jurnalistik.co.id – Jornada pertama Liga Italia 2026-2027 mempertemukan Torino dan AC Milan di Stadio Olimpico Grande Torino. Pertandingan ini menjadi pembuka perjalanan AC Milan pada kompetisi musim baru.
Kick-off Torino vs AC Milan dijadwalkan pada Senin (24/8/2026) pukul 01.45 WIB. Dengan waktu tersebut, laga akan berlangsung pada hari yang sama dengan kalender pembukaan Serie A musim 2026-2027.
Bagi penonton yang ingin menyaksikan langsung, siaran hidup Torino vs AC Milan dapat ditonton melalui Champions TV 1. Akses live streaming disebut tersedia lewat Vidio.
Di sisi AC Milan, laga pembuka juga membawa momen penting bagi pelatih baru, Ruben Amorim. Pertandingan ini menjadi debut kompetitifnya bersama Rossoneri setelah rangkaian pramusim.
Amorim akan langsung berhadapan dengan Torino yang ditangani Ignazio Abate. Abate merupakan mantan bek yang pernah membela AC Milan, sehingga pertemuan keduanya menghadirkan nuansa emosional sekaligus tantangan taktis.
Menjelang pertandingan, Amorim menekankan bahwa hasil positif menjadi kebutuhan utama. Ia memandang partai pembuka sebagai titik awal yang menentukan arah proyeknya di klub.
Dalam konferensi pers, Amorim menyebut Abate memiliki pemahaman mendalam tentang AC Milan. Ia mengatakan, “Saya tahu Abate adalah mantan pemain dan pernah melakoni banyak pertandingan penting bersama klub kami.”
Amorim melanjutkan penilaiannya terhadap Torino dan situasi yang akan dihadapi timnya. “Dia paham bahwa di AC Milan kami harus memenangkan setiap pertandingan, namun kami juga perlu memikirkan apa yang ingin kami lakukan,” ujar Amorim dalam konferensi pers, dilansir dari Football Italia.
Lebih dari sekadar target formal, Amorim menegaskan sikap timnya terhadap laga pembuka. Ia menekankan bahwa kemenangan bukan opsi, melainkan kewajiban.
Berita Terkait
“Bukan sekadar ingin menang, kami harus menang. Penting bagi proyek kami untuk mengawali musim dengan baik.”
Menurut Amorim, tekanan menghadapi kompetisi domestik membawa perbedaan besar dibanding pengalaman sebelumnya di klub lain. Ia menyoroti bahwa pertandingan di kalender Liga Italia menuntut konsistensi sejak awal.
“Situasinya akan sangat berbeda dibandingkan saat di Manchester United; bermain melawan tim-tim Italia itu sangat sulit, dan saya baru saja memulai perjalanan ini.”
Amorim juga menilai gaya permainan yang akan ditampilkan Torino bisa membuat laga berjalan menarik. Ia menyebut Abate memiliki pendekatan permainan yang khas dan ingin menerapkan karakter tersebut sejak awal pertandingan.
Ia menyatakan bahwa persiapan timnya akan disesuaikan dengan kebutuhan menghadapi lawan. “Kami akan siap; menurut saya ini akan menjadi pertandingan yang menarik untuk ditonton, karena Abate ingin menerapkan gaya permainan sepak bola tertentu.”
Dengan demikian, pertandingan Torino vs AC Milan pada pekan pembuka diposisikan sebagai ujian nyata bagi Amorim dan timnya. Di saat yang sama, pertemuan ini juga mempertemukan dua figur yang sama-sama punya jejak penting di dunia sepak bola, termasuk pengalaman Abate sebagai mantan pemain Rossoneri.
Bagi AC Milan, laga Senin dini hari tersebut bukan hanya soal memulai musim, melainkan juga tentang membangun momentum. Amorim terlihat ingin menjadikan pertandingan pembuka sebagai fondasi, sekaligus bukti bahwa target kemenangan sejak awal adalah hal yang harus diwujudkan di lapangan.
Sementara itu, Torino datang dengan modal identitas permainan yang ingin ditegakkan oleh Abate. Pertarungan dua pendekatan berbeda ini membuat laga pembuka berpotensi menghadirkan duel yang intens sejak menit awal, sesuai dengan arti jornada pertama bagi kedua tim.
Duel ini juga berfungsi sebagai momen penegasan bagi kedua kubu. Sebagai laga awal di Turin, Torino dan AC Milan sama-sama memulai dengan tuntutan yang jelas: tampil solid sejak menit pertama dan menjaga ritme pertandingan agar momentum langsung berpihak. Bahkan pada jam kick-off dini hari, fokusnya tetap pada bagaimana tim mampu menjalankan rencana permainan dari awal kompetisi.
Bagi Amorim, tantangan terbesar bukan hanya menghadapi lawan yang berada di kalender pembuka, tetapi juga membaca rencana Abate yang membawa karakter permainan khas. Karena Abate pernah menjadi bagian dari perjalanan Milan, pertemuan ini terasa lebih personal sekaligus menuntut kesiapan taktis yang matang. Amorim menilai Milan perlu memadukan target kemenangan dengan cara menghadapi gaya Torino, supaya sejak awal proyek di Rossoneri bisa berjalan sesuai arah yang diinginkan.











