Teknologi

Amazon Bakal Memasang 2 Juta Chip Nvidia untuk Pusat Data pada 2027–2028

×

Amazon Bakal Memasang 2 Juta Chip Nvidia untuk Pusat Data pada 2027–2028

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Amazon Segera Borong 2 Juta Chip Nvidia - Teknologi

jurnalistik.co.id – Amazon.com Inc. akan memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan dengan menambah kapasitas pusat datanya memakai perangkat keras Nvidia. Langkah ini diumumkan pada hari Rabu sebagai sinyal bahwa perusahaan tetap mengandalkan ekosistem chip AI terkemuka, meski juga tengah mengembangkan upaya pembuatan chipnya sendiri.

Dalam pengumuman tersebut, Amazon menyatakan akan mengimplementasikan sekitar 2 juta unit pemroses grafis (GPU) kelas atas dari Nvidia Corp. dalam rentang dua tahun ke depan, yakni pada 2027 dan 2028. Penambahan tersebut ditujukan untuk mendukung proses pelatihan maupun menjalankan model-model kecerdasan buatan di jaringan pusat data perusahaan.

Amazon juga menekankan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari komitmen pada produk hardware AI Nvidia. Dengan kata lain, rencana penguatan kapasitas tidak menghapus peran Nvidia di arsitektur komputasi mereka, bahkan di tengah proses pengembangan komponen chip alternatif.

Pihak Nvidia dan Amazon menyampaikan rincian implementasi tersebut sebagai kelanjutan dari pengadaan sebelumnya. Sebelumnya, pada bulan Maret, Amazon telah mengumumkan rencana memasang tambahan 1 juta chip Nvidia pada pusat data Amazon Web Services (AWS) mulai tahun ini.

Perpaduan antara penambahan 1 juta unit yang dimulai tahun ini dan target tambahan sekitar 2 juta unit pada 2027–2028 menggambarkan skala investasi Amazon untuk kebutuhan AI dalam beberapa tahun ke depan. Strategi ini menunjukkan pergeseran bertahap dari fase awal menuju ekspansi lebih besar pada fase berikutnya.

Dalam kesepakatan terbaru, perangkat yang disebutkan termasuk lini GPU Nvidia Blackwell Ultra, Rubin, serta Rubin Ultra. Ketiga seri tersebut masuk dalam daftar chip yang akan didukung oleh jaringan pusat data Amazon pada periode yang telah ditetapkan.

Secara operasional, penggunaan GPU kelas atas diarahkan untuk menjalankan beban kerja AI yang membutuhkan performa tinggi. Amazon mengaitkan implementasi tersebut dengan kebutuhan untuk melatih dan mengoperasikan model AI melalui infrastruktur komputasi mereka.

Dengan jadwal pemasangan di 2027 dan 2028, Amazon menempatkan penguatan kapasitas sebagai bagian dari perencanaan jangka menengah. Kerangka waktu itu juga memberi ruang bagi perusahaan untuk mengatur kebutuhan pengadaan perangkat sesuai perkembangan permintaan penggunaan layanan berbasis AI.

Pengumuman pada hari Rabu mempertegas bahwa hubungan Amazon dan Nvidia tetap berada pada jalur yang sama meskipun Amazon tengah mendorong pengembangan chip sendiri. Pilihan ini membuat penggunaan produk Nvidia diposisikan sebagai elemen penting yang melengkapi rencana internal perusahaan.

Langkah ekspansi Nvidia pada jaringan pusat data Amazon juga dapat dibaca sebagai tindak lanjut dari komitmen berkelanjutan terhadap perangkat yang telah menjadi tulang punggung beban kerja AI. Amazon menempatkan GPU tersebut untuk mendukung aktivitas yang terkait pelatihan dan eksekusi model kecerdasan buatan.

Di sisi lain, penerapan chip Nvidia yang berlapis—dimulai dari 1 juta unit yang diumumkan pada Maret dan kemudian ditingkatkan menjadi sekitar 2 juta unit pada 2027–2028—menunjukkan adanya tahapan pengembangan infrastruktur. Tahapan ini membantu Amazon mempertahankan kesinambungan kemampuan komputasi sambil menyiapkan kebutuhan masa depan.

Kesepakatan terbaru juga merinci jenis perangkat yang akan dipakai. Nvidia Blackwell Ultra, Rubin, dan Rubin Ultra disebut sebagai bagian dari chip kelas atas yang akan diimplementasikan oleh Amazon dalam dua tahun ke depan.

Dengan demikian, pengumuman Amazon menutup rangkaian rencana pengadaan Nvidia yang sudah mulai berjalan pada tahun ini. Setelah rencana 1 juta chip untuk AWS dimulai, Amazon kemudian menetapkan penambahan tambahan yang lebih besar untuk periode 2027 dan 2028, sekaligus memperluas pilihan GPU yang digunakan.

Bagi ekosistem industri AI, jadwal implementasi tersebut memberi gambaran tentang bagaimana penyedia layanan komputasi awan berupaya memenuhi kebutuhan komputasi berbasis model AI. Amazon memilih memadukan dukungan perangkat Nvidia dengan proses pengembangan chip internal, sehingga perusahaan menjaga akses ke performa perangkat yang telah teruji.

Pada intinya, Amazon menargetkan penambahan sekitar 2 juta GPU kelas atas Nvidia pada 2027–2028 sebagai dukungan langsung bagi pengoperasian dan pelatihan model kecerdasan buatan. Rencana itu merupakan lanjutan dari pengumuman pada bulan Maret terkait pemasangan 1 juta chip Nvidia di pusat data AWS mulai tahun ini.

Komponen yang disebutkan—Nvidia Blackwell Ultra, Rubin, dan Rubin Ultra—menjadi bagian dari langkah ekspansi yang bertujuan memperkuat kapasitas komputasi AI Amazon pada fase berikutnya. Dengan pengumuman hari Rabu ini, Amazon menegaskan bahwa Nvidia masih memegang peran penting dalam peta jalan perangkat keras AI perusahaan.