Teknologi

Usai Dikritik Soal Privasi, Meta Menyiapkan Kacamata Pintar Luna Tanpa Kamera

×

Usai Dikritik Soal Privasi, Meta Menyiapkan Kacamata Pintar Luna Tanpa Kamera

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Meta Siapkan Kacamata Pintar Tanpa Kamera Usai Dikritik - Teknologi

jurnalistik.co.id – Meta Platforms dikabarkan sedang menyiapkan lini kacamata pintar baru yang berbeda dari generasi sebelumnya karena tidak menyertakan kamera. Informasi ini muncul setelah sejumlah kritik diarahkan pada kacamata pintar Meta yang sebelumnya memiliki kamera dan memicu kekhawatiran soal privasi.

Dari laporan yang dirujuk TechCrunch, perangkat tersebut diberi kode nama Luna. Dengan identitas itu, Meta mencoba menghadirkan pengalaman komputasi yang tetap terhubung dengan kecerdasan buatan, namun melalui desain tanpa komponen perekam visual.

Berbeda dengan kacamata pintar yang mengandalkan kamera untuk fungsi tertentu, Luna disebut akan tetap bisa berinteraksi dengan layanan AI milik Meta tanpa kamera. Untuk menjalankan interaksi tersebut, perangkat mengandalkan mikrofon sebagai jalur komunikasi utama pengguna.

Laporan itu menyebut Luna menggunakan mikrofon untuk memungkinkan pengguna berbicara dan berkomunikasi dengan chatbot AI Meta. Menurut keterangan yang beredar, kacamata pintar ini dilengkapi enam mikrofon terintegrasi pada perangkat, sehingga percakapan dapat dilakukan lewat masukan suara.

Selain mikrofon, Luna juga disiapkan dengan tombol di bagian samping. Tombol tersebut disebut dapat ditekan untuk mengaktifkan sistem AI, sehingga pengguna dapat memanggil fungsionalitas kacamata ketika diperlukan.

Meta juga disebut menyiapkan integrasi yang memungkinkan Luna mendukung Muse. Disebutkan, Muse merupakan agen AI konsumen milik Meta, dan perangkat kacamata pintar Luna dirancang untuk dapat berinteraksi dalam ekosistem tersebut.

Kabar mengenai Luna tidak muncul dari ruang kosong, karena Meta dikenal sebagai pemain utama di bidang perangkat pintar melalui lini kacamata yang dikembangkan divisi Reality Labs. Dalam konteks itu, perubahan fitur dari model yang memiliki kamera menuju perangkat tanpa kamera menunjukkan adanya penyesuaian desain, terutama setelah isu privasi mendapat sorotan publik.

Rangkaian informasi berikutnya menyebutkan kemungkinan jadwal peluncuran. Luna disebut berpotensi diperkenalkan dalam Meta Connect, acara tahunan Meta yang menampilkan perangkat keras sekaligus ruang bagi pengembang. Event tersebut dijadwalkan berlangsung di Menlo Park pada pekan depan.

Meski demikian, laporan yang sama menekankan bahwa Meta belum memberikan pernyataan resmi mengenai kacamata pintar Luna. Hingga saat ini, detail final produk masih berada pada ranah informasi yang dilaporkan dari pihak-pihak di luar pengumuman perusahaan.

Dengan pendekatan tanpa kamera, perangkat Luna tampak diarahkan untuk menawarkan fungsi AI melalui pendengaran dan respons percakapan. Bagi pengguna, ini berimplikasi pada cara interaksi yang lebih berfokus pada komunikasi suara dibanding perekaman visual.

Desain mikrofon terintegrasi dengan jumlah enam unit disebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemrosesan input suara yang lebih siap digunakan. Di saat pengguna menekan tombol di sisi perangkat, sistem AI kemudian dapat merespons berdasarkan masukan yang diterima dari mikrofon.

Apabila benar Luna mendukung Muse, maka aktivitas pengguna tidak berhenti pada percakapan satu arah dengan chatbot. Agensi AI yang disebut Muse juga diposisikan sebagai bagian dari pengalaman konsumtif yang dapat digunakan lewat perangkat, termasuk kacamata pintar.

Namun, karena Meta belum mengonfirmasi secara resmi, aspek-aspek teknis maupun skenario penggunaan Luna masih perlu menunggu penjelasan lebih lanjut dari perusahaan. Publik saat ini baru memiliki gambaran tingkat permukaan mengenai kode nama, prinsip interaksi berbasis mikrofon, serta rencana keterkaitan dengan Muse.

Secara umum, isu privasi yang sempat mengemuka menjadi latar penting dari kabar ini. Kritik terhadap kacamata pintar Meta yang memiliki kamera disebut menjadi pemicu perhatian yang kemudian memengaruhi arah pengembangan perangkat generasi berikutnya, yakni Luna.

Untuk pengguna yang menantikan perangkat layar-pintar, perubahan dari model berkamera ke kacamata tanpa kamera bisa dipandang sebagai respons terhadap kekhawatiran yang lebih sensitif. Walaupun demikian, detail mengenai sejauh mana Luna membatasi fungsi tertentu atau bagaimana sistem AI bekerja di dalam batasan privasi tetap belum tersedia dalam pernyataan resmi.

Ketika Meta Connect digelar di Menlo Park pekan depan, publik akan menunggu apakah Luna benar-benar muncul sebagai perangkat yang dipamerkan dan seberapa jauh perusahaan membuka informasi teknisnya. Sampai saat itu, Meta tetap belum memberikan keterangan resmi yang bisa dijadikan pegangan utama oleh pengguna maupun pengamat industri.

Inti kabar Luna

Dengan kode nama Luna, Meta disebut menyiapkan kacamata pintar tanpa kamera yang tetap bisa terhubung ke AI. Perangkat mengandalkan enam mikrofon terintegrasi untuk memungkinkan komunikasi lewat suara dan memakai tombol samping untuk mengaktifkan sistem AI saat pengguna ingin memulai interaksi.

Kabar tersebut juga menyebut Luna dapat mendukung Muse, serta berpotensi diperkenalkan dalam Meta Connect di Menlo Park pada pekan depan. Pada akhirnya, tanpa pengumuman resmi dari Meta, semua detail tetap berada pada tahap laporan dan indikasi rencana pengembangan.