jurnalistik.co.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan sambutan positif terhadap rencana investasi PT BNPG dalam pengolahan emas melalui pembangunan smelter berskala kecil. Langkah itu disampaikan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menerima audiensi jajaran PT BNPG di Kantor Gubernur Gorontalo pada Selasa (15/9/2026).
Audiensi tersebut menjadi forum bagi perusahaan untuk menyampaikan rencana investasi sekaligus membahas peluang pengembangan industri pengolahan emas di Gorontalo. Pertemuan ini juga mempertemukan pihak pemerintah daerah dengan jajaran PT BNPG dalam rangka membicarakan kelanjutan pembahasan.
Dalam pertemuan itu, Direktur PT BNPG, Carles Y. Nusa, hadir untuk menjelaskan rencana pengembangan fasilitas pengolahan emas berskala kecil. Pemerintah daerah kemudian menyampaikan bahwa rencana hilirisasi memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah terhadap potensi sumber daya mineral yang dimiliki Gorontalo.
Gusnar Ismail menegaskan sikap pemerintah yang terbuka terhadap investasi, selama berjalan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Menurutnya, investasi yang masuk ke Gorontalo perlu membawa dampak positif, baik untuk perekonomian daerah maupun masyarakat.
Poin dukungan pemerintah tersebut disampaikan Gusnar melalui pernyataan berikut: āPemerintah menyambut baik investasi PT BNPG dalam pengolahan emas atau smelter skala kecil. Tentu pelaksanaannya harus berjalan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,ā demikian poin utama dukungan pemerintah dalam audiensi tersebut.
Dengan adanya audiensi ini, komunikasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan PT BNPG diharapkan dapat terus berlanjut. Pembahasan yang masih perlu digarap merentang pada aspek teknis, regulasi, serta kesiapan investasi sebelum masuk pada tahapan berikutnya.
Rencana investasi PT BNPG yang disampaikan dalam audiensi tersebut berfokus pada sektor pengolahan emas. Perusahaan, yang disebut sebagai Bumi Nusantara Perkasa Gorontalo, membawa gagasan pembangunan smelter dengan skala kecil sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pengolahan.
Pihak pemerintah daerah, pada prinsipnya, membuka ruang bagi investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Di saat yang sama, pemerintah menekankan bahwa penguatan sektor pengolahan menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.
Berita Terkait
Langkah hilirisasi yang menjadi bagian dari rencana investasi tersebut dipandang dapat meningkatkan nilai dari potensi sumber daya mineral yang dimiliki Gorontalo. Pemerintah tidak hanya menilai dari sisi peluang ekonomi, tetapi juga menaruh perhatian pada kepatuhan pelaksanaan terhadap aturan yang berlaku.
Dalam konteks pertemuan di Kantor Gubernur pada 15/9/2026, audiensi berjalan sebagai proses awal yang mempertemukan penjelasan dari pihak perusahaan dengan respons dan arahan dari pihak pemerintah. Pertemuan itu memberi ruang untuk menegaskan keselarasan rencana dengan kebutuhan dan ketentuan daerah.
Gusnar juga menekankan bahwa setiap investasi yang masuk perlu menghasilkan dampak yang nyata. Dengan begitu, rencana PT BNPG tidak hanya berhenti pada rencana pengembangan, melainkan diarahkan agar mampu berjalan dengan kesiapan yang matang serta mengikuti prosedur yang berlaku.
Setelah sesi audiensi, pihak pemerintah mengharapkan pembahasan dapat terus berkembang menuju penelaahan lebih lanjut. Tahapan berikutnya, sesuai arah pertemuan, mencakup pendalaman aspek teknis, kajian regulasi, dan kesiapan investasi yang akan dilakukan.
Secara keseluruhan, pertemuan antara jajaran PT BNPG dan Gubernur Gusnar Ismail menegaskan adanya respons positif dari pemerintah daerah terhadap rencana pengolahan emas. Dukungan yang diberikan disertai penekanan agar pelaksanaan mengikuti ketentuan, sekaligus memastikan bahwa investasi membawa dampak positif bagi Gorontalo dan masyarakatnya.
Selain menyampaikan respons awal, pertemuan tersebut juga memperjelas arah pembahasan yang akan ditempuh setelah audiensi selesai. Pemerintah daerah menempatkan kesesuaian rencana dengan prosedur sebagai aspek penting, sementara pihak perusahaan diarahkan untuk terus melengkapi pertimbangan teknis dan kesiapan investasi.
Dalam tindak lanjut yang direncanakan, komunikasi yang sudah terjalin diharapkan dapat berlanjut secara terukur. Pendalaman pembahasan dimaksudkan agar rencana pengolahan emas berskala kecil yang disampaikan PT BNPG dapat dipetakan dari sisi regulasi dan dukungan yang dibutuhkan sebelum masuk pada tahapan berikutnya.
Upaya hilirisasi yang dibahas dalam audiensi ini dipandang relevan untuk memberikan nilai tambah bagi potensi sumber daya mineral Gorontalo. Dengan menekankan dampak nyata bagi ekonomi daerah dan masyarakat, pemerintah mendorong agar investasi yang direncanakan tidak berhenti di tahap rencana, melainkan siap dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.












