Olahraga

Matt Brennan Juara Etape Dua Vuelta a Espana pada Debut Grand Tour, Pogacar Tetap Memimpin

×

Matt Brennan Juara Etape Dua Vuelta a Espana pada Debut Grand Tour, Pogacar Tetap Memimpin

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Vuelta a Espana results: Matt Brennan wins stage two of Grand Tour debut

jurnalistik.co.id – Matt Brennan meraih kemenangan pada etape dua Vuelta a Espana akhir pekan ini, menandai debut Grand Tour yang langsung menghadirkan momen paling gemilang baginya. Pada laga Minggu, Tadej Pogacar tetap bertahan di posisi teratas klasemen umum dengan jersi merah.

Sprinter berusia 21 tahun asal Inggris itu sukses menancapkan akselerasi di kilometer-kilometer penutup saat balapan sepanjang 214 km dari Monaco menuju Manosque berlangsung. Dengan kemenangan tersebut, Brennan mengantongi trofi etape perdana di Grand Tour pertamanya.

Pada fase-fase akhir, pertarungan untuk merebut kemenangan terlihat akan mengarah pada duel antara Wout van Aert dan Pogacar. Namun, situasi berubah menjelang garis finis: Van Aert berhasil dikejar pada kilometer-kilometer penentu, lalu Pogacar memilih menghemat tenaga sehingga Brennan memperoleh ruang untuk melaju ke kemenangan sprint.

“We started off with the ambition of Wout trying to get in the red jersey today,” kata Brennan. “We had that plan and then I was always going to be in the background for the sprint in case that plan [didn’t work] … and that’s exactly what happened. “Hopefully it’s not the last one, but it’s nice.”

Brennan menjadi pemenang etape dua dengan catatan waktu 4 jam 47 menit 47 detik. Ia mencatatkan kemenangan dalam balapan yang sempat menyuguhkan skenario persaingan ketat sejak bagian akhir, sebelum akhirnya strategi dan timing sprint menentukan hasil.

Pesaing terdekatnya di finis adalah Pau Miquel Delgado. Pebalap Spanyol dari Bahrain Victorious itu menyelesaikan etape dengan waktu yang sama, 4 jam 47 menit 47 detik. Tadej Pogacar, yang berada di peringkat teratas klasemen umum, juga finis dengan catatan waktu sama dan menempati posisi ketiga.

Sejumlah nama lain mengikuti di kelompok yang sama pada etape ini. Dari deretan hasil yang finis dengan waktu identik, terdapat Mads Pedersen (Denmark/Lidl-Trek), Hugo Hofstetter (Prancis/NSN Cycling Team), Tobias Johannessen (Norwegia/Uno-X Mobility), Finn Fisher-Black (Selandia Baru/Red Bull-Bora-Hansgrohe), serta Axel Laurance (Prancis/Netcompany Ineos Cycling Team).

Daftar tersebut juga memuat Oscar Onley (Inggris/Netcompany Ineos Cycling Team) dan Orluis Alberto Aular sanabria (Venezuela/Movistar Team). Semua nama di atas tercatat “same time” di hasil etape dua, menegaskan bahwa perbedaan waktu tidak terjadi untuk sebagian besar rombongan penentu.

Pogacar tetap memegang kendali klasemen umum

Pogacar memastikan posisi teratasnya setelah etape dua, sekaligus melanjutkan momentum yang ia bangun sejak pembuka balapan. Pada Sabtu, Pogacar memenangkan time trial pembuka dengan keunggulan 0.09 detik, lalu membawa keunggulan sembilan detik menjelang etape ketiga.

Memasuki Senin, Pogacar akan memulai etape tiga dengan memimpin Wout van Aert dengan jarak sembilan detik. Brennan menempel di belakang Pogacar untuk urusan posisi keseluruhan, naik ke peringkat ketiga dengan selisih 10 detik.

Secara waktu, klasemen umum setelah etape dua mencatat Pogacar dengan 4 jam 58 menit 40 detik. Van Aert berada di belakangnya dengan tambahan 9 detik, sedangkan Brennan terpaut 10 detik. Di belakang kelompok papan atas tersebut, Leo Bisiaux (Prancis/Decathlon-CMA CGM) berada pada selisih 12 detik.

Finn Fisher-Black menyusul dengan selisih 14 detik, sementara Stefan Kung (Swiss/Tudor Pro Cycling Team) tertahan pada selisih 18 detik. Jay Vine (UAE Team Emirates-XRG) tercatat dengan waktu yang sama, sedangkan Mads Pedersen berada pada selisih 20 detik.

Primoz Roglic (Slovenia/Red Bull-Bora-Hansgrohe) menempati posisi berikutnya dengan jarak +26 detik, disusul Jordan Labrosse (Prancis/Decathlon-CMA CGM) pada selisih +27 detik. Kondisi klasemen ini menunjukkan adanya variasi selisih yang cukup terukur meski etape dua juga berlangsung dalam tempo kelompok.

Catatan dari pembalap yang terlibat di awal

Di sisi lain, Ethan Hayter sempat membangun harapan setelah berada dalam rombongan kecil yang berhasil kabur sejak awal. Ia juga meraih poin bonus enam detik lewat kemenangan di sprint antara terakhir, mengarah pada peluang untuk merebut posisi pemimpin klasemen.

Namun, setelah dinamika berubah, Hayter akhirnya tertinggal dan menyelesaikan balapan dengan selisih 31 detik dari pemimpin. Hasil akhir menempatkannya di peringkat 13 klasemen umum.

Terdapat pula keterangan mengenai Josh Tarling yang menyelesaikan etape dua di posisi 125. Ia sudah menutup etape perdana di posisi ketiga hanya delapan hari setelah saudaranya, Finlay, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan.

Mengarungi etape berikutnya menuju Pyrenees

Senin membawa para pembalap ke wilayah Prancis di kawasan Pyrenees. Etape ketiga berakhir dengan finish menanjak di Font Romeu, dekat perbatasan Spanyol, sehingga tantangan medan diperkirakan akan lebih menuntut konsistensi dan pengelolaan tenaga dari seluruh kontestan.

Dengan Pogacar yang tetap memimpin klasemen umum, dan Brennan yang kini naik ke posisi ketiga, etape berikutnya menjadi penentu penting untuk melihat apakah perlawanan dari para pesaing dapat memangkas jarak di belakang jersi merah. Sementara itu, Wout van Aert dan kelompok papan atas lainnya memiliki alasan tambahan untuk mempertajam strategi di jalur yang semakin menanjak.