senin bahwa mereka telah memilih untuk menjual sisa saham keluarga sebesar 17,8% kepada pemilik yang akan datang. Pernyataan keluarga itu menyebut penjualan dilakukan sebagai bagian dari transaksi yang sedang berjalan.
Dalam rilisnya, keluarga Buss menyatakan, “We have decided as a family to sell the remaining Buss Family Trust shares to the Bob Iger group as part of the ongoing transaction,” lalu menambahkan, “We love the Lakers, Lakers fans and will continue to support Los Angeles; but it is time to use this opportunity to move on and exit gracefully while we still can.”
Persyaratan di Buss Family Trust dipersoalkan
Meski keluarga Buss menyatakan telah memberi suara untuk penjualan, tim hukum Jeanie kini mengatakan ia berniat melawan rencana tersebut. Dalam surat dari pengacaranya, Adam Streisand, kepada lima saudara Jeanie, dinyatakan bahwa setiap pemungutan suara untuk penjualan “would be and is void”.
Menurut penjelasan itu, penjualan tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan Jeanie sebagai salah satu dari tiga co-trustee dalam Buss Family Trust. Co-trustee lainnya disebut adalah Joey dan Janie Buss.
Berita Terkait
Streisand juga menekankan bahwa co-trustee terikat untuk memberikan suara demi memastikan persyaratan kepemilikan minimal 15% tetap terjaga. Hal itu disebut diperlukan agar Jeanie Buss dapat mempertahankan status sebagai pemilik pengendali.
Dalam surat tersebut, menurut ESPN, tertulis: “Co-trustees are bound to vote to ensure that the minimum 15% ownership requirement is maintained in order to ensure that Jeanie Buss may remain controlling owner.” Surat yang sama juga menyatakan, “Any attempt by the co-trustees to aid or abet the co-trustees as such, would constitute a breach of trust, breach of fiduciary duty and be in contempt of court.”
Lebih lanjut, Streisand menyatakan bahwa, atas nama Jeanie Buss, ia meminta saudara-saudaranya membuat kejelasan publik mengenai status Jeanie sebagai controlling owner Lakers dan menahan tindakan apa pun terkait “vote” yang dinyatakan tersebut untuk menjual saham 17,8%.
Jejak kepemilikan dan konteks transaksi
Jerry Buss membeli Lakers dalam kesepakatan $67,5 juta (ÂŁ50 juta) pada tahun 1979. Kesepakatan itu juga mencakup tim hoki Los Angeles Kings serta sebuah arena di Los Angeles yang dikenal sebagai Kia Forum.
Setelah Jerry Buss meninggal pada 2013, kepemilikan diserahkan kepada keenam anaknya sebelum transaksi diselesaikan dengan Walter. Walter juga disebut memiliki kepentingan di Los Angeles Dodgers bersama Todd Boehly yang menjabat sebagai ketua Chelsea.
Lakers telah meraih 17 gelar NBA, dengan 11 di antaranya dimenangi saat kepemilikan keluarga Buss. Jumlah tersebut disebut satu gelar lebih sedikit dibanding rekor Boston Celtics.
Di luar isu Lakers, kesepakatan yang melibatkan Kushner disebut hadir setelah kontroversi yang berkaitan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, termasuk rencana yang sempat tertunda untuk menjual saham dalam kompetisi FIFA kepada investor privat. Thrive Eternal, perusahaan modal ventura asal Amerika yang didirikan oleh Kushner, disebut diharapkan memimpin kelompok investor untuk usulan FIFA Forward Enterprise.
Jika usulan tersebut disetujui oleh dewan gubernur NBA pada bulan depan, transaksi Lakers ini diproyeksikan menjadi penjualan tim olahraga paling mahal yang pernah dilaporkan. Dalam skenario yang disebut di laporan tersebut, Walter juga disebut akan memperoleh keuntungan cepat sebesar $2,5 miliar (ÂŁ1,9 miliar) dari investasinya.












