Bisnis & Ekonomi

Revitalisasi Pasar Ngasem, AirNav Indonesia Dorong Ekonomi Lokal Yogyakarta

×

Revitalisasi Pasar Ngasem, AirNav Indonesia Dorong Ekonomi Lokal Yogyakarta

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Dorong Ekonomi Lokal, AirNav Indonesia Revitalisasi Pasar Ngasem

jurnalistik.co.id – AirNav Indonesia memulai rangkaian revitalisasi Pasar Ngasem di Yogyakarta sebagai bagian dari program TJSL yang diarahkan untuk menghadirkan dampak langsung bagi pedagang dan pengunjung. Inisiatif ini juga diposisikan sebagai upaya memperkuat Pasar Ngasem agar tetap selaras dengan kehidupan ekonomi sekaligus lanskap budaya masyarakat setempat.

Kegiatan kick off berlangsung dalam pelaksanaan Kick Off Ceremony Revitalisasi Pasar Ngasem pada Sabtu, September 2026. Pada kesempatan tersebut, AirNav menegaskan bahwa sasaran program ditujukan untuk menghasilkan perubahan yang terlihat nyata di lingkungan pasar.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, menyampaikan alasan pemilihan lokasi program. “Kami sengaja memilih Pasar Ngasem, karena tempat ini merupakan jantung kehidupan ekonomi dan lanskap budaya masyarakat Yogyakarta. Kami ingin kehadiran AirNav memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh para pedagang serta para pengunjung pasar,” ujarnya.

Menurut penjelasan dari penyelenggara, program revitalisasi Pasar Ngasem merupakan bagian dari program unggulan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) AirNav Indonesia. Program ini juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-14 AirNav Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, program mengusung tema “Ngasem Berwarna, Ngasem Bersih – Langit Jogja Terjaga”. Tema tersebut mencerminkan arah kegiatan yang tidak hanya menyentuh aspek fasilitas publik, tetapi juga mencakup penguatan ekonomi lokal serta perawatan identitas budaya Yogyakarta.

Avirianto menambahkan bahwa selama 14 tahun menjalankan tugas pelayanan navigasi penerbangan, AirNav Indonesia memandang perusahaan tidak bisa dipisahkan dari hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja. HUT ke-14 dipakai sebagai momentum untuk menjalankan program bakti masyarakat yang memberikan manfaat langsung.

Rangkaian revitalisasi mencakup pembenahan lingkungan Pasar Ngasem secara menyeluruh. Upaya yang disebutkan meliputi penataan area pemilahan sampah, pembenahan saluran air, pembuatan mural, dukungan pemasangan CCTV, serta penguatan manajemen sampah.

Seremoni dimulai dengan pengecatan mural pertama pada tembok Pasar Ngasem. Langkah awal ini menjadi tanda program berjalan, sekaligus menunjukkan fokus pada perubahan tampilan fisik area pasar yang sebelumnya dinilai kurang terawat.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang hadir dalam kick off ceremony, mengapresiasi kontribusi AirNav Indonesia dalam revitalisasi tersebut. Ia menilai pembenahan yang dilakukan sudah membawa perubahan, khususnya dari sisi kebersihan dan penataan.

Hasto menjelaskan kondisi sebelum revitalisasi dan perubahan yang mulai terlihat. “Sampah sebelumnya berserakan di mana-mana. Gubuk pemilahan sampah juga masih kumuh, dan sekarang sudah dicat serta terlihat lebih baik. Selokan yang sebelumnya mampet dan butek juga sudah dibenahi,” ujarnya.

Selain pembenahan lingkungan, revitalisasi juga memuat unsur pembuatan mural untuk memperindah dinding Pasar Ngasem. Pasar yang sebelumnya terlihat kosong dan kumuh diharapkan menjadi lebih hidup melalui elemen visual yang lebih tertata.

Hasto turut menyebut dukungan AirNav mencakup pemasangan CCTV dan peningkatan manajemen sampah. “Untuk memperindah tampilan, juga akan dibuat mural sebagai hiasan untuk mempercantik dinding yang kosong dan sebelumnya tampak kumuh. Kemudian nanti juga akan dibantu pemasangan CCTV, termasuk dalam hal manajemen sampah,” katanya.

Dalam penilaiannya, bantuan AirNav Indonesia dinyatakan sebagai kolaborasi yang memberi manfaat bagi masyarakat. “Saya kira, ini bentuk kepedulian yang luar biasa dari AirNav. Terima kasih sekali. Ini merupakan gotong royong yang baik. Selain dapat menggerakkan ekonomi lokal, program ini menjadi salah satu upaya merawat budaya,” pungkas Hasto.

Dalam rangkaian ini, perhatian diarahkan pada perubahan yang bisa dirasakan dari hari ke hari di area pasar, mulai dari penataan langkah pemilahan sampah hingga perbaikan saluran air agar tidak kembali mengganggu kebersihan. Upaya tersebut diharapkan membuat proses beraktivitas pedagang dan kenyamanan pengunjung berjalan lebih lancar.

Penguatan tampilan pasar juga menjadi bagian penting dari tujuan program, melalui mural yang dirancang untuk menghadirkan nuansa lebih hidup sekaligus merawat identitas budaya Yogyakarta yang menjadi ciri kawasan tersebut. Di sisi lain, dukungan pemasangan CCTV serta penguatan manajemen sampah ditempatkan sebagai langkah lanjutan agar hasil revitalisasi dapat dijaga keberlanjutannya.

AirNav Indonesia memandang kegiatan ini selaras dengan arah TJSL yang menekankan dampak langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja. Karena itu, pelaksanaan revitalisasi yang dibuka lewat kick off ceremony diposisikan sebagai momentum HUT ke-14, ketika kolaborasi berbagai pihak diharapkan terus berlanjut dalam semangat gotong royong.