jurnalistik.co.id – Timnas Putri U16 Indonesia Putri Nusantara menutup perjuangan di Srikandi Merdeka Cup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania, namun hasil itu tak cukup untuk mengantarkan mereka ke semifinal.
Laga terakhir Grup B berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Rabu (19/8/2026) malam WIB. Di pertandingan ini, Putri Nusantara wajib meraih kemenangan penuh demi menjaga peluang tampil di babak berikutnya.
Pada akhirnya, Putri Nusantara memang mampu mengunci skor akhir 3-1. Tiga gol tim tuan rumah dicetak oleh Lintang Anugrah pada menit ke-7, Dian Aprilia pada menit ke-37 lewat penalti, serta Indira Fatimah pada menit ke-79.
Yordania tidak datang tanpa perlawanan. Satu gol balasan mereka lahir dari Ragad Rafat pada menit ke-60, sekaligus mengubah dinamika setelah Putri Nusantara sempat memimpin dua gol.
Meski meraih tiga poin dari pertandingan ini, Putri Nusantara tetap tersingkir karena produktivitas gol mereka lebih rendah dibanding Yordania. Yordania mengoleksi empat gol sepanjang fase grup, sedangkan Putri Nusantara hanya mencetak tiga gol.
Dengan perbedaan jumlah gol itu, posisi di klasemen akhir grup menjadi penentu. Kondisinya membuat kemenangan di laga pamungkas tidak berbuah tiket semifinal bagi Putri Nusantara.
Hasil pertandingan ini juga menetapkan lawan semifinal dari kubu Yordania. Yordania akan menghadapi Timnas Putri U16 Indonesia Garuda Pertiwi pada Jumat (21/8/2026) mendatang.
Jalannya pertandingan
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, menurunkan seluruh pemain terbaiknya dengan target menciptakan sebanyak mungkin gol sejak menit-menit awal.
Berita Terkait
Upaya tersebut cepat membuahkan hasil. Lintang Anugrah membuka keunggulan Putri Nusantara melalui sepakan pada menit ketujuh yang langsung mengangkat kepercayaan diri tim.
Keunggulan 1-0 bertahan hingga menjelang pertengahan babak pertama. Pada menit ke-37, Putri Nusantara mendapat kesempatan melalui penalti, yang dieksekusi Dian Aprilia hingga skor menjadi 2-0.
Dominasi tim terlihat jelas sepanjang babak pertama, tetapi tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup tanda turun minum. Putri Nusantara masuk jeda dengan keunggulan dua gol.
Memasuki babak kedua, tempo permainan Putri Nusantara meningkat. Beberapa serangan berhasil menembus pertahanan Yordania dan membuat pertandingan menjadi lebih terbuka.
Namun pada menit ke-60, Yordania mampu menghadirkan kejutan. Ragad Rafat mencetak gol melalui akselerasinya setelah sempat lolos dari jebakan offside, sehingga skor berubah menjadi 1-2.
Skor ketat sempat memberikan harapan bagi Yordania, tetapi Putri Nusantara segera merespons. Pada menit ke-79, Indira Fatimah menambah angka menjadi 3-1 setelah memanfaatkan blunder kiper Alma Mouhanad.
Gol tersebut menjadi momen krusial bagi Putri Nusantara karena mengembalikan jarak sekaligus menutup peluang Yordania untuk menyamakan kedudukan. Walau sempat memperoleh motivasi tambahan, Putri Nusantara tidak lagi mencetak gol pada sisa waktu pertandingan.
Di akhir laga, Putri Nusantara harus menerima kenyataan bahwa kemenangan 3-1 tetap tidak mengubah nasib mereka di fase grup. Mereka keluar dari Srikandi Merdeka Cup dengan catatan kemenangan terakhir, namun tanpa tiket semifinal yang mereka incar.
Sejak awal, Putri Nusantara terlihat menyiapkan pola yang menekan agar peluang gol cepat datang. Kondisi itu terbaca dari gol pembuka Lintang Anugrah yang lahir hanya beberapa menit setelah laga berjalan, sehingga tim bisa mengendalikan ritme dan memaksa Yordania bermain lebih terburu-buru.
Di momen-momen penentu, eksekusi menjadi pembeda bagi Putri Nusantara. Gol penalti Dian Aprilia membuat keunggulan kian melebar, sedangkan di babak kedua, respons cepat setelah Yordania mengubah skor lewat Ragad Rafat turut menjaga persaingan tetap di tangan tuan rumah. Meski akhirnya menang, Putri Nusantara harus menerima kenyataan bahwa selisih produktivitas gol di fase grup tidak berpihak pada mereka.












