Entertainment

Tom Felton antusias menyambut kembalinya Rupert Grint sebagai Ron Weasley di Broadway

×

Tom Felton antusias menyambut kembalinya Rupert Grint sebagai Ron Weasley di Broadway

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Tom Felton: I'm so excited to see Rupert Grint play Ron Weasley again

jurnalistik.co.id – Tom Felton mengaku masih merasakan energi besar setiap kali naik ke panggung Broadway. Bukan sekadar karena tepuk tangan yang datang di awal pertunjukan, melainkan karena respons penonton terus bertahan dari pekan ke pekan.

Lebih dari dua dekade setelah ia membintangi film Harry Potter pertama, Felton kini kembali menghidupkan tokoh Draco Malfoy di produksi teater Harry Potter and the Cursed Child. Ia baru saja menjalani penampilan televisi langsung sebelum kembali tampil, dan pertemuan dengan BBC News dilakukan di ruang rias NBC Studios, tak jauh dari Times Square, New York.

Di sela kesibukannya, Felton menyampaikan kegembiraannya sekaligus keterharuan. Ia mengatakan keluarganya akan menonton siaran tersebut, termasuk ibunya serta kakek berusia 100 tahun. Dukungan dari keluarga, katanya, juga tercermin di bagaimana banyak penonton masih memaknai karakter-karakter yang pernah mereka lihat.

Menurut Felton, antusiasme penonton tidak mereda seperti yang sempat ia perkirakan saat memasuki minggu-minggu awal. Ia awalnya berharap reaksi akan berhenti setelah periode pertama, tetapi ternyata tidak demikian. “Ini sangat mengharukan,” ujarnya, “karena lucu sekaligus menyenangkan mengetahui seberapa besar karakter-karakter itu masih berarti bagi orang sampai hari ini.” Ia menilai, jika karya ini membuat penggemar datang ke teater, itu sudah menjadi hal terbaik.

Ia juga tergerak oleh fakta bahwa sebagian penonton yang mendekatinya ternyata tidak hadir saat film pertama dirilis. Felton menceritakan ada penggemar yang menyapanya dengan teriakan “Draco” padahal mereka belum lahir pada masa film awal tersebut tayang. Bagi Felton, kenyataan bahwa tokoh yang sama bisa hadir lintas generasi membuat pengalaman bermain perannya terasa berbeda.

Di Broadway, momen yang paling ia nantikan adalah kembalinya Rupert Grint sebagai Ron Weasley. Felton mengatakan Grint akan kembali membawakan peran itu mulai Februari, dan ia menyebut kabar tersebut membuatnya langsung menghubungi sahabat lamanya itu. Ia menjelaskan bahwa ketika mendengar berita tersebut, ia menelepon Grint seketika karena ia sendiri sangat bersemangat menyaksikan Ron Weasley kembali tampil.

Ketika ditanya apakah ia memberikan saran untuk Grint, Felton justru menolak mengarahkan dari sisi dirinya. Ia tertawa dan menyebut Grint sudah pernah tampil di Broadway, sehingga baginya justru lebih tepat jika ia yang mengambil pelajaran dari Grint. Felton juga menggambarkan cara Grint menghadapi peran-peran seperti “pendekatan Ron Weasley yang cenderung santai” dalam urusan-urusan semacam itu.

Lebih dari sekadar kerja panggung, Felton menekankan bahwa persahabatan para pemeran muda mereka bertahan hingga sekarang. Ia menyebut Grint, Daniel Radcliffe, dan Emma Watson sebagai “sahabat terbaik” dan “keluarga”, meski menjaga agar semuanya bisa berada di tempat yang sama kini tidak mudah. “Kami biasanya ada di empat sudut dunia yang berbeda,” katanya, seraya menambahkan bahwa dukungan yang ia terima sejak kembali memerankan Draco terasa luar biasa.

Felton juga menyinggung pergantian generasi di kisah Harry Potter. Ia baru bertemu Lox Pratt, yang disebut sebagai penerus untuk adaptasi televisi HBO atas buku-buku, dengan penayangan dijadwalkan tahun ini. Felton mengaku melihat banyak dirinya pada Pratt, mulai dari tingkat percaya diri hingga cara tampil di hadapan peran baru.

Ia menggambarkan Pratt sebagai sosok muda yang menawan dan sekaligus aktor yang hebat. Ia menambahkan bahwa hubungan antara keluarga mereka pun ikut terjalin, sehingga komunikasi berlangsung di luar konteks profesional. Felton mengatakan ibunya berhubungan dengan ibu Pratt, sementara ia mendorong Pratt untuk tetap berani “bercanda secukupnya” selama urusan di studio dan panggung tetap dikelola secara profesional.

Soal kemungkinan tekanan yang akan dihadapi aktor-aktor muda ketika mengambil alih tokoh-tokoh yang sudah sangat dikenal publik, Felton menegaskan ia tidak terlalu khawatir. Baginya, yang paling penting adalah menikmati pekerjaan sesuai bentuknya, dan kemampuan mengelola diri itu akan membantu mereka. Felton juga menyampaikan keyakinannya bahwa Pratt tidak akan tergerus ulasan negatif secara berlebihan.

Ia pun tidak merasa terganggu bahwa Harry Potter kembali diadaptasi untuk televisi dalam waktu yang relatif tidak lama setelah film-film sebelumnya. Felton menilai format serial memberi kesempatan lebih luas untuk mengeksplorasi bagian buku yang tidak sempat masuk dalam film. Ia berharap penggemar buku maupun film bisa menggali lebih dalam, termasuk sisi-sisi dari Draco yang mungkin belum pernah dipahami secara menyeluruh.

Lebih jauh, Felton menekankan bahwa ia tidak menjauh dari peran yang membuat namanya melekat pada waralaba tersebut. Ia menyebut franchise ini memberinya kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya dan, hingga sekarang, masih mampu mempertemukan orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Saat ditanya apakah ini adalah kali terakhir ia memerankan Draco, Felton memilih tidak memastikan apa pun.

Ia mengingat pernah mengatakan bahwa 15 tahun lalu itu adalah penutup perjalanan Draco, tetapi pada akhirnya ia tetap kembali ke panggung. Baginya, jawaban yang paling jujur adalah bahwa masa depan tidak bisa ditentukan dengan kepastian. Yang jelas, antusiasme penonton—dan harapan untuk melihat Ron Weasley kembali hadir—memberi dorongan bahwa cerita di panggung masih punya daya tarik yang kuat.