Otomotif

Calon pengemudi masih menunggu 20 minggu untuk menjadwalkan tes praktik

×

Calon pengemudi masih menunggu 20 minggu untuk menjadwalkan tes praktik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Learner drivers still waiting 20 weeks to book tests

jurnalistik.co.id – Belum ada tanda antrean tes praktik mengendur bagi calon pengemudi. Data DVSA untuk Agustus menunjukkan rata-rata waktu tunggu mencapai 20 minggu sebelum peserta dapat menjadwalkan tes mengemudi praktik.

Angka itu hanya membaik tipis dibanding Juli yang tercatat 20,2 minggu. Dengan demikian, jeda yang harus dijalani calon pengemudi sebelum duduk mengikuti tes tetap menjadi keluhan utama yang belum terselesaikan.

DVSA juga melaporkan bahwa rata-rata waktu antara saat tes dipesan hingga pelaksanaan tidak berubah. Untuk Agustus, durasinya tetap 11,1 minggu, sama seperti periode sebelumnya yang dibandingkan dalam rilis data tersebut.

Target penurunan antrean pernah ditetapkan lebih ambisius. Pada awalnya, DVSA menargetkan waktu tunggu rata-rata dapat ditekan menjadi tujuh minggu pada akhir tahun lalu, tetapi target itu tidak tercapai.

Setelah itu, Menteri Transportasi Heidi Alexander mendorong penyesuaian target hingga musim panas 2026. Namun, dalam perkembangan berikutnya, ia mengakui bahwa bahkan target yang telah dimundurkan tersebut juga tidak akan dapat dipenuhi.

Pembatasan pada sistem booking

DVSA menyebut telah melakukan sejumlah perubahan pada sistem pemesanan tes mengemudi praktik pada awal tahun ini. Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah hanya calon pengemudi sendiri yang dapat melakukan pemesanan tes.

Dengan kebijakan ini, instruktur atau pihak ketiga tidak lagi bisa menjadwalkan tes menggunakan rincian calon pengemudi. DVSA menempatkan kendali pemesanan langsung pada diri peserta, sebagai bagian dari upaya memperbaiki cara slot tes dialokasikan.

DVSA juga menerapkan pembatasan geografis untuk pemesanan. Calon pengemudi hanya dapat menjadwalkan tes pada tiga pusat tes terdekat yang menjadi lokasi lokal mereka, alih-alih dapat memilih pusat tes di wilayah lain meski ada ketersediaan slot.

Selain itu, DVSA membatasi jumlah kali calon pengemudi dapat menukar atau mengubah tanggal tes. Pembatasan ini memengaruhi fleksibilitas peserta dalam mencari waktu yang paling sesuai, terutama ketika jadwal awal yang tersedia tidak ideal.

Volume tes tetap tinggi

Meski antrean belum menunjukkan perbaikan yang signifikan, DVSA menyatakan aktivitas pelaksanaan tes praktik berada pada level yang tinggi. Badan tersebut menyebut lebih dari 2,13 juta tes mengemudi praktik berlangsung dalam rentang 12 bulan hingga Agustus 2026.

Menurut DVSA, angka itu merupakan rekor tertinggi untuk seri rolling 12 bulan. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa penyelenggaraan tes berjalan, tetapi distribusi dan ketersediaan slot tetap belum mampu memangkas waktu tunggu secara memadai.

Dalam keterangannya pada Rabu, Chief Executive DVSA Beverley Warmington mengatakan, “There’s more to do and we’re not going to stop until every learner can get a fair test slot when they need one but today’s figures show our plan is working.” Pernyataan itu menegaskan bahwa DVSA melihat kebijakan dan rencana mereka tetap bergerak, sambil mengakui masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.

Perbaikan yang hanya bersifat marginal pada rata-rata waktu tunggu—dari 20,2 minggu menjadi 20 minggu—mencerminkan bahwa upaya restrukturisasi sistem booking belum cukup untuk mengubah situasi secara cepat. Sementara itu, durasi antara pemesanan dan pelaksanaan yang tetap 11,1 minggu turut menunjukkan konsistensi hambatan pada tahap proses setelah jadwal dipesan.

Di sisi lain, perubahan aturan yang menempatkan calon pengemudi sebagai pihak yang memesan, pembatasan pada tiga pusat tes lokal, serta pembatasan penukaran tanggal menandai bahwa DVSA berusaha mengendalikan mekanisme pemesanan. Namun, penerapan pembatasan semacam itu juga berarti calon pengemudi memiliki ruang pilihan yang lebih sempit ketika slot yang tersedia tidak sejalan dengan kebutuhan mereka.

Dengan target tujuh minggu yang tidak tercapai dan pengakuan bahwa target lanjutan hingga musim panas 2026 juga gagal terpenuhi, fokus ke depan menjadi bagaimana kebijakan booking dapat diterjemahkan menjadi antrean yang benar-benar lebih singkat. Untuk saat ini, angka Agustus tetap memberi gambaran bahwa calon pengemudi masih harus menunggu sekitar 20 minggu sebelum dapat menjadwalkan tes praktik mereka.