jurnalistik.co.id – Ditbinmas Polda Gorontalo melalui Subdit Binsatpam/Polsus menggelar pembinaan bagi Satuan Pengamanan (Satpam) di wilayah hukum Polres Gorontalo Utara, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang.
Pembinaan dimulai pukul 09.00 WITA dan diikuti 36 anggota Satpam dari berbagai instansi pengguna jasa Satpam. Kehadiran peserta dari beragam instansi menunjukkan pentingnya penyamaan standar kemampuan dalam pelaksanaan tugas pengamanan di lingkungan kerja.
AKBP Sulistianto, S.H selaku Kasubdit Binsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Gorontalo membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pembinaan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas personel Satpam agar bekerja lebih terukur dan sesuai ketentuan.
Pembekalan dasar hukum dan tata pelaksanaan
Materi pertama yang diberikan berkaitan dengan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020. Materi tersebut disampaikan oleh AKP Pomil Montu, S.H kepada seluruh peserta yang mengikuti sesi pembinaan secara langsung.
Setelah pembekalan dasar hukum, kegiatan dilanjutkan dengan materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Pemberi materi adalah AKP Sugiman, S.IP., M.M, yang memberikan penekanan pada kedisiplinan dan kerapihan dalam tata cara pelaksanaan di lapangan.
Dalam rangkaian pembinaan, para anggota Satpam tidak hanya menerima pemaparan, tetapi juga diarahkan pada praktik tata cara membawa tahanan. Materi ini menjadi bagian dari peningkatan keterampilan agar personel memahami prosedur secara benar saat menjalankan tugas pengamanan.
Latihan PBB turut disertakan sebagai komponen yang memperkuat aspek sikap, ketertiban, dan kesiapan personel. Dengan kombinasi teori dan praktik, peserta diharapkan mampu menjalankan tugas pengamanan secara lebih profesional dan konsisten.
Pemeriksaan penampilan dan kelengkapan personel
Berita Terkait
- Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Dugaan Penipuan-Penggelapan Investasi, Korban Rugi Rp 3,5 Miliar Dipanggil Pekan Depan
- Ketua KPK Setyo Budiyanto Benarkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap dalam OTT sejak 20/8/2026
- Kamis 20/08/2026, Polsek Kota Selatan Gelar “STRONG POINT” Siang untuk Rasa Aman saat Kepulangan Siswa
Selain penyampaian materi, Ditbinmas Polda Gorontalo juga melakukan pemeriksaan penampilan serta kelengkapan personel Satpam. Pemeriksaan mencakup pengecekan Kartu Tanda Anggota (KTA), kondisi dan kelayakan seragam, serta kerapian rambut.
Tak hanya itu, penampilan perorangan turut menjadi fokus evaluasi dalam kegiatan pembinaan. Langkah ini penting karena standar penampilan dan kerapihan berhubungan langsung dengan wibawa, kesiapan, serta penegasan identitas sebagai petugas keamanan.
Proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan para anggota Satpam berada pada tingkat kesiapan yang memadai sebelum menjalankan tugas di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, pembinaan tidak berhenti pada pemberian materi, tetapi juga menyentuh aspek kesesuaian atribut dan sikap di lapangan.
Tujuan peningkatan kemampuan dan kewaspadaan
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Ditbinmas Polda Gorontalo berharap pembinaan mampu meningkatkan kemampuan, profesionalisme, kedisiplinan, dan kewaspadaan anggota Satpam. Poin-poin tersebut menjadi fondasi agar Satpam dapat menjalankan tugas kepolisian terbatas di lingkungan kerja secara baik dan sesuai ketentuan.
Di sisi lain, pembinaan juga menjadi sarana penyegaran bagi personel agar memahami prosedur yang harus diperhatikan dalam kondisi pekerjaan pengamanan. Ketika peserta memiliki pemahaman yang sama, pelaksanaan tugas di berbagai instansi pengguna jasa Satpam dapat berjalan lebih terarah.
Dengan bekal materi Perpol Nomor 4 Tahun 2020, penguatan tata pelaksanaan melalui PBB, serta praktik tata cara membawa tahanan, diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan prosedur secara tepat saat menghadapi situasi di lapangan. Keterampilan yang dibangun melalui latihan dan arahan langsung berperan dalam memperbaiki kualitas kerja Satpam.
Ditbinmas Polda Gorontalo juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini memperkuat kesiapan dan profesionalisme anggota Satpam. Pada akhirnya, upaya tersebut ditujukan untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Gorontalo Utara.
Melalui pembinaan yang terjadwal dan terukur seperti ini, peserta diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, melainkan juga siap secara sikap, pengetahuan, serta keterampilan. Kondisi demikian akan membantu menjaga keamanan di lingkungan kerja dan memperkuat sinergi antara petugas keamanan di lapangan dengan ketentuan yang berlaku.












