Bisnis & Ekonomi

Resor Baru di Labuan Bajo Siap Tambah Akomodasi dan Peluang Ekonomi

×

Resor Baru di Labuan Bajo Siap Tambah Akomodasi dan Peluang Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Resor Baru di Labuan Bajo Tambah Akomodasi dan Peluang Ekonomi

jurnalistik.co.id – Pembangunan Swiss-Belresort Labuan Bajo resmi dimulai di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini hadir untuk menambah kapasitas akomodasi di salah satu destinasi pariwisata prioritas Indonesia.

Resor tersebut dikembangkan Bintang Komodo Grup bersama Swiss-Belhotel International yang berperan sebagai operator. Dari sisi rencana pengembangan, hotel ini disiapkan memiliki 30 suite.

Selain menyediakan kamar dalam jumlah tersebut, Swiss-Belresort Labuan Bajo juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Fasilitas yang disebutkan mencakup kolam renang, spa, lapangan tenis, lapangan padel, serta restoran.

Restoran resor dirancang menghadap ke Pulau Rinca. Penataan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman menginap yang selaras dengan karakter kawasan wisata di Labuan Bajo.

CEO Bintang Komodo Grup, Fransiska Mochtar, menyampaikan bahwa pembangunan resor merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk mendukung pengembangan industri pariwisata di Labuan Bajo. Ia menekankan bahwa kehadiran resor diharapkan tidak hanya menjadi pilihan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap kehadiran Swiss-Belresort Labuan Bajo dapat memberikan pilihan akomodasi bagi wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” kata Fransiska dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).

Menurut Fransiska, proyek ini juga membuka ruang kerja sama dengan pelaku usaha lokal. Pada saat yang sama, proses pembangunan dan operasional resor disebut berpotensi menyerap tenaga kerja di sekitar lokasi proyek.

Pembangunan Swiss-Belresort Labuan Bajo berlangsung ketika Labuan Bajo terus dikembangkan sebagai destinasi super prioritas pemerintah. Labuan Bajo termasuk salah satu dari lima destinasi super prioritas yang menjadi fokus pengembangan pariwisata, bersamaan dengan berbagai upaya peningkatan infrastruktur di kawasan tersebut.

Sejalan dengan pengembangan itu, jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara disebut terus meningkat. Kondisi ini turut menambah kebutuhan terhadap layanan akomodasi di Labuan Bajo.

Dengan kapasitas 30 suite, Swiss-Belresort Labuan Bajo ditujukan untuk menambah pilihan tempat menginap bagi wisatawan yang datang ke kawasan tersebut. Resor ini juga relevan bagi wisatawan yang berkunjung ke area Taman Nasional Komodo.

Selain menambah kapasitas hotel, pembangunan resor diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi. Fransiska menyebut adanya peluang kerja sama dengan pelaku usaha lokal sebagai salah satu manfaat yang diharapkan muncul dari proyek ini.

Dalam keterangan yang sama, disebutkan pula bahwa kegiatan pembangunan serta operasional resor berpotensi menciptakan peluang penyerapan tenaga kerja di lingkungan sekitar proyek. Dengan demikian, kehadiran resor tidak hanya dilihat sebagai penambahan fasilitas wisata, tetapi juga sebagai dorongan ekonomi lokal yang diupayakan sejak tahap pembangunan.

Secara keseluruhan, Swiss-Belresort Labuan Bajo dirancang untuk menjawab dinamika peningkatan kunjungan wisatawan di Labuan Bajo. Lewat penambahan 30 suite dan fasilitas pendukung seperti kolam renang, spa, serta area olahraga dan restoran berhadapan dengan Pulau Rinca, resor ini diharapkan menjadi pilihan akomodasi sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Swiss-Belresort Labuan Bajo disiapkan sebagai proyek pengembangan yang melibatkan Bintang Komodo Grup dan Swiss-Belhotel International. Dalam skema kerja sama tersebut, grup pengembang berperan pada sisi pembangunan, sedangkan Swiss-Belhotel International disebut sebagai pihak operator yang menjalankan operasional resor.

Dari rancangan layanannya, resor ini diarahkan bukan hanya menjadi tempat bermalam, melainkan juga menghadirkan fasilitas yang mendukung aktivitas tamu selama berada di Labuan Bajo. Selain kolam renang dan spa, resor juga menyiapkan pilihan hiburan dan kegiatan olahraga melalui lapangan tenis serta lapangan padel, ditambah restoran yang posisinya menghadap Pulau Rinca.

Kehadiran proyek ini ditempatkan sejalan dengan penguatan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Seiring kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara yang disebut terus meningkat, kebutuhan akan akomodasi turut bertambah. Fransiska Mochtar menegaskan, pembangunan dan operasional resor diharapkan membawa manfaat ekonomi melalui kerja sama dengan pelaku usaha lokal, sekaligus memperluas peluang penyerapan tenaga kerja di sekitar lokasi proyek.