jurnalistik.co.id – Como 1907 terus melakukan pembenahan jelang musim yang akan membawa mereka berlaga di Liga Champions. Salah satu target yang belakangan paling sering disebut adalah Jhon Lucumi, bek timnas Kolombia yang kini membela Bologna.
Lucumi disebut masuk dalam daftar belanja Cesc Fabregas untuk memperkuat lini pertahanan. Isu kepindahan ini menguat seiring rencana Como tampil di kompetisi Eropa pada musim 2026-2027, sehingga kebutuhan skuad dianggap mendesak.
Dalam kabar yang beredar, Como 1907 dikatakan terus mengupayakan kesepakatan dengan Bologna. Upaya mereka bahkan disebut sudah mendekati tahap persetujuan terkait angka transfer yang diminta.
Lucumi, yang berusia 28 tahun, dikaitkan dengan keinginan untuk meninggalkan Bologna sejak musim 2025-2026. Namun, rencana tersebut ditahan hingga bursa transfer musim panas 2026, mengikuti timing yang tersedia dalam aktivitas perpindahan pemain.
Negosiasi ini juga tidak berjalan dalam kondisi tanpa pesaing. Lucumi disebut sempat ditawar oleh Juventus, tetapi Como dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena kesempatan bermain di Liga Champions 2026-2027.
Soal nilai transaksi, Bologna dilaporkan memasang banderol 23 juta euro untuk Lucumi. Angka tersebut setara dengan sekitar 478 miliar rupiah. Jika Como setuju dengan harga itu, transfer Lucumi disebut berpotensi terjadi dalam waktu dekat sesuai dinamika bursa.
Selain mengejar Lucumi, Como juga terlihat serius merapikan komposisi skuad lewat langkah-langkah di bursa musim panas 2026. Di antara nama yang didatangkan, ada Luis Milla dari Getafe, Mattia Liberali dari Catanzaro, serta Kaiki yang berasal dari Fluminense.
Berita Terkait
Fabregas menjelaskan bahwa perekrutan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan kepergian pemain senior. Ia menyebut “Kami tahu bahwa Alberto Moreno dan Sergi Roberto akan hengkang, namun kami berhasil mencari pengganti mereka dengan cepat. Kaiki didatangkan untuk menggantikan Moreno, sementara Luis Milla adalah sosok yang sudah kami pantau sejak bulan Januari,”.
Berkaca pada kebutuhan tim, Fabregas menilai Luis Milla datang dengan karakter yang sesuai. Ia mengatakan, “Milla memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan; dia adalah tipe pemain yang mampu menghadirkan keseimbangan serta keteraturan dalam tim.”
Sementara itu, Kaiki dipandang sebagai tambahan dengan tipe permainan yang sesuai untuk kebutuhan bertahan, namun tetap diharapkan membawa pengembangan saat menguasai bola. Fabregas menuturkan, “Saya sangat menyukai agresivitas Kaiki saat bertahan, dia bermain tanpa rasa ragu. Namun, kami menginginkan sesuatu yang berbeda saat dia menguasai bola dan sedang melatihnya untuk aspek tersebut,”.
Fabregas juga menyertakan penjelasan terkait Mattia Liberali yang didatangkan dari Catanzaro guna menambah opsi pemain asal Italia di skuad. Menurutnya, proses kedatangan Liberali terjadi lebih awal karena niat pemain untuk langsung bergabung saat persiapan tim dimulai.
“Liberali menghubungi saya beberapa hari sebelum dimulainya latihan pramusim, karena dia ingin bersama kami sejak awal,” lanjut Fabregas. Ia menambahkan, “Dia menunjukkan tekad yang besar dan dengan cepat memahami ide-ide kami. Dia akan bermain besok. Dia bisa digunakan sebagai trequartista, tetapi juga sebagai False 9,”.
Dari rangkaian langkah itu, terlihat bahwa Como berupaya membangun kekuatan tim secara bertahap, baik lewat perekrutan pemain baru maupun pemantapan rencana transfer untuk kebutuhan spesifik. Kejaran terhadap Jhon Lucumi menjadi salah satu penanda bahwa lini pertahanan menjadi prioritas, terutama ketika target tampil di Liga Champions menuntut kedalaman skuad.
Jika banderol 23 juta euro benar-benar menemui kesepakatan, perpindahan Lucumi berpotensi menjadi salah satu transfer penting Como di musim panas 2026. Namun, dengan Juventus juga disebut pernah menawar, prosesnya tetap akan sangat bergantung pada respons akhir pihak-pihak terkait di bursa.











