Peristiwa

Tol Jakarta Pagi Ini Padat, Ini Titik Macet dan Contraflow

10
×

Tol Jakarta Pagi Ini Padat, Ini Titik Macet dan Contraflow

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jalur Tol Jakarta Pagi Ini Padat, Ini Titik Macet dan Contraflow

jurnalistik.co.id – Arus lalu lintas di sejumlah ruas tol Jakarta dan sekitarnya terpantau padat pada Rabu (20/5/2026) pagi. Kepadatan terjadi di beberapa titik utama, sehingga petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow untuk mengurai antrean kendaraan.

Dikutip dari akun X PT Jasa Marga, penanganan kendaraan terjadi di Tol Dalam Kota pada pukul 06.33 WIB. Kondisi ini membuat pengendara diminta lebih waspada saat melintas, terutama di titik yang terdampak penanganan kendaraan dan pengaturan arus lalu lintas.

“06.33 WIB #Tol_DalamKota HATI-HATI di Tomang KM 13+400 arah Kapuk, ada penanganan kendaraan Dumptruk gangguan ban di lajur 1-bahu luar/kiri,” tulis Jasa Marga.

Pada waktu yang sama, contraflow diberlakukan di ruas GT Halim 3 KM 01+300 hingga Senayan KM 08+100 arah Senayan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan. Skema ini diterapkan agar pergerakan kendaraan di jalur yang padat tetap bisa mengalir, meski harus dibagi dalam pengaturan lajur tertentu.

“06.33 WIB #Tol_DalamKota Setelah GT Halim 3 KM 01+300 – Senayan KM 08+100 DIBERLAKUKAN LAJUR CONTRAFLOW/kanan, harap tertib di antrean,” demikian keterangan akun tersebut.

Selain arah menuju Senayan, skema contraflow juga diberlakukan dari arah sebaliknya, yakni Senayan menuju GT Halim 3. Pengaturan ini menunjukkan bahwa kepadatan tidak hanya terjadi pada satu arah, melainkan pada dua sisi yang sama-sama membutuhkan penanganan agar lalu lintas tetap terkendali.

“06.33 WIB #Tol_DalamKota HATI-HATI di Senayan KM 08+100 – GT Halim 3 KM 01+300, ada LAJUR CONTRAFLOW dari arah Halim di lajur kanan,” tulis Jasa Marga.

Kepadatan juga terpantau di ruas Tol Jakarta–Tangerang (Janger). Sejumlah titik disebut mengalami perlambatan, terutama pada segmen yang menjadi jalur pertemuan dan perpindahan arus kendaraan pada pagi hari.

Di antaranya adalah Tangerang KM 17 hingga Kunciran KM 14, Kunciran KM 13 hingga Karang Tengah KM 11 arah Tomang, serta Kembangan KM 07 hingga Kedoya KM 04. Titik-titik tersebut menjadi bagian ruas yang mengalami kepadatan cukup berlapis, sehingga laju kendaraan di beberapa bagian tidak bisa berjalan secepat biasanya.

Meski demikian, beberapa ruas lain masih terpantau lancar. Jalur Tomang–Karang Tengah–Tangerang–Bitung disebut masih bisa dilalui dengan baik, sehingga kondisi arus di koridor tersebut relatif lebih ringan dibandingkan titik-titik yang mengalami kepadatan.

Rekayasa contraflow juga diberlakukan di ruas Kb Jeruk KM 03+400 hingga setelah Underpass Tomang, serta sebaliknya dari arah Kb Jeruk. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan yang muncul pada jalur-jalur tersebut dan menjaga arus kendaraan tetap bergerak.

Dalam kondisi seperti ini, petugas mengimbau pengguna jalan untuk tetap tertib, menjaga jarak, dan mengikuti arahan di lapangan. Kepatuhan pengendara menjadi penting agar arus lalu lintas di ruas tol yang padat tetap terkendali dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan yang lebih panjang.

Dengan padatnya arus di Tol Dalam Kota dan Tol Jakarta–Tangerang pada pagi hari, pengendara yang hendak menuju Jakarta maupun sebaliknya perlu lebih cermat membaca situasi jalan. Informasi kepadatan di titik-titik seperti Tomang KM 13+400 arah Kapuk, GT Halim 3 KM 01+300 hingga Senayan KM 08+100, hingga Kb Jeruk KM 03+400 menjadi pengingat bahwa pergerakan kendaraan di jam sibuk kerap membutuhkan penyesuaian dari petugas di lapangan.

Keberadaan contraflow di beberapa titik juga menunjukkan adanya upaya untuk menjaga kelancaran perjalanan di tengah tingginya volume kendaraan. Namun demikian, pengaturan ini tetap menuntut kehati-hatian dari setiap pengemudi agar antrean tetap tertib dan risiko hambatan di jalur tol bisa diminimalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *