jurnalistik.co.id – SEFAS Group akan menjadi pengambil alih 100% bisnis ritel SPBU Shell di Indonesia setelah perusahaan tersebut menyepakati akuisisi. Kesepakatan ini masih bergantung pada persetujuan regulator serta pemenuhan persyaratan umum lain, dengan target penyelesaian transaksi pada 2026.
Langkah akuisisi ini sekaligus mengubah lanskap kepemilikan pengoperasian SPBU Shell di dalam negeri. Namun, hingga izin regulator keluar dan ketentuan terpenuhi, proses pengambilalihan belum masuk tahap penyelesaian akhir.
Lantas, siapa pemilik SEFAS Group yang berperan dalam pengambilalihan tersebut? Profil resmi perusahaan menyebut dua pendiri yang membangun SEFAS dari awal hingga berkembang ke berbagai wilayah.
Profil pendiri SEFAS Group
SEFAS Group didirikan oleh Herman Soegeng dan Ricky Roesli pada Oktober 1997. Sejak awal, keduanya merintis bisnis melalui PT Sefas Pelindotama yang beroperasi di Kalimantan Timur.
Seiring perkembangan usaha, SEFAS Group memperluas jejaknya ke sejumlah wilayah, mulai dari Kalimantan Selatan, Banten, Jabodetabek, Kalimantan Utara, hingga Jawa Timur. Pertumbuhan tersebut juga tercermin dari skala operasional yang dimiliki perusahaan.
Saat ini, SEFAS Group memiliki lebih dari 20 kantor dan gudang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Perluasan jaringan itu mendukung aktivitas distribusi serta pengembangan lini bisnis di dalam grup.
Dari sisi latar belakang pendidikan, Herman Soegeng memiliki pendidikan Science in Business Administration dari Oklahoma State University, Amerika Serikat, dan menyelesaikan studinya pada 1992. Sementara itu, Ricky Roesli merupakan lulusan California University, Fresno, Amerika Serikat, dan menyelesaikan pendidikannya pada 1993.
Dalam struktur SEFAS Group, Ricky Roesli menjabat sebagai direktur utama. Adapun Herman Soegeng menduduki posisi komisaris sekaligus menjadi salah satu pemilik perusahaan.
Bisnis utama yang membentuk reputasi grup
Berita Terkait
SEFAS Group selama ini dikenal sebagai distributor pelumas Shell di Indonesia. Perusahaan menyebut salah satu entitas di dalam grup, yaitu PT Cahaya Samoedera Bersaudara (Samoedera), yang didirikan pada 2013.
Setelah berjalan, Samoedera berkembang menjadi distributor pelumas Shell Marine. Dari aktivitas ini, Samoedera melayani distribusi ke lebih dari 600 pelabuhan di 40 negara.
Selain bisnis pelumas, SEFAS Group juga mengembangkan usaha di bidang distribusi produk kimia otomotif melalui PT Blue Coolant Indonesia. Grub tersebut turut memiliki bisnis energi hijau melalui PT Energi Hijau Samoedra Bersaudara.
Rangkaian lini usaha itu menggambarkan bahwa SEFAS Group tidak hanya bergerak dalam satu segmen. Pengembangan ke pelumas, produk kimia otomotif, hingga energi hijau menjadi bagian dari ekspansi grup di berbagai sektor.
Rencana akuisisi dan pernyataan Ricky Roesli
Dalam keterangannya, Ricky Roesli menyebut akuisisi bisnis SPBU Shell sebagai langkah lanjutan setelah selama ini beroperasi sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis pada Rabu (19/8/2026).
Ricky mengatakan, “Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” ujar Ricky dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).
Adapun proses pengambilalihan, menurut informasi yang diberitakan, tetap menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan persyaratan umum lain sebelum transaksi dinyatakan selesai. Target penyelesaian transaksi ditetapkan pada tahun 2026.
Dengan demikian, pembaruan kepemilikan SPBU Shell di Indonesia memasuki fase perencanaan yang terikat pada tahapan kepatuhan dan izin yang diperlukan. Selama proses masih berjalan, detail implementasi setelah persetujuan resmi akan menjadi penentu arah pengoperasian di lapangan.
Profil SEFAS Group yang menonjolkan jaringan kantor dan gudang, serta pengalaman panjang sebagai distributor pelumas, menjadi dasar yang menjelaskan mengapa grup tersebut melanjutkan langkah ke sektor ritel energi. Akuisisi 100% bisnis ritel SPBU Shell menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan perusahaan tersebut.









