Hukum & Kriminal

Tiger Woods Akan Mengubah Pengakuan di Sidang Rabu setelah Ditangkap Terkait DUI di Florida

×

Tiger Woods Akan Mengubah Pengakuan di Sidang Rabu setelah Ditangkap Terkait DUI di Florida

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Tiger Woods to change plea after DUI crash arrest in Florida

jurnalistik.co.id – Tiger Woods dijadwalkan hadir di pengadilan pada Rabu di Martin County, Florida, untuk mengajukan perubahan atas pengakuannya terkait perkara DUI (mengemudi di bawah pengaruh) setelah kecelakaan yang terjadi pada Maret. Sidang itu muncul sekitar lima bulan setelah insiden berujung tuduhan terhadapnya.

Menurut catatan pengadilan, agenda Rabu tersebut berkaitan dengan permintaan “change of plea” setelah insiden yang melibatkan kecelakaan berujung mobil terguling. Woods ditangkap usai kecelakaan, dan ia telah mengikuti tes napas (breathalyser), namun menolak pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kemungkinan zat lain.

Dalam pembelaannya pada bulan yang sama, Woods menyatakan tidak bersalah atas dakwaan pelanggaran ringan terkait mengemudi di bawah pengaruh serta penolakan untuk menjalani tes lanjutan. Pernyataan itu tercatat bersamaan dengan pengajuan pengakuan tidak bersalah di hadapan proses hukum yang berjalan.

Woods yang berusia 50 tahun juga menyampaikan bahwa ia sedang mencari perawatan setelah kejadian tersebut. Namun, rincian mengenai bentuk perubahan pengakuan yang akan ia ajukan dalam sidang Rabu belum langsung dipahami.

Wartawan BBC melaporkan bahwa mereka telah menghubungi pihak jaksa serta pengacara Woods untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait agenda tersebut.

Insiden pada Maret tidak menimbulkan korban luka. Meski demikian, Woods dilaporkan harus keluar dari kendaraan melalui pintu penumpang dengan cara merangkak. Keterangan tersebut muncul dalam konteks kronologi kecelakaan yang kemudian menjadi perhatian publik.

Polisi merilis rekaman body camera pada April, yang menampilkan momen setelah kecelakaan. Rekaman tersebut memperlihatkan Woods setelah kendaraannya menabrak sebuah truk sebelum akhirnya terguling.

Dalam video, Woods digambarkan tampak tenang saat berlutut dengan satu kaki, ketika berbicara kepada petugas. Woods terdengar mengatakan, “I looked down at my phone, and all of a sudden, boom”.

Pada saat yang sama, pihak berwenang menyatakan Woods menjalani breathalyser, tetapi menolak untuk melakukan tes urin (urinalysis) sebagai pemeriksaan terhadap zat lain. Martin County Sheriff John Budensiek menyampaikan bahwa ketika itu petugas mencurigai kemampuan “normal faculties” Woods mengalami gangguan oleh suatu zat yang belum diketahui.

Dalam percakapan dengan petugas, Woods juga menyampaikan bahwa ia tidak mengonsumsi alkohol pada hari kejadian. Saat ditanya mengenai obat resep, ia menjawab, “I take a few”, lalu menyebutkan bahwa ia telah meminumnya lebih dulu pada pagi hari tersebut.

Budensiek mengatakan Woods lalu merinci obat-obatan yang ia konsumsi, tetapi bagian dari rekaman yang memuat daftar obat tersebut dilaporkan disensor. Adapun petugas mengemukakan adanya dugaan gangguan yang dikaitkan dengan “unknown substance” berdasarkan temuan selama proses penanganan.

Belakangan, otoritas menyampaikan bahwa mereka menemukan dua tablet berwarna putih di saku Woods. Tablet tersebut diidentifikasi sebagai hydrocodone, yakni obat golongan opioid yang umum diresepkan untuk mengatasi rasa sakit.

Insiden yang menjadi sorotan ini tercatat sebagai penangkapan kedua Woods dalam dugaan pelanggaran serupa terkait mengemudi dalam kondisi terpengaruh. Setelah peristiwa tersebut, Woods juga menyampaikan pesan di media sosial terkait langkah yang akan ia ambil.

Dalam pernyataan di kanal sosialnya, Woods menulis bahwa ia “mengetahui dan memahami tingkat keseriusan” dari situasi yang tengah ia hadapi. Ia menyampaikan bahwa ia akan menjauh untuk sementara waktu guna mencari perawatan dan memusatkan perhatian pada kesehatan, serta menyebut bahwa langkah tersebut ia anggap perlu untuk memprioritaskan kesejahteraan dan bekerja menuju pemulihan yang berkelanjutan.

Perubahan pengakuan dalam sidang Rabu itu menjadi bagian dari tahapan lanjutan setelah penangkapan dan proses awal perkara. Meski Woods awalnya memilih untuk mengajukan tidak bersalah, sidang berikutnya tetap membuka kemungkinan keputusan berbeda dalam strategi hukum yang akan dibawa ke depan.

Hingga saat ini, informasi mengenai perubahan konkret yang akan diajukan Woods masih belum dijelaskan. Namun, jadwal Rabu di Martin County menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan, termasuk untuk meninjau ulang pengakuan yang telah ditetapkan pada bulan terjadinya insiden.

Dengan demikian, perhatian diarahkan pada sidang tersebut, yang menjadi momen penting bagi Woods setelah kecelakaan Maret dan rangkaian pemeriksaan yang melibatkan breathalyser, penolakan tes urine untuk zat lain, serta penemuan hydrocodone yang disebutkan pihak berwenang.

Sidang “change of plea” pada Rabu di Martin County akan menjadi titik pembaruan berikutnya dalam perkara DUI yang menjerat Woods. Di tengah penilaian hukum yang masih berlangsung, Woods berupaya mengarahkan narasi publiknya pada proses pemulihan dan perawatan, sebagaimana ia nyatakan setelah insiden terjadi.