jurnalistik.co.id – Penjaga gawang Jimmy Rimmer, pemenang Piala Eropa yang pernah membela Aston Villa dan Manchester United, meninggal dunia pada usia 78 tahun.
Rimmer lahir di Southport dan tercatat memiliki kontribusi penting sebagai kiper di era kompetisi Eropa, termasuk ketika United meraih trofi Piala Eropa pada 1968.
Ketika Manchester United menghadapi Benfica dalam laga penentuan Piala Eropa 1968, Rimmer berada di bangku cadangan. Meski demikian, momen itu menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya menyandang status sebagai pemenang Piala Eropa.
Juara bersama Villa dan momen di final 1982
Nama Rimmer kemudian semakin identik dengan Aston Villa, klub yang ia gabung pada 1977 dan ia pertahankan selama tujuh tahun.
Di final Piala Eropa 1982, Villa menghadapi Bayern Munich dan menang 1-0. Rimmer memulai pertandingan tersebut, tetapi ia digantikan oleh Nigel Spink setelah sembilan menit karena cedera leher.
Meski hanya memulai dengan durasi singkat karena gangguan di bagian leher, Rimmer tetap menjadi sosok yang dipercaya sepanjang perjalanan Villa menuju laga puncak. Ia memulai setiap pertandingan dalam rangkaian laga Villa yang membawa mereka sampai ke final.
Ia juga menjadi bagian dari kampanye Aston Villa yang menjuarai liga pada musim 1980-81. Dalam periode itu, konsistensi Rimmer di bawah mistar turut menopang performa tim sepanjang musim.
Total penampilan dan kiprah di klub lain
Berita Terkait
Selama membela Aston Villa, Rimmer mencatat 229 penampilan liga untuk klub asal Midlands tersebut. Angka itu mencerminkan peran jangka panjangnya sebagai pilihan utama di posisi penjaga gawang.
Setelah periode bersama Villa, karier Rimmer juga mencakup waktu bersama Swansea City dan Arsenal. Di Arsenal, ia sempat meraih penghargaan pemain terbaik musim ini pada 1974-75, sebuah pengakuan atas kualitas permainannya pada fase tersebut.
Dalam urusan karier tim nasional, Rimmer memperoleh satu caps untuk timnas Inggris. Ia melakoni penampilan tersebut dalam sebuah laga persahabatan melawan Italia pada 1976.
Ucapan duka dari klub-klub dan rekan lama
Sejumlah klub menyampaikan belasungkawa atas kepergian Rimmer. Aston Villa dan Manchester United sama-sama menyatakan mereka “deeply saddened” (sangat berduka) atas meninggalnya sang pemain, sementara Arsenal juga memberikan penghormatan.
Salah satu komentar yang juga ikut menjadi sorotan datang dari Alex Stepney, rekan senasib seprofesi sebagai penjaga gawang saat di Manchester United. Ia menulis di media sosial: “Such sad news to hear Jimmy Rimmer has passed away, rest in peace and lots of love to Jimmy’s family x.”
Dengan meninggalnya Jimmy Rimmer, dunia sepak bola kehilangan seorang penjaga gawang yang pernah merasakan atmosfer Piala Eropa, meraih kemenangan bersama Manchester United pada 1968 sebagai bagian dari skuad, serta menjadi figur penting di era kejayaan Aston Villa—termasuk perjalanan mereka hingga final 1982 melawan Bayern Munich.
Karier Rimmer memperlihatkan kedalaman pengalaman di level Eropa sejak awal, meski tidak selalu berada di lapangan sejak menit pertama. Ia terlibat dalam momen besar ketika kompetisi benua itu mempertemukan Manchester United dengan Benfica.
Di fase berikutnya bersama Aston Villa, pengabdiannya berjalan konsisten dari tahun-tahun awal hingga puncak pencapaian klub. Sejak bergabung pada 1977 selama tujuh tahun, ia menjadi salah satu fondasi penting di bawah mistar, termasuk saat Villa menjejak laga penentuan Piala Eropa 1982.
Meski pada final 1982 hanya sanggup memulai sebentar karena cedera leher dan akhirnya digantikan Nigel Spink setelah sembilan menit, keberadaan Rimmer tetap dipandang vital dalam rangkaian pertandingan yang membawa Villa sampai ke partai puncak. Di musim 1980-81, kontribusinya juga sejalan dengan keberhasilan tim menjuarai liga, sebelum ia melanjutkan perjalanan kariernya di Swansea City dan Arsenal.












