Olahraga

Quansah Maju sebagai Bek Kanan, Inggris Lawan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia

×

Quansah Maju sebagai Bek Kanan, Inggris Lawan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Mexico vs England: England's Jarell Quansah set to start at right-back

jurnalistik.co.id – Jarell Quansah diproyeksikan menjadi bek kanan Inggris saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Azteca, dan duel dimulai pukul 01:00 BST dari Kota Meksiko.

Perubahan komposisi juga terlihat dari susunan pemain yang diharapkan tampil sejak menit awal. Bukayo Saka dan Anthony Gordon diperkirakan masuk ke starting XI, menggantikan Noni Madueke serta Marcus Rashford.

Di lini belakang, Quansah memulai laga sebagai opsi bek kanan utama bagi pelatih. Ia akan tampil di posisi tersebut dengan status starter, setelah persaingan tempat bermain mengalami dinamika jelang pertandingan.

Nama lain yang berdekatan dengan peran itu adalah Djed Spence. Namun, Spence disebut mengeluhkan gangguan otot (muscle niggle) pada Minggu pagi, sehingga posisinya tidak menjadi yang pertama dipilih untuk laga ini.

Sementara itu, konteks pertandingan juga dipengaruhi oleh absennya Reece James pada dua laga terakhir Inggris. James melewatkan pertandingan-pertandingan sebelumnya karena masalah hamstring yang ia alami menjelang akhir laga melawan Ghana.

Pengaruh cedera James juga berdampak pada program latihan tim. Pemain berusia 26 tahun itu belum berlatih penuh bersama skuat sejak cedera, dan ia menjadi satu-satunya pemain yang tidak ikut dalam sesi di Kota Meksiko pada Sabtu.

Pihak Asosiasi Sepak Bola (FA) menyampaikan bahwa James menjalani program individual di luar area latihan tim. Dalam pandangan pelatih, penilaian kebugaran juga akan dilakukan dengan pendekatan akhir menjelang laga.

Thomas Tuchel menyebut James membutuhkan pemeriksaan di waktu yang lebih mepet untuk memutuskan apakah ia cukup fit duduk di bangku cadangan melawan Meksiko. Dengan kata lain, keputusan mengenai perannya tidak langsung dipastikan sejak awal.

Situasi krisis bek kanan sebelumnya sempat menjadi perhatian setelah Quansah mengalami masalah cedera. Setelah kejadian tersebut, Tuchel mengakui ada kekhawatiran terhadap kondisi “krisis” di sektor bek kanan sebelum duel melawan Republik Demokratik Kongo.

Selain Reece James dan Quansah, ada pula cerita lain yang membentuk pilihan tim saat ini. Tino Livramento, bek kanan Newcastle, dilaporkan terpaksa meninggalkan skuat karena masalah betis (calf issue) sebelum kampanye Piala Dunia dimulai.

Dalam merespons kebutuhan komposisi, Tuchel memilih memanggil Trevoh Chalobah, yang berposisi sebagai bek tengah Chelsea. Pilihan itu diambil alih-alih memasukkan alternatif bek kanan seperti Trent Alexander-Arnold dari Real Madrid.

Masuknya Quansah sebagai starter membuat Tuchel tetap memiliki pilihan terukur di sektor kanan. Pada saat yang sama, opsi lain juga tersedia jika diperlukan penyesuaian formasi selama pertandingan.

Nama yang dapat berfungsi sebagai alternatif di posisi bek kanan adalah Ezri Konsa. Konsa disebut memulai semua empat pertandingan yang sejauh ini dijalani Inggris dengan peran bek tengah.

Rangkaian pilihan pemain juga tergambar dalam prediksi susunan tim yang diharapkan BBC Sport. Prediksi starting XI Inggris untuk laga ini adalah: Jordan Pickford; Jarell Quansah, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Declan Rice, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Dengan susunan tersebut, Rice dan Anderson diproyeksikan menjadi poros di tengah lapangan, sementara Bellingham berada dalam posisi yang memberi dukungan kreatif di belakang ujung tombak. Kane menjadi ujung tombak yang diandalkan untuk mengonversi peluang menjadi gol.

Sektor sayap juga dipersiapkan dengan perubahan yang cukup jelas. Gordon hadir sebagai pembeda dari sisi, sementara Saka kembali masuk dalam rencana awal tim menghadapi Meksiko.

Bagi Spence sendiri, catatan perjalanannya di fase grup berbeda. Ia memulai laga di bek kiri ketika Inggris menahan Ghana tanpa gol pada pertandingan pertama fase grup. Setelah itu, Spence berperan sebagai pemain pengganti pada kemenangan melawan Kroasia dan Panama.

Dengan memutar komposisi jelang babak 16 besar, Inggris berusaha menata ulang kekuatan berdasarkan ketersediaan pemain dan kondisi fisik yang berkembang. Keputusan Quansah sebagai bek kanan menjadi bagian dari respons terhadap sejumlah kendala yang terjadi menjelang laga.

Babak 16 besar melawan Meksiko di Stadion Azteca juga menuntut kestabilan karena faktor atmosfer dan tuntutan pertandingan sistem gugur. Inggris perlu menyatukan kembali strategi permainan dengan komposisi yang baru tersusun, terutama setelah perubahan karena cedera dan keluhan otot yang memengaruhi beberapa pilihan.

Bagi Quansah, laga ini menjadi kesempatan penting sebagai starting right-back di turnamen sebesar Piala Dunia. Bagi Inggris, penataan formasi ini diharapkan mampu menjaga struktur pertahanan sekaligus memberi dorongan serangan melalui Saka dan Gordon sejak awal.