Olahraga

Golden Star Warriors Vietnam Menang 2-0 atas Malaysia (4-0 agregat) dan Melaju ke Final ASEAN Championship 2026

×

Golden Star Warriors Vietnam Menang 2-0 atas Malaysia (4-0 agregat) dan Melaju ke Final ASEAN Championship 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hasil Vietnam Vs Malaysia 2-0 (agg 4-0): Golden Star Warriors ke Final

jurnalistik.co.id – Timnas Vietnam memastikan langkah ke final ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 setelah mengalahkan Malaysia 2-0 pada leg kedua semifinal. Kemenangan itu membuat Vietnam unggul agregat 4-0 dan memantapkan tempatnya di partai puncak.

Laga Vietnam vs Malaysia digelar di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, pada Rabu (19/8/2026) malam WIB. Kedua tim tampil dengan tempo tinggi sejak awal, namun hingga turun minum, skor masih 0-0 karena sejumlah peluang belum berbuah gol.

Di babak pertama, Vietnam lebih sering menekan melalui serangan-serangan yang memaksa pertahanan Malaysia bekerja ekstra. Peluang emas sempat datang lewat Doan Van Hau pada menit ke-10, namun sundulan kerasnya masih mampu ditepis oleh Azri Ghani.

Belum juga membuka keunggulan, Vietnam kembali mengancam lewat Do Hoang Hen. Upaya yang dilepas dari luar kotak penalti masih melenceng jauh di atas gawang Malaysia, sehingga peluang itu belum menjadi gol.

Pada menit ke-23, Vietnam mendapat momen berbahaya lagi. Nguyen Dinh Bac melepaskan tendangan keras yang mengarah tepat sasaran, tetapi Azri Ghani masih bisa menghentikannya dan menjaga gawang Malaysia tetap steril.

Menjelang pertengahan babak, serangan balik cepat Vietnam juga sempat menciptakan peluang. Dari situasi di menit ke-28, Nguyen Hai Longoada melakukan akselerasi, namun penyelesaian akhirnya berakhir dengan eksekusi yang buruk oleh Nguyen Dinh Bac.

Di sisi lain, Malaysia tidak sepenuhnya bisa menekan, tetapi tetap memberikan ancaman sesekali melalui transisi serangan. Vietnam sempat kembali mendapat peluang pada menit ke-34, ketika Van Hau melepaskan tendangan kaki kiri yang masih ditepis oleh kiper Malaysia.

Babak pertama pun berakhir tanpa perubahan skor, dengan hasil sementara 0-0 bagi kedua tim. Setelah jeda, Vietnam terlihat lebih agresif dalam mencari celah, terutama setelah momen-momen peluang di awal tidak berbuah angka.

Nguyen Xuan Son jadi penentu dengan dua gol

Vietnam akhirnya memecah kebuntuan lewat peran Nguyen Xuan Son yang tampil sebagai supersub. Ia mencetak gol pada menit ke-62, membawa Golden Star Warriors unggul 1-0.

Keunggulan itu membuat permainan Vietnam semakin terarah, sementara Malaysia harus mengambil risiko lebih besar untuk mengejar ketertinggalan. Upaya kebangkitan Malaysia tidak langsung membuahkan hasil, karena Vietnam tetap menjaga ritme serangan untuk menekan pertahanan lawan.

Puncaknya terjadi pada menit ke-89, saat Nguyen Xuan Son kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya mengunci kemenangan Vietnam 2-0 dan sekaligus memastikan agregat 4-0 atas Malaysia.

Dengan hasil ini, Vietnam melenggang ke final setelah pada leg pertama di Kuala Lumpur juga menang 2-0. Secara total, Vietnam unggul 4-0 dan tidak memberi ruang bagi Malaysia untuk membalikkan keadaan di leg kedua.

Serangkaian momen kunci juga mewarnai pertandingan ini. Do Hoang Hen sempat mendapat kesempatan berhadapan langsung dengan kiper Malaysia, namun bola chip-nya melebar ke sisi kanan gawang dan gagal menjadi gol tambahan.

Selain itu, Malaysia harus menghadapi laga dengan kehilangan Sergio Aguero akibat cedera hamstring. Kondisi tersebut menambah tantangan bagi skuad Malaysia untuk membangun serangan dan menutup ruang yang diberikan lawan.

Berikutnya, Vietnam akan menghadapi Thailand di final Piala AFF 2026 pada 22 dan 26 Agustus melalui pertandingan dua leg. Sementara itu, kekalahan ini memastikan perjalanan Malaysia berakhir di semifinal edisi kali ini.

Selepas jeda, tempo pertandingan tetap tinggi, namun fokus permainan Vietnam bergeser menjadi lebih tajam. Ketika Nguyen Xuan Son akhirnya membuka peluang menjadi gol pada menit ke-62, pola serangan Malaysia ikut berubah dan mereka dipaksa tampil lebih terbuka demi mengejar defisit. Namun, Vietnam lebih siap membaca transisi dan menjaga jarak agar ruang tembak lawan tidak mudah tercipta.

Di waktu-waktu krusial, duel-duel dalam kotak penalti dan penyelesaian akhir menjadi pembeda. Upaya Malaysia untuk merangsek masih menemui hambatan, sementara Vietnam mampu memperlancar serangan setelah kebuntuan terurai. Tambahan tantangan bagi Malaysia juga datang dari ketiadaan Sergio Aguero akibat cedera hamstring, yang membuat opsi membangun serangan semakin terbatas, hingga akhirnya Son menutup laga lewat gol keduanya pada menit ke-89.