Bisnis & Ekonomi

Grup Djarum Ambil Alih Narasi Besutan Najwa Shihab

×

Grup Djarum Ambil Alih Narasi Besutan Najwa Shihab

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Grup Djarum Ambil Alih Narasi Besutan Najwa Shihab - Market

jurnalistik.co.id – Grup Djarum melakukan pengambilalihan terhadap PT Narasi Citra Sahwahita, perusahaan yang menaungi media digital Narasi.

Transaksi ini disampaikan melalui mekanisme persetujuan perusahaan dan diumumkan kepada publik pada Selasa, 8 September 2026.

Dalam keterangan yang muncul pada pemberitaan tersebut, disebutkan bahwa Grup Djarum menempuh langkah melalui lengan investasinya.

Lengan investasi yang dimaksud adalah PT Global Digital International (GDI).

Persoalan pengambilalihan ini melibatkan persetujuan dari pihak internal perusahaan terkait, yakni para pemegang saham PT Narasi Citra Sahwahita.

Adapun proses persetujuan itu dinyatakan telah diberikan oleh seluruh pemegang saham perseroan.

Pengambilalihan perseroan disebut memperoleh persetujuan penuh dari pemegang saham, sehingga statusnya telah melewati tahap persetujuan internal.

Hal tersebut disampaikan dalam pengumuman yang dikutip dari surat kabar pada tanggal yang sama, yaitu Selasa (8/9/2026).

Dalam pengumuman itu, Direktur PT Narasi Media Sahwahita, Catharina Davy Sopamena, menjadi pihak yang menyampaikan informasi kepada publik.

Penyampaian dilakukan melalui pengumuman resmi yang terbit pada surat kabar.

Lebih lanjut, kalimat pengumuman yang dikutip menyebutkan bahwa pengambilalihan dilakukan oleh PT Global Digital International.

Ruang lingkup persetujuannya juga ditegaskan, karena dinyatakan telah memperoleh persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan.

Cuplikan pernyataan yang dimuat dalam pengumuman tersebut berbunyi: “Pengambilalihan perseroan oleh PT Global Digital International telah memperoleh persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan,”.

Kalimat itu dikutip dari pengumuman pengambilalihan yang terbit pada Selasa (8/9/2026).

Selain persetujuan yang datang dari para pemegang saham, disebutkan pula bahwa perubahan pengendali induk usaha Narasi telah mendapat persetujuan dari otoritas hukum di Indonesia.

Persetujuan yang dimaksud terbit pada 2 September 2026.

Dengan demikian, rangkaian persetujuan yang disebut dalam pemberitaan mencakup dua lapis proses: persetujuan dari pemegang saham dan persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia.

Kedua lapis persetujuan itu menjadi penanda bahwa pengambilalihan tidak berhenti pada tahap kehendak, melainkan sudah melewati tahapan administrasi yang diperlukan.

Pada pemberitaan yang sama, disebut pula konteks perusahaan yang diambil alih, yaitu PT Narasi Citra Sahwahita.

Perusahaan tersebut dikaitkan sebagai entitas yang menaungi media digital bernama Narasi.

Langkah Grup Djarum lewat PT Global Digital International (GDI) kemudian ditempatkan sebagai mekanisme pengambilalihan yang disetujui oleh para pemegang saham perseroan.

Informasi tersebut juga menempatkan peran Direktur PT Narasi Media Sahwahita, Catharina Davy Sopamena, sebagai pihak penyampai pengumuman.

Secara kronologis, informasi persetujuan internal dipublikasikan pada 8 September 2026, sementara persetujuan otoritas hukum disebut sudah lebih dulu diperoleh pada 2 September 2026.

Urutan waktu ini menunjukkan adanya jeda antara persetujuan di level kementerian dan publikasi pengumuman kepada pemegang kepentingan.

Pengumuman pada surat kabar kemudian berfungsi sebagai pemberitahuan kepada publik bahwa persetujuan pemegang saham telah diberikan untuk pengambilalihan oleh PT Global Digital International.

Dengan rincian tersebut, pemberitaan menekankan bahwa keputusan di dalam perseroan telah dinyatakan lengkap melalui persetujuan seluruh pemegang saham.

Dalam kerangka itu, informasi yang disampaikan tidak memuat rincian tambahan selain substansi pengambilalihan dan status persetujuan yang menyertainya.

Yang ditegaskan adalah pihak pengambil alih (PT Global Digital International), objek yang diambil alih (PT Narasi Citra Sahwahita), serta pernyataan persetujuan seluruh pemegang saham.

Untuk saat ini, pemberitaan merangkum bahwa proses persetujuan yang disebut sudah berjalan, baik pada level pemegang saham maupun pada otoritas hukum yang relevan.

Publik kemudian memperoleh konteks tanggal 2 September 2026 untuk persetujuan Menteri Hukum, serta tanggal 8 September 2026 untuk publikasi pengumuman pengambilalihan.