jurnalistik.co.id – Kebakaran besar melanda pusat daur ulang di Landmann Way, Bermondsey, London, dan memobilisasi sekitar 100 petugas pemadam kebakaran pada malam hari itu.
Insiden terjadi sekitar pukul 20:00 BST, setelah sekitar 50 ton sampah rumah tangga dilaporkan terbakar di lokasi tersebut. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api.
LONDON Fire Brigade (LFB) menyatakan asap dalam jumlah besar dihasilkan oleh kebakaran dan meminta warga setempat untuk menjaga pintu serta jendela tetap tertutup. LFB juga menegaskan penyebab kebakaran belum diketahui.
Dalam keterangan yang disampaikan, LFB menyebut petugas pemadam pernah menanggulangi kebakaran di fasilitas yang sama pada bulan Juni. Dengan kondisi yang sama-sama berisiko, upaya pemadaman malam ini berlangsung dalam situasi yang menantang.
Langkah pemadaman dan pernyataan komandan
Dari lokasi kejadian, komandan pos pemadam Duncan Rees mengatakan, “Crews are working hard in difficult conditions to bring the fire under control.” Pernyataan itu disampaikan saat tim terus berupaya menekan api di tengah kondisi lapangan yang sulit.
Untuk menjangkau bagian-bagian yang membutuhkan penanganan dari ketinggian, petugas menggunakan tangga dengan ukuran 32 meter dan 64 meter. Langkah tersebut dilakukan agar pemadaman dapat dilakukan secara lebih efektif dari atas.
Tim pemadam dari East Greenwich, Old Kent Road, Deptford, serta sejumlah stasiun pemadam di sekitar area kejadian ikut dikerahkan. LFB memperkirakan insiden ini kemungkinan akan berlangsung lama, sehingga penanganan dapat berlanjut hingga malam dan melewati jam-jam berikutnya.
Warga yang berada tidak jauh dari lokasi juga merasakan dampaknya secara langsung, terutama melalui konsentrasi asap. Asap tebal juga terlihat dari area sekitar rel, memunculkan gangguan pada beberapa layanan transportasi.
Berita Terkait
Dampak ke layanan kereta
National Rail menyatakan layanan kereta menuju London Bridge dari New Cross terdampak karena kebakaran memblokir jalur rel. Pihak operator menambahkan bahwa kereta antara dua stasiun tersebut dapat dibatalkan, mengalami keterlambatan yang parah hingga 100 menit, atau dialihkan sesuai rencana.
Sementara itu, Rachael Jardine—jurnalis lepas yang berbasis di New Cross—memberitahu BBC London bahwa kereta di jalur Overground yang berdekatan tetap melintas meski asap hitam yang tebal terlihat. Ia menekankan bahwa meski terdampak pada sebagian rute, tidak semua perjalanan sepenuhnya berhenti.
Seorang warga setempat menceritakan bahwa ia pertama kali melihat kobaran api saat bersepeda pulang. Ia mengatakan, “I was coming back from Tescos and I could see the smoke from the road,” lalu menambahkan bahwa ia berbalik untuk mengecek lokasi.
Menurutnya, setelah bersepeda kembali, ia menyadari kebakaran itu berada “just across the road… it’s pretty mental.” Ucapan warga tersebut menggambarkan betapa cepat kobaran api terlihat dari jalan dan betapa kuatnya dampak yang dirasakan di lingkungan sekitar.
Hingga proses penanganan berlangsung, LFB terus menekankan pentingnya kewaspadaan di sekitar lokasi, terutama terkait asap yang dihasilkan kebakaran. Dengan kemungkinan insiden berlangsung protracted, tim pemadam dipersiapkan bekerja sepanjang malam untuk membawa situasi ke arah yang lebih terkendali.
Petugas menghadapi kobaran api yang intens di tengah tumpukan limbah rumah tangga, sehingga operasi berlangsung dengan fokus untuk menekan sumber api sekaligus membatasi penyebaran asap di area sekitar.
Asap tebal yang keluar dari lokasi kejadian juga membuat sejumlah orang di sekitar rel merasakan gangguan, terlihat dari hambatan pandangan dan efek langsung terhadap rutinitas transportasi pada jam-jam ketika lalu lintas biasanya ramai.
Dalam upaya menjaga keselamatan publik, LFB mengimbau warga tetap mengikuti instruksi perlindungan diri di sekitar lingkungan tempat kebakaran terjadi, sambil menunggu informasi resmi terkait penyebab insiden yang belum diketahui.












