Peristiwa

Polda Gorontalo Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri 2026

×

Polda Gorontalo Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: PERINGATI HARI JADI KE-75 HUMAS POLRI, POLDA GORONTALO GELAR BAKTI KESEHATAN DAN DONOR DARAH

jurnalistik.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75 tahun 2026, Bid Humas Polda Gorontalo menggelar rangkaian kegiatan bakti kesehatan dan donor darah.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh perwakilan personel dari seluruh Satuan Kerja di lingkungan Polda Gorontalo.

Fokus utama kegiatan diarahkan untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam upaya pemenuhan stok darah di wilayah Gorontalo.

Melalui tahapan skrining yang dilakukan secara ketat, tim medis mencatat sebanyak 57 peserta menjalani pemeriksaan awal sebelum memasuki proses donor.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 orang dinyatakan sebagai pendonor yang memenuhi syarat.

Hasil akhir dari rangkaian penyaringan menunjukkan terkumpul 37 kantong darah yang siap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 15 calon pendonor dinyatakan belum memenuhi syarat (gagal skrining) karena alasan medis objektif.

Selain itu, terdapat 1 kantong darah yang belum dapat dieksplorasi lebih lanjut setelah proses pengambilan (gagal transfusi).

Bidang bakti kesehatan juga menyertakan layanan pemeriksaan serta konsultasi untuk mendukung deteksi awal kondisi kesehatan peserta.

Di antaranya meliputi pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan oleh Dokter umum, pemeriksaan oleh Dokter Gigi, serta lab sederhana.

Kegiatan turut menghadirkan pelayanan apotik dengan rincian peserta pemeriksaan sebanyak Anggota Polri 7 orang, Awak Media 5 orang, dan Masyarakat 1 orang.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Marupa Sagala, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini menjadi perwujudan konkret dari visi institusi dalam merawat kedekatan dengan publik.

“Sesuai dengan tema Hari Jadi tahun ini, yaitu ‘Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri’, bakti kesehatan dan aksi donor darah ini merupakan bukti nyata bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, namun juga dalam aksi kemanusiaan universal,” ujar Kombes Pol. Marupa Sagala.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan para personel Satker merepresentasikan empati dan komitmen korps bhayangkara.

“Setiap kantong darah yang terkumpul adalah sumbangsih tulus dari personel Polda Gorontalo untuk mendukung ketahanan kesehatan masyarakat. Melalui sinergi yang harmonis ini, kami berharap reputasi dan kepercayaan publik terhadap Polri dapat terus terjaga dan semakin kuat,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar, sekaligus menerapkan standar operasional prosedur medis yang berlaku.

Dengan demikian, kegiatan ini menjadi penanda refleksi perjalanan Humas Polri yang memasuki usia 75 tahun pengabdian bagi bangsa dan negara.

Seluruh rangkaian kegiatan bakti kesehatan dan donor darah disusun sebagai satu kesatuan, mulai dari tahap pemeriksaan awal hingga proses donor yang hanya dapat dilakukan oleh peserta yang dinyatakan memenuhi syarat. Pendekatan ini menempatkan keselamatan peserta sebagai prioritas utama.

Dalam pelaksanaan skrining, tim medis melakukan penilaian menyeluruh agar setiap keputusan terkait kelayakan donor dilakukan berdasarkan pertimbangan kesehatan yang objektif. Dari total 57 peserta yang menjalani pemeriksaan awal, sebanyak 42 orang dinyatakan layak untuk menjadi pendonor.

Proses tersebut sekaligus menghasilkan gambaran nyata mengenai pentingnya seleksi medis sebelum donor dilakukan. Sebanyak 15 calon pendonor dinyatakan belum memenuhi syarat akibat alasan medis yang terukur, sementara 1 kantong darah dinyatakan gagal dieksplorasi setelah proses pengambilan, sehingga tahapan berikutnya tidak dilanjutkan.

Selain aksi kemanusiaan melalui donor darah, layanan bakti kesehatan menjadi ruang dukungan bagi peserta untuk melakukan deteksi awal kondisi tubuh. Layanan yang disampaikan mencakup pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan oleh dokter umum, pemeriksaan oleh dokter gigi, serta pemeriksaan lab sederhana.

Pelayanan apotik dan konsultasi turut melengkapi kebutuhan pemeriksaan peserta selama kegiatan berlangsung. Dari rangkaian layanan tersebut, tercatat pemeriksaan apotik dilakukan kepada Anggota Polri sebanyak 7 orang, Awak Media 5 orang, serta Masyarakat 1 orang, sebagai bentuk keterlibatan lintas elemen.

Hasil akhir dari rangkaian penyaringan menunjukkan terkumpul 37 kantong darah yang siap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan terwujudnya target stok darah tersebut, kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam merawat kedekatan dengan publik melalui aksi kemanusiaan yang nyata.

Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan juga menonjolkan penerapan standar operasional prosedur medis yang berlaku, sehingga seluruh tahapan berjalan tertib dan lancar. Melalui sinergi antar personel Satker dalam suasana penuh tanggung jawab, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus terjaga dan semakin kuat.