jurnalistik.co.id – Revival London dari musikal Sunday in the Park with George yang sedianya debut di Barbican pada 2027 akhirnya dibatalkan. Keputusan ini muncul setelah dua nama besar yang semula akan tampil menarik diri dari produksi tersebut.
Perusahaan produksi Empire Street Productions menyatakan bahwa rencana pementasan 2027 di Barbican tidak akan dilanjutkan sesuai jadwal. Mereka menegaskan bahwa hak atas produksi tetap dipegang dengan tujuan menghadirkan pementasan pada tahun 2028.
Dalam keterangannya, perusahaan menyampaikan: “The planned 2027 production of Sunday in the Park with George at the Barbican will no longer proceed as scheduled. “Empire Street Productions will retain the rights with a view to presenting the production in 2028. Further details will be announced in due course.”
Musikal Stephen Sondheim itu awalnya dipersiapkan untuk mempertemukan kembali Ariana Grande dan Jonathan Bailey di panggung. Namun, rencana tersebut tidak terjadi karena keduanya disebut mundur dari proyek.
Grande, yang dikenal luas lewat film dan panggung, sebelumnya mengumumkan penarikan dirinya pada keputusan yang juga terkait dengan jeda dari sorotan publik. Ia menarik diri dari musikal itu sebagai bagian dari langkah untuk beristirahat setelah menyelesaikan Eternal Sunshine Tour.
Menurut keterangan yang pernah disampaikan melalui perwakilannya, keputusan Grande adalah “taking a step back from visibility” setelah tur berakhir. Ia juga dikaitkan dengan alasan bahwa sorotan publik yang muncul dari penampilannya dinilai berujung pada “endless, ongoing public scrutiny”.
Grande kemudian menanggapi kekhawatiran penggemar soal kondisi dirinya, dengan mengatakan kepada fans saat konser di Chicago: “The announcement that was made yesterday was not a reactive or impulsive thing. It is something that I had decided to plan… quietly, a long time ago.” Ia menambahkan, “I heard my fans were worried negativity was ruining things for me but… that could not be more than the opposite.
Ia juga menutup dengan kalimat yang menegaskan pentingnya batas: “Boundaries need to be set, human beings do need a break sometimes.”
Sementara itu, Jonathan Bailey mengungkapkan penarikan dirinya dari Sunday in the Park with George pada awal September. Saat kabar itu diumumkan, ia menyatakan dukungannya kepada sang sutradara, Marianne Elliott, sekaligus menyampaikan harapan pada tim yang akan menangani peran yang ditinggalkannya.
Berita Terkait
Bailey menyebut: “I so look forward to seeing what the team, and the two actors who will now take on these roles, will create with it,” dan menambahkan, “I wish the very best to the entire company. I will be cheering them on as they continue with this production.”
Empire Street Productions sebelumnya sempat memberi sinyal bahwa produksi masih akan berjalan sesuai rencana. Akan tetapi, pada Senin, perusahaan mengumumkan bahwa pementasan yang dimaksud tidak lagi akan berlangsung pada 2027.
Asal-usul musikal dan konteks ceritanya
Sunday in the Park with George adalah karya kolaboratif yang diciptakan oleh komposer US, Sondheim, bersama penulis naskah James Lapine. Produksi ini pertama kali debut di Broadway pada 1984.
Musikal tersebut terinspirasi oleh pelukis Prancis Georges Seurat, khususnya karya A Sunday Afternoon on the Island of La Grande Jatte. Cerita menghadirkan versi fiksi dari seniman itu, yang digambarkan larut dalam pekerjaannya.
Jejak kolaborasi Grande dan Bailey
Grande dan Bailey pernah bekerja bersama lewat film adaptasi Wicked, serta sekuelnya, Wicked: For Good. Di proyek tersebut, Grande berperan sebagai Glinda dan Bailey memerankan Fiyero.
Dalam dunia teater, Bailey juga tercatat pernah bekerja dengan Marianne Elliott. Kolaborasi itu terjadi saat ia terlibat dalam pertunjukan Cock dan musikal Company karya Sondheim di West End.
Dengan pembatalan produksi 2027 di Barbican, publik kini menunggu informasi lanjutan terkait rencana pementasan yang disebut akan diarahkan pada 2028. Seperti yang disampaikan perusahaan, detail lebih lanjut akan diumumkan kemudian.












