Otomotif

Innova Zenix Hybrid Tetap Jadi Favorit: Intip Ulang Spesifikasi dan Harganya

×

Innova Zenix Hybrid Tetap Jadi Favorit: Intip Ulang Spesifikasi dan Harganya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Zenix Hybrid Masih Jadi Favorit, Intip Lagi Spesifikasi dan Harganya

jurnalistik.co.id – Meski Innova Zenix Hybrid bukan model yang baru diperkenalkan, minat konsumen terhadapnya tetap kuat. Indikasinya terlihat dari pencapaian pemesanan selama gelaran GIIAS 2026.

Selama pameran yang berlangsung 11 hari, Toyota mencatat total 6.175 surat pemesanan kendaraan (SPK). Dari keseluruhan angka itu, Kijang Innova menjadi kontributor terbesar dengan 2.221 unit.

Menariknya, dari total 2.221 unit Kijang Innova, sebanyak 1.669 unit merupakan varian hybrid. Angka tersebut menunjukkan bahwa Zenix Hybrid masih mampu menarik pembeli, meski produk hybrid baru terus bermunculan di Indonesia.

Zenix Hybrid juga diposisikan sebagai kelanjutan dari perjalanan panjang Kijang sebagai mobil keluarga. Di saat yang sama, pendekatan elektrifikasi pada model ini membuatnya menawarkan efisiensi bahan bakar yang menjadi nilai tambah bagi kebutuhan kendaraan harian.

Mesin 2.000 cc dan padanan tenaga elektrifikasi

Di atas kertas, Toyota membekali Zenix Hybrid dengan mesin bensin berkapasitas 2.000 cc. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik ditujukan untuk memberi performa sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi.

Tenaga dari mesin bensin tersebut tercatat sebesar 152 PS atau sekitar 149 Tk pada 6.000 rpm. Sementara torsi mencapai 187 Nm pada putaran 4.400–5.200 rpm.

Daya putar tersebut disalurkan ke roda depan menggunakan transmisi e-CVT. Karakter penyaluran tenaga diklaim terasa halus, khususnya ketika mobil berakselerasi dari kondisi diam.

Dalam pengujian yang dilakukan, respons tenaga Innova Zenix Hybrid juga dinilai memadai untuk kebutuhan penggunaan sehari-hari, baik saat putaran bawah maupun putaran atas. Pengendara mendapatkan rasa akselerasi yang cukup responsif tanpa terasa kaku.

Empat mode berkendara

Untuk mengatur karakter berkendara, mobil ini menyediakan empat pilihan mode, yakni Eco, Normal, EV, dan Power. Pemilihan mode memungkinkan pengemudi menyesuaikan respons dan penggunaan sistem penggerak sesuai kebutuhan di berbagai situasi.

Rentang konsumsi bahan bakar dari hasil pengujian

Soal efisiensi, pemakaian dalam kota berada pada kisaran 17–18 kilometer per liter (kpl). Pada penggunaan luar kota melalui jalan tol dengan kecepatan relatif konstan, konsumsi bisa mencapai 21–23 kpl.

Namun, angka-angka tersebut merupakan hasil pengujian dan bukan klaim konsumsi resmi dari Toyota. Perbedaan hasil di setiap pengendara dapat terjadi, dipengaruhi gaya berkendara, kondisi kendaraan, kondisi jalan, muatan, hingga penggunaan pendingin udara.

Series Parallel Hybrid System

Salah satu bagian menarik dari Innova Zenix Hybrid adalah penerapan teknologi elektrifikasi dengan sistem Series Parallel Hybrid System. Melalui pendekatan ini, mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja secara bersamaan ataupun bergantian, bergantung pada kondisi berkendara.

Komponen yang mendukung sistem tersebut meliputi mesin bensin, motor-generator, Power Control Unit (PCU), serta Power Split Device (PSD). Perangkat PSD menjadi salah satu komponen penting yang membantu pengaturan distribusi tenaga di dalam sistem hybrid.

Dengan kombinasi spesifikasi mesin, konfigurasi penyaluran tenaga e-CVT, serta pilihan mode berkendara, Innova Zenix Hybrid tetap relevan bagi konsumen yang mencari mobil keluarga dengan karakter penggunaan yang nyaman sekaligus efisien.

Walau model ini sudah tidak sepenuhnya baru, daya tarik Zenix Hybrid tetap tampak dari angka pemesanan yang terkumpul selama GIIAS 2026. Di antara 6.175 SPK yang dicatat Toyota, Kijang Innova menjadi yang teratas, dan porsi varian hybrid yang mencapai 1.669 unit menguatkan bahwa pilihan elektrifikasi masih menjadi pertimbangan utama keluarga saat menentukan kendaraan harian.

Dari sisi penggerak, perpaduan mesin bensin 2.000 cc dengan motor listrik dirancang untuk menyeimbangkan tenaga dan efisiensi. Tenaga 152 PS pada 6.000 rpm serta torsi 187 Nm pada rentang 4.400–5.200 rpm kemudian disalurkan ke roda depan melalui transmisi e-CVT, sehingga karakter akselerasinya terasa lebih halus terutama saat mobil mulai melaju dari kondisi diam.

Selain itu, sistem Series Parallel Hybrid System memungkinkan kerja mesin bensin dan motor listrik berlangsung sesuai kebutuhan berkendara, dengan dukungan komponen seperti motor-generator, Power Control Unit (PCU), dan Power Split Device (PSD) untuk mengatur distribusi tenaga. Untuk pengemudi, pilihan Eco, Normal, EV, dan Power memberi ruang penyesuaian respons dan penggunaan sistem penggerak, sementara hasil pengujian menunjukkan konsumsi 17–18 kpl di dalam kota dan 21–23 kpl saat penggunaan luar kota melalui jalan tol, dengan catatan bahwa variasi dapat terjadi pada kondisi masing-masing pengendara.