Olahraga

Bellingham Cetak Dua Gol, Tiga Singa Unggul 2-1 atas Meksiko di Babak Pertama

×

Bellingham Cetak Dua Gol, Tiga Singa Unggul 2-1 atas Meksiko di Babak Pertama

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hasil HT Meksiko Vs Inggris 1-2, Dobel Bellingham Bawa 3 Singa Unggul

jurnalistik.co.id – Inggris menutup paruh pertama laga 16 besar melawan Meksiko dengan keunggulan 2-1 pada Senin (6/7/2026).

Pertandingan berlangsung di Stadion Azteca, Kota Meksiko, dengan kick-off yang semula dijadwalkan pukul 08.00 WIB harus mundur satu jam. Penundaan itu terjadi karena hujan deras disertai petir di sekitar stadion.

Di bawah cuaca yang memengaruhi tempo permainan, duel memasuki fase yang relatif terbuka sejak awal. Namun, momentum justru lebih sering berpihak kepada Inggris ketika mereka mulai menemukan celah melalui pergerakan cepat dan umpan-umpan yang langsung mengarah ke kotak penalti.

Jalannya Babak Pertama

Sejak menit-menit awal, Inggris tampil dengan agresivitas yang cukup menekan. Declan Rice mendapat kartu kuning dalam dua menit pertama karena ia mengangkat kakinya terlalu tinggi, situasi yang nyaris mengenai kepala Gilberto Mora.

Meski demikian, Meksiko sempat mengancam lebih dulu lewat peluang yang nyaris berujung gol. Raul Jimenez melakukan tandukan setelah menerima umpan silang akurat dari sisi kanan yang dilepaskan Roberto Alvarado. Bola yang mengarah ke sudut gawang Inggris masih bisa digagalkan Jordan Pickford lewat penyelamatan refleks, setelah bola sempat memantul lebih dulu di tanah.

Setelah fase itu, Inggris mencoba mengatur serangan dengan perpindahan bola yang lebih cepat. Salah satu upaya awal datang dari sisi kiri oleh Gordon yang bergerak individual sebelum melepaskan tembakan menggunakan kaki kanan. Kontak Gordon dengan bola tidak maksimal, sehingga peluang tersebut masih bisa diantisipasi penjaga gawang Meksiko.

Gol-gol Inggris akhirnya tercipta pada pertengahan babak pertama. Jude Bellingham membuka keunggulan menjadi 1-0 melalui gol pada menit ke-36, mematahkan rentetan tanpa kebobolan Meksiko. Tidak berselang lama, Bellingham kembali mencatatkan namanya pada menit ke-38, mengubah skor menjadi 2-0 hanya dalam selang waktu sekitar satu menit.

Catatan penting dari dua gol tersebut adalah keduanya menjadi gol pertama yang menembus gawang Meksiko dalam Piala Dunia 2026. Dengan keunggulan 2-0, Inggris tampak semakin percaya diri untuk menekan dan menutup ruang di area tengah.

Namun, keunggulan Inggris tidak bertahan lama sepenuhnya. Pada menit ke-42, Julian Quinones memangkas ketertinggalan menjadi 1-2 untuk Meksiko. Gol tersebut membuat jalannya pertandingan kembali menarik menjelang akhir paruh pertama dan memberi Meksiko bahan untuk mengejar momentum sebelum turun minum.

Saat jeda tiba, Inggris tetap unggul 2-1. Dua gol Bellingham menjadi penentu arah pertandingan pada babak pertama, sementara Quinones memastikan Meksiko tidak pulang dengan defisit yang terlalu lebar. Dengan skor tersebut, babak kedua dipastikan menyajikan tantangan berbeda: Inggris harus menjaga ritme, sedangkan Meksiko membutuhkan konsistensi serangan agar peluang menyamakan kedudukan terbuka lebar.

Setelah penundaan akibat hujan deras dan petir, permainan terlihat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan yang lebih sulit. Transisi serangan menjadi lebih sering terjadi dalam tempo yang cepat, tetapi setiap peluang juga lahir dari akurasi umpan dan keberanian bergerak masuk ke ruang yang sempit.

Kartu kuning Declan Rice pada fase awal memberi sinyal bahwa duel ini tidak sekadar soal tempo, melainkan juga disiplin dalam berebut bola. Inggris tetap menekan, namun pendekatan mereka terlihat lebih terukur, sementara Meksiko mencoba mengalirkan bola melalui sisi kanan hingga peluang tandukan Raul Jimenez tetap memaksa Jordan Pickford bekerja maksimal.

Ketika Bellingham akhirnya mencetak dua gol dalam waktu berdekatan, pola permainan pun ikut berubah. Inggris lebih sering menguasai situasi setelah unggul 2-0, dengan upaya menutup area tengah agar serangan Meksiko tidak berkembang terlalu jauh. Meski begitu, Meksiko masih menemukan momentum sebelum jeda.

Gol Julian Quinones pada menit ke-42 membuat pergerakan di sisa waktu babak pertama kembali lebih hidup. Keunggulan Inggris menjadi lebih rapuh, sehingga menjelang turun minum fokus kedua tim bergeser: Inggris berusaha mempertahankan ritme untuk menjaga keunggulan 2-1, sedangkan Meksiko membutuhkan konsistensi serangan agar peluang menyamakan kedudukan muncul lebih cepat pada babak kedua.