jurnalistik.co.id – Gwent Police melaporkan bahwa empat pria telah ditangkap setelah terjadi kerusuhan kekerasan di wilayah selatan Wales. Polisi juga menyatakan dua di antara mereka berada dalam kondisi kritis saat dirawat di rumah sakit.
Penangkapan dilakukan setelah polisi menangani insiden yang melibatkan sekelompok pria di Pontnewydd, dekat Pontypool. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19:15 pada Kamis malam.
Dua dari empat orang yang ditangkap kini berada dalam tahanan polisi. Sementara itu, secara keseluruhan tiga pria dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam penanganan awal di lokasi, polisi melibatkan personel khusus yang memiliki keahlian menangani situasi bersenjata. Gwent Police juga menyebut bahwa National Police Air Service turut hadir bersama paramedis.
Komandan yang menyampaikan pernyataan dalam laporan tersebut adalah Det Ch Supt Anne-Marie Salwey. Ia menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima.
Dalam kutipannya, Det Ch Supt Anne-Marie Salwey menyatakan: “Violence in any form is completely unacceptable and anyone who is found to be involved in this disorder will be dealt as we will not accept this behaviour in our communities.”
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya memahami laporan seperti ini akan menimbulkan kekhawatiran warga. Menurutnya, kemungkinan besar warga akan melihat petugas berada di sekitar area tersebut untuk melakukan penyelidikan terkait insiden ini.
Polisi meminta bantuan masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian. Pihak kepolisian khususnya mengundang siapapun yang memiliki rekaman CCTV atau dashcam dari area sekitar Hospital Road dan Mill Road.
Berita Terkait
Gwent Police menetapkan rentang waktu pencarian informasi antara pukul 19:00 hingga 19:30 pada Kamis. Permintaan ini diarahkan untuk membantu proses penyelidikan dan memetakan kronologi di sekitar titik kejadian.
Selain upaya investigasi, polisi juga mengatur kondisi lalu lintas di sekitar lokasi. Jalan yang menghubungkan Mill Road dan Hospital Road dilaporkan ditutup untuk kedua arah.
Pihak kepolisian juga mengimbau pengendara untuk mencari rute alternatif selama penutupan jalan berlangsung. Dengan adanya penanganan dan pengumpulan informasi tersebut, penyelidikan diharapkan dapat berjalan untuk memahami penyebab serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
Gwent Police pada akhirnya menegaskan komitmen untuk menangani kasus ini secara serius. Polisi akan terus melakukan langkah-langkah penegakan hukum dan penyelidikan sesuai keterangan yang telah disampaikan kepada publik.
Dalam laporan resminya, Gwent Police menempatkan insiden ini sebagai kerusuhan kekerasan yang memerlukan respons cepat dari aparat. Penanganan awal di area Pontnewydd dilakukan dengan dukungan personel yang disiapkan untuk situasi bersenjata, sekaligus melibatkan paramedis. National Police Air Service disebut turut hadir untuk mendukung proses di lapangan.
Det Ch Supt Anne-Marie Salwey menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi bentuk kekerasan apa pun, dan akan menindak pihak yang terbukti terlibat dalam gangguan tersebut. Ia juga menekankan bahwa pemberitahuan seperti ini dibuat agar warga memahami langkah penanganan yang dilakukan. Menurutnya, kehadiran petugas di sekitar lokasi pada periode penyelidikan merupakan bagian dari upaya memastikan keamanan dan mengumpulkan informasi yang relevan.
Polisi membuka akses bagi masyarakat untuk membantu penyelidikan dengan memberikan keterangan yang dimiliki. Gwent Police secara khusus mengundang warga yang memiliki rekaman CCTV atau dashcam di sekitar Hospital Road dan Mill Road. Permintaan informasi juga disusun pada rentang waktu Kamis sekitar pukul 19:00 sampai 19:30, dengan tujuan membantu penyusunan kronologi di titik kejadian.
Selain investigasi, pihak kepolisian juga mengambil langkah pengaturan lalu lintas agar proses penyelidikan berjalan tertib. Jalan yang menghubungkan Mill Road dan Hospital Road dilaporkan ditutup untuk kedua arah. Pengendara diminta mencari jalur alternatif selama penutupan berlangsung, sehingga area dapat tetap terpantau dan akses petugas lebih terkoordinasi.












