jurnalistik.co.id – Kecelakaan maut beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Ventura County, California, Amerika Serikat, pada Jumat (25/9) sore waktu setempat. Insiden ini menewaskan dua orang dan menyisakan lima orang lain yang mengalami luka-luka.
Petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran segera dikerahkan setelah menerima laporan tabrakan. Peristiwa dilaporkan terjadi di dekat persimpangan Victoria Avenue dan Doris Avenue, di Oxnard.
Pelaksanaan respons darurat dimulai sekitar pukul 15.55 waktu setempat. Penanganan dilakukan di lokasi kejadian setelah insiden dilaporkan melibatkan tujuh kendaraan sekaligus.
Minggu (27/9/2026), otoritas setempat merilis temuan terkait jumlah korban di tempat. Menurut data yang dilansir KTLA, petugas menemukan total tujuh korban di lokasi.
Dari tujuh korban tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Keempat korban lainnya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan.
Otoritas juga menyebutkan rincian tingkat cedera bagi korban yang dilarikan. Satu orang mengalami luka berat, dua orang menderita luka sedang, dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.
Selain itu, terdapat satu korban lagi yang mendapatkan pemeriksaan medis langsung di tempat kejadian. Korban tersebut kemudian diperbolehkan pulang setelah menerima perawatan yang diperlukan.
Pantauan dari udara memperlihatkan kondisi lokasi yang memprihatinkan. Dari pengamatan kru Sky 5, deretan puing kendaraan terlihat memanjang hingga mengarah pada titik utama tabrakan.
Berita Terkait
Di titik utama, kendaraan-kendaraan terlihat terbakar dengan tingkat kerusakan yang parah. Gambaran puing yang mengular menunjukkan dampak benturan berantai antar beberapa kendaraan yang terlibat.
Selain kerusakan akibat tabrakan, terlihat pula dua unit mobil yang ringsek. Kerusakan pada kendaraan tersebut dikaitkan dengan tiang lampu jalan yang roboh dan kemudian tertimpa kendaraan akibat benturan keras.
Hingga saat ini, pihak berwenang dari Oxnard Police Department masih melakukan penyelidikan mendalam. Penyelidikan tersebut diarahkan untuk mengungkap penyebab pasti di balik kecelakaan maut beruntun yang menelan korban jiwa dan menimbulkan korban luka-luka.
Dengan korban yang tersebar antara meninggal di tempat, dirawat di rumah sakit, serta satu korban yang menerima pertolongan medis di TKP, kasus ini menjadi perhatian serius terkait keselamatan berkendara. Proses penyelidikan akan menentukan bagaimana insiden beruntun ini bermula dan berkembang menjadi tabrakan yang melibatkan tujuh kendaraan.
Otoritas setempat menegaskan bahwa informasi lanjutan masih akan bergantung pada hasil penyelidikan. Sementara itu, kondisi lokasi dan temuan di lapangan, termasuk jejak kerusakan pada kendaraan serta puing yang mengarah ke titik utama, menjadi bagian penting dari pemeriksaan awal kejadian.
Menurut laporan awal, operasi penanganan dimulai segera setelah kejadian dilaporkan, dengan petugas dan tim pemadam bekerja di sekitar lokasi yang menjadi titik tabrakan. Kondisi di lapangan kemudian dipantau untuk memastikan penanganan berjalan terkoordinasi, terutama karena insiden melibatkan tujuh kendaraan sekaligus.
Temuan di lokasi juga menggambarkan bahwa korban tidak hanya tersebar antara meninggal dan yang dirawat, tetapi juga memiliki perbedaan tingkat cedera. Dua orang dinyatakan meninggal saat kejadian, sementara empat korban lainnya memperoleh perawatan lanjutan di rumah sakit, dengan rincian luka berat, luka sedang, dan luka ringan. Satu korban lagi menjalani pemeriksaan medis langsung sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Pengamatan dari udara turut memberi gambaran lebih jelas mengenai pola kerusakan akibat tabrakan berantai. Dari pantauan kru Sky 5, puing kendaraan terlihat memanjang menuju area utama kecelakaan, sementara di titik tersebut kendaraan-kendaraan tampak mengalami kerusakan serius dan ada yang terlihat terbakar. Kerusakan juga mencakup dua mobil yang ringsek, yang dikaitkan dengan tiang lampu jalan yang roboh lalu tertimpa kendaraan.
Hingga kini, otoritas setempat terus melanjutkan penyelidikan guna menelusuri pemicu pasti kecelakaan maut beruntun ini. Proses pemeriksaan akan mengaitkan jejak kerusakan, penyebaran puing, serta kronologi respons di TKP untuk memahami bagaimana tabrakan berkembang menjadi insiden yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.












