Olahraga

Tanpa Salah dan Pep Guardiola, Liverpool-Man City Luncurkan Wajah Baru Malam Ini

×

Tanpa Salah dan Pep Guardiola, Liverpool-Man City Luncurkan Wajah Baru Malam Ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Tanpa Salah dan Pep Guardiola, Seperti Apa Wajah Baru Liverpool dan Man City Malam Nanti?

jurnalistik.co.id – Liverpool dan Manchester City memasuki babak baru Liga Inggris musim 2026/2027 dengan kehilangan dua figur yang selama ini menjadi simbol kesuksesan mereka: Mohamed Salah dan Pep Guardiola. Untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade, kedua klub harus menjalani laga tanpa sosok-sosok tersebut.

Liverpool kehilangan Mohamed Salah, yang disebut sebagai mesin gol sekaligus salah satu pemain terbesar dalam sejarah klub. Kepergiannya membuat lini depan The Reds tidak lagi bertumpu pada pemain yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan utama.

Sementara itu, Manchester City harus beradaptasi tanpa Pep Guardiola, pelatih yang membawa klub melewati periode paling sukses dalam sejarah mereka. Guardiola menutup perjalanan panjangnya bersama City setelah pengunduran diri yang dilakukan usai musim lalu berakhir.

Wajah baru setelah dua era berakhir Dua era tersebut resmi berakhir setelah musim lalu. Keputusan Salah meninggalkan Anfield terjadi pada awal Agustus, ketika pemain itu berlabuh ke klub Turki, Trabzonspor.

Guardiola juga meninggalkan Etihad setelah memulai perjalanan sejak 2016. Selama hampir satu dekade, Guardiola mempersembahkan 20 trofi untuk City, termasuk sejumlah capaian yang mengubah wajah klub.

Musim terakhirnya di Manchester City ditutup dengan dua gelar, yakni Piala FA dan Piala Liga Inggris. Namun, Guardiola pergi ketika dominasi City mulai meredup dan performa di liga tidak lagi sekuat periode sebelumnya.

Dalam dua musim terakhir, City gagal menjuarai Liga Inggris. Pada musim lalu, mereka bahkan tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang akhirnya menjadi juara, sebuah selisih yang menegaskan perubahan arah kompetisi.

City memulai era baru di kandang Malam ini, Minggu (23/8/2026), Manchester City akan menjamu Bournemouth pada pukul 20.00 WIB. Laga ini juga menjadi pertandingan Liga Inggris pertama City di bawah kendali pelatih baru, Enzo Maresca.

Di laga pembuka era baru tersebut, City dituntut menunjukkan wajah yang berbeda, baik dari cara bermain maupun pengelolaan tim tanpa figur lama di ruang pelatih. Pergantian rezim mengharuskan perubahan cepat agar momentum kompetisi tidak terputus sejak awal musim.

Liverpool tanpa Salah, diuji di Newcastle Beberapa jam setelah laga City, Liverpool akan bertandang ke Newcastle United pada pukul 22.30 WIB. Pertandingan tersebut menjadi ujian lanjutan bagi proyek baru Liverpool bersama pelatih Andoni Iraola.

Iraola harus meracik tim tanpa Salah yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan utama lini depan. Perubahan komposisi bukan sekadar pergantian nama, melainkan penataan ulang peran di area serangan yang sebelumnya banyak ditopang oleh kontribusi Salah.

Bagi Liverpool, kehilangan Salah berarti mengubah dinamika dalam membangun peluang dan menyelesaikan laga. Bagi City, kepergian Guardiola berarti menata ulang identitas tim yang selama ini terbentuk melalui gaya kepelatihan yang khas.

Di sisi lain, jadwal malam ini juga mempertemukan dua klub dengan tantangan yang serupa: beranjak dari periode dominan menuju fase pembuktian. Dengan masa transisi yang langsung diuji oleh laga resmi, keduanya kini menaruh perhatian pada cara menjawab ekspektasi sejak menit awal kompetisi.

Malam ini menjadi semacam penanda bahwa Liga Inggris musim 2026/2027 tidak hanya menghadirkan pertandingan baru, tetapi juga menyelesaikan transisi besar yang dimulai setelah musim lalu. Saat City membuka babak dengan Bournemouth dan Liverpool mengisi agenda di Newcastle, dua nama besar yang dulu menjadi penopang utama sudah berada di babak berikutnya, sementara tim harus membentuk “wajah baru” dengan tuntutan hasil yang segera.