jurnalistik.co.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) resmi memperkenalkan Transporter Lokon, kendaraan niaga listrik berbasis baterai yang ditujukan untuk pelaku usaha. Kendaraan ini dirancang dengan fokus pada kapasitas angkut yang lebih besar, fleksibilitas penggunaan, serta efisiensi operasional.
Transporter Lokon sebelumnya sempat dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 beberapa waktu lalu. Peluncuran produk ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan portofolio kendaraan listrik komersial VKTR.
VKTR menyebut kehadiran Transporter Lokon sebagai respons terhadap kebutuhan dunia usaha akan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah secara komersial. Dalam keterangan resminya, Direktur dan Chief Corporate Affairs VKTR, Indah P. Saugi, menegaskan tujuan tersebut.
“Kapasitas yang lebih besar, fleksibilitas penggunaan, jaminan layanan purna jual, serta efisiensi operasional menjadikan kendaraan ini sebagai solusi yang siap mendukung berbagai kebutuhan mobilitas komersial di Indonesia,” ujar Indah melalui keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).
Dari sisi kapasitas, Transporter Lokon diklaim menawarkan daya angkut penumpang yang lebih optimal dibandingkan kompetitor di kelasnya. Jika umumnya kendaraan sejenis hanya mampu menampung hingga 16 orang, Transporter Lokon sanggup mengakomodasi hingga 18 penumpang untuk mendongkrak produktivitas perjalanan.
VKTR juga menekankan bahwa kendaraan ini dibangun untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan. Dengan emisi gas buang yang nihil, Transporter Lokon dikaitkan dengan konsep operasional yang lebih bersih.
Untuk kebutuhan jarak tempuh, Transporter Lokon dibekali baterai yang diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 340 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Klaim ini diarahkan agar kendaraan tetap relevan untuk aktivitas operasional yang berlangsung secara berulang.
Efisiensi operasional menjadi bagian penting dari pesan produk. VKTR menyebut bekalan baterai tersebut ideal untuk mengakomodasi mobilitas harian perkotaan dengan biaya energi yang lebih hemat.
Berita Terkait
Selain aspek kapasitas dan jarak tempuh, Transporter Lokon juga disebut menawarkan fleksibilitas desain melalui kerja sama dengan perusahaan karoseri lokal. Artinya, kendaraan dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan pengguna.
VKTR menyebut konfigurasi Transporter Lokon dapat diarahkan untuk beberapa fungsi, mulai dari angkutan penumpang. Produk ini juga dapat dipakai sebagai kendaraan logistik ringan, hingga unit VIP transporter.
Melalui pilihan fungsi tersebut, Transporter Lokon diposisikan agar lebih mudah disesuaikan dengan karakter aktivitas bisnis. Perubahan peruntukan kendaraan diharapkan tetap sejalan dengan kebutuhan mobilitas komersial yang beragam.
VKTR memasarkan Transporter Lokon dengan harga mulai dari Rp 789 juta (sebelum pajak). Perusahaan juga melengkapi kepemilikan kendaraan dengan garansi serta dukungan jaringan layanan purna jual.
Jaringan layanan purna jual disebut tersedia secara luas di various wilayah Indonesia. Dengan kombinasi kapasitas angkut hingga 18 penumpang, jarak tempuh lebih dari 340 kilometer per sekali pengisian, serta dukungan layanan purna jual, VKTR menempatkan Transporter Lokon sebagai opsi kendaraan niaga listrik untuk kebutuhan usaha.
Transporter Lokon diposisikan sebagai kendaraan niaga listrik yang dibuat untuk kebutuhan usaha yang berjalan setiap hari. VKTR menempatkannya sebagai opsi mobilitas yang bisa langsung dipakai untuk aktivitas operasional, dengan penekanan pada manfaat komersial yang terasa di rutinitas penggunaan.
Dari sisi kapasitas, kendaraan ini diarahkan agar mampu meningkatkan produktivitas perjalanan. Dengan kemampuan menampung hingga 18 penumpang, Transporter Lokon dinilai memberi ruang lebih besar dibandingkan model sekelas yang umumnya berhenti di kisaran 16 orang, sehingga pengaturan perjalanan dapat lebih leluasa.
Untuk skema penggunaan berulang, VKTR menyampaikan bahwa Transporter Lokon mengandalkan baterai dengan jarak tempuh lebih dari 340 kilometer sekali pengisian daya. Klaim tersebut sekaligus mendukung kebutuhan mobilitas di area perkotaan, dengan emisi gas buang yang nihil untuk pendekatan operasional yang lebih bersih.
VKTR juga melengkapi penawaran melalui aspek layanan purna jual, garansi, dan dukungan jaringan. Harga awal Transporter Lokon disebut dimulai dari Rp 789 juta (sebelum pajak), sementara fleksibilitas konfigurasi yang ditawarkan melalui kerja sama dengan karoseri lokal memungkinkan kendaraan disesuaikan untuk fungsi angkutan penumpang hingga kebutuhan lain seperti logistik ringan maupun VIP transporter.












