jurnalistik.co.id – Wales pulang dengan kepala tertunduk setelah kalah 0-2 dari Denmark di Parken Stadium, Kopenhagen, dalam lanjutan UEFA Nations League. Craig Bellamy menilai timnya pantas kalah, namun tetap menegaskan mereka akan terus memperbaiki performa.
Hasil itu datang lewat dua gol Denmark. Ben Davies mencetak gol bunuh diri, lalu Gustav Isaksen menambah satu gol untuk membawa Brian Riemer menaklukkan Wales 2-0.
Bellamy mengakui kekecewaan yang ia rasakan setelah laga. Ia berkata, “I’m really hurting. When you see an athletic team run over you a little bit… but then, will we improve? I think we will,” sebelum menambahkan, “This team will get better, these players will keep improving.”
Menurut Bellamy, proses belajar dari kompetisi tertinggi menjadi kunci perbaikan. Ia menuturkan, “For me now it’s just focus, two more games to go. How can I help you improve for the next two games but also how can I improve?” Ia juga menambahkan sisi mental dengan kalimat, “I’m probably more loving when I’m losing, I’m probably more of a pain in the backside when I’m winning.”
Di awal pertandingan, Denmark terlihat lebih dominan dan berulang kali memberi tekanan. Mikkel Damsgaard melepaskan tembakan yang membentur tiang tak lama setelah Isaksen sempat mencetak gol, namun dianulir karena offside.
Wales sempat menunjukkan peningkatan setelah sekitar 30 menit pertama, tetapi akhirnya tetap runtuh lewat situasi bola mati. Bellamy kemudian menyoroti tantangan yang lebih berat dibanding laga sebelumnya. Ia menyebut, “I said to the players before the game, ‘this is going to be tougher than Portugal’,” dan menambahkan, “It was a different challenge but a very difficult one. The best team won overall.”
Berita Terkait
Kekalahan ini juga memperpanjang catatan buruk Wales di tahun 2026. Tim asuhan Bellamy kini tanpa kemenangan dalam enam pertandingan, sekaligus belum meraih satu poin pun dari laga tandang Nations League saat menghadapi Portugal dan Denmark dalam dua pertandingan berurutan.
Menurut evaluasi Bellamy, meskipun hasilnya mengecewakan, ia merasa gambaran pertandingan berjalan sesuai jalannya laga. Ia berkata, “As disappointed as I am with that, the result I probably think was fair.”
Pelatih dan para pemain kini menatap sisa agenda jeda internasional. Wales akan bermain di Cardiff City Stadium untuk dua pertandingan berikutnya, memulai dengan menghadapi Norway pada Kamis, 1 Oktober, lalu menantang Denmark pada Minggu berikutnya.
Kapten Ben Davies menyampaikan bahwa kekalahan itu menjadi pelajaran keras bagi Wales, terutama karena mereka sedang menjalani fase kedua di level teratas Nations League. Ia menuturkan kepada BBC Match of the Day Wales, “It was a tough game. They are a good team and made it a hard game for us,” serta menambahkan, “It was really frustrating to concede from two set-pieces.”
Davies juga menekankan bahwa kompetisi di level ini menuntut konsistensi. Ia berkata, “The Nations League games are against the best teams in Europe, it was always going to be tough. If you’re not at 100% then you are going to get punished at this level. We have to regroup and go again on Thursday.”
Winger Sorba Thomas ikut menggemakan pesan Bellamy dan Davies mengenai kebutuhan bangkit setelah menerima tekanan dari lawan. Ia menyatakan, “Thankfully we’ve got two games at home still to come. We’ll have home advantage so we need to show a reaction,” sebelum menambahkan, “We are just going to get better. We are a small nation but we’ve got big hearts and beliefs and for us it’s about showing that more on the pitch.”
Dengan rentetan hasil yang menekan, sisa laga kandang menjadi titik ujian berikutnya bagi Wales. Kerangka besar yang sama muncul dari ruang ganti: memusatkan fokus, menerima pelajaran dari pertandingan, lalu menuntaskan dua kesempatan terakhir untuk membalik arah jalannya Nations League.












