Hukum & Kriminal

URC Polda Gorontalo Sisir Kota Hingga Menjelang Dini Hari, Cegah Pelaku Kejahatan

×

URC Polda Gorontalo Sisir Kota Hingga Menjelang Dini Hari, Cegah Pelaku Kejahatan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Tak Beri Ruang bagi Pelaku Kejahatan, Tim URC Polda Gorontalo Sisir Kota hingga Dini Hari

jurnalistik.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo bersama Satreskrim Polres Gorontalo Kota melaksanakan patroli malam sebagai bagian dari upaya antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan ini digelar pada Sabtu hingga Minggu, 11–12 Juli 2026, dengan fokus mengurangi potensi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), premanisme, serta bentuk gangguan Kamtibmas lainnya.

Patroli berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 02.00 WITA. Dalam pelaksanaan di lapangan, tim menyasar sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga, baik di area keramaian maupun wilayah yang ramai dilewati pada malam hari.

Dirreskrimum Polda Gorontalo, Kombes Pol Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan tersebut. Selain itu, patroli melibatkan personel Jatanras Polda Gorontalo, Jatanras Polres Gorontalo Kota, serta Tim IT.

Penetapan jadwal patroli pada jam malam dipandang penting untuk meningkatkan kewaspadaan. Kehadiran petugas di lokasi-lokasi tertentu diharapkan mampu menekan peluang terjadinya berbagai tindakan yang mengganggu rasa aman masyarakat.

Tim menyisir Taman Molosipat W serta Terminal Lama Andalas. Patroli juga diarahkan ke tempat hiburan malam di wilayah Leato, yang dikenal menjadi titik berkumpulnya warga pada jam-jam tersebut.

Selain itu, kegiatan menyasar Pelabuhan Feri Gorontalo. Patroli juga dilakukan pada sejumlah ruas jalan utama dan kawasan UMKM, agar pemantauan tidak hanya berfokus pada satu jenis lokasi.

Dalam prosesnya, personel melakukan pemantauan situasi di lokasi yang didatangi. Di waktu yang sama, petugas melakukan komunikasi dengan masyarakat melalui dialog langsung untuk menyerap informasi terkait kondisi keamanan di sekitar.

Imbauan juga disampaikan secara humanis. Melalui pendekatan tersebut, tim berupaya membangun kesadaran bersama agar warga ikut menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Dirreskrimum Polda Gorontalo menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif. Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada publik untuk memperkuat tujuan kegiatan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana 3C, premanisme, dan gangguan Kamtibmas lainnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan,” ujarnya.

Selama rangkaian patroli berlangsung, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol. Seluruh proses kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif sepanjang waktu yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan patroli malam tersebut menunjukkan pola pengamanan berbasis kehadiran petugas sekaligus komunikasi dengan masyarakat. Dengan menyasar titik-titik aktivitas utama dan melakukan dialog di lokasi, upaya preventif diharapkan memberi dampak nyata terhadap ketenteraman warga.

Langkah pengawasan pada jam 22.00 hingga 02.00 WITA juga menjadi bentuk respons terhadap kebutuhan peningkatan kewaspadaan di tengah aktivitas malam. Patroli seperti ini dipandang relevan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan mengantisipasi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Lebih lanjut, ajakan untuk segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan menempatkan masyarakat sebagai bagian dari sistem pencegahan. Kolaborasi antara petugas di lapangan dan warga diharapkan dapat menjaga kondisi tetap stabil hingga akhir kegiatan.

Dalam pengaturan lapangan, petugas bergerak mengikuti dinamika keramaian pada malam hari, sehingga pengawasan tidak hanya bersifat seremonial. Penempatan personel pada titik-titik yang menjadi persinggahan warga dipadukan dengan kegiatan observasi langsung terhadap situasi sekitar, termasuk penelusuran area yang berpotensi memunculkan keresahan.

Melalui dialog yang dilakukan di lokasi, tim juga menguatkan pesan agar masyarakat lebih peka terhadap perubahan situasi di lingkungan masing-masing. Imbauan yang disampaikan dengan cara humanis menekankan bahwa pelaporan dini menjadi kunci pencegahan, sejalan dengan tujuan patroli preventif. Petugas pun diharapkan tetap hadir dan menjaga suasana tetap aman, tertib, serta kondusif hingga kegiatan berakhir pada dini hari.