Olahraga

Prabowo Subianto Arahkan Erick Thohir Benahi Kompetisi Sepak Bola demi Piala Dunia

×

Prabowo Subianto Arahkan Erick Thohir Benahi Kompetisi Sepak Bola demi Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto Minta Erick Thohir Benahi Kompetisi demi Piala Dunia Bola 20 Juni 2026
Ilustrasi: Prabowo Subianto Minta Erick Thohir Benahi Kompetisi demi Piala Dunia

jurnalistik.co.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada Erick Thohir untuk membenahi sistem kompetisi sepak bola di Tanah Air. Langkah pembinaan kompetisi domestik itu diarahkan agar Timnas Indonesia memiliki fondasi yang lebih kuat dan mampu bersaing di panggung Piala Dunia pada masa mendatang.

Arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang membahas sepak bola nasional bersama Erick Thohir dan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Pertemuan itu berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, dan menjadi bagian dari pembahasan langkah sepak bola nasional yang disiapkan pemerintah.

Erick Thohir diketahui mengemban tugas sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga. Prabowo menekankan pembenahan iklim kompetisi agar proses pembentukan skuad nasional dapat berjalan lebih efektif, sesuai kebutuhan untuk menghadapi agenda internasional berikutnya.

Dalam konteks pertemuan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa arahan dari Kepala Negara juga terkait agenda pembinaan yang lebih luas. Pada pertemuan di Hambalang itu, pembahasan disebut mencakup penguatan pelatnas, olahraga disabilitas, Akademi Olahraga Nasional, serta kajian dana pensiun atlet.

“Kalau dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Umum PSSI , tentunya memperbaiki iklim kompetisi kita untuk bisa menghasilkan tim nasional yang hebat, yang tangguh, yang penuh semangat untuk bisa mewujudkan seluruh mimpi rakyat Indonesia, Timnas lolos ke Piala Dunia,” kata Prasetyo Hadi, dikutip dari Antara, Sabtu (20/6/2026).

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pesan strategis itu diberikan langsung oleh Prabowo Subianto saat pertemuan membahas sepak bola nasional bersama Erick Thohir dan John Herdman. Ia menekankan pentingnya perbaikan kompetisi domestik sebagai basis untuk menghasilkan tim nasional yang lebih siap menghadapi persaingan level tinggi.

Ia juga mengaitkan arahan tersebut dengan evaluasi terhadap proses yang sedang berlangsung. “Sebagaimana yang kita ketahui, kan kebetulan ini sudah jalan hampir satu minggu lebih ya, pesta Piala Dunia empat tahunan,” ujarnya, sebelum menambahkan, “Tadinya memang kita betul-betul berharap Timnas kita bisa lolos tahun ini, namun sementara masih belum.”

Fokus pembenahan setelah evaluasi

Ke depan, Prasetyo menegaskan evaluasi dan persiapan yang lebih komprehensif menjadi fokus utama dari arahan Prabowo. Perhatian pemerintah diarahkan pada penguatan fondasi internal tim sejak dini agar lebih siap menyongsong berbagai kalender internasional terdekat yang sudah menanti.

Di antara agenda yang disebut, Prasetyo menggarisbawahi ajang FIFA Series pada tahun 2027. Dengan memperkuat kompetisi dan pembinaan domestik, pemerintah berharap Timnas Indonesia dapat memiliki kesiapan yang lebih matang menghadapi tahapan-tahapan kompetisi internasional berikutnya.

Dalam pertemuan tersebut, arahan Prabowo diposisikan sebagai dorongan agar semua pihak yang terlibat memiliki arah yang sama. Pembenahan sistem kompetisi domestik dimaksudkan menjadi titik awal yang lebih rapi untuk menata alur pembentukan pemain, sehingga proses menuju skuad nasional dapat berjalan lebih terarah.

Dengan iklim kompetisi yang lebih dibenahi, pemerintah berharap rantai pengembangan talenta menjadi lebih kuat. Seleksi dan pembinaan yang dilakukan melalui berbagai tahapan diharapkan tidak berjalan terpisah, melainkan saling menguatkan, guna mempercepat kesiapan Timnas menghadapi agenda internasional yang akan datang.

Pesan strategis itu juga terkait pandangan bahwa pembinaan tidak cukup hanya menyasar tim utama. Di Hambalang, pembahasan disebut mencakup penguatan pelatnas, olahraga disabilitas, Akademi Olahraga Nasional, serta kajian dana pensiun atlet, sebagai upaya membuat ekosistem olahraga lebih lengkap dan berkelanjutan.

Setelah evaluasi yang sedang berlangsung, perhatian kemudian difokuskan pada persiapan yang lebih komprehensif. Pemerintah mendorong agar langkah pembenahan dilakukan sejak dini, sehingga ketika kalender kompetisi internasional bergulir, Timnas Indonesia sudah memiliki fondasi yang lebih matang, termasuk untuk mengantisipasi FIFA Series pada tahun 2027.