jurnalistik.co.id – Jonathan mengaku kecewa dengan penanganan keluhan terkait layanan Indosat Hifi yang ia gunakan. Ia menilai tindak lanjut dari pihak Indosat Hifi tidak berjalan serius, meski gangguan telah ia laporkan sejak hampir dua minggu terakhir.
Dalam pengaduannya, Jonathan menyertakan identitas pelanggan ID Pelanggan 11906214. Ia juga mencatat bahwa koneksi internet sering mengalami masalah, termasuk putus-nyambung, sehingga aktivitasnya terganggu.
Jonathan menyebutkan pengaduan awalnya dilakukan dengan beberapa nomor laporan, yakni DIG0033550125 dan DIG0033430675. Menurutnya, selama periode tersebut koneksi tidak stabil dan permasalahan berulang, sementara respons yang ia harapkan tak kunjung terasa.
Ia kemudian memaparkan bahwa selama proses penanganan, terdapat sejumlah tindakan teknisi Indosat Hifi yang membuatnya kecewa. Salah satu yang menjadi sorotan adalah klaim teknisi yang mengatasnamakan Indosat saat meminta pembayaran biaya penggantian jack kabel fiber optik.
Jonathan menambahkan bahwa permintaan biaya penggantian tersebut tidak disertai kwitansi. Ia menyampaikan dugaan adanya pungutan liar oleh teknisi, sekaligus keberatan karena proses penagihan dinilai tidak transparan.
Selain persoalan biaya, Jonathan juga menyebut adanya dugaan manipulasi terkait konfirmasi kunjungan teknisi. Ia merasa tahapan penjadwalan dan konfirmasi tidak sesuai dengan penjelasan yang semestinya diterima oleh pelanggan.
Penggantian router pada 31 Agustus 2026 tidak menghentikan gangguan
Jonathan menyatakan bahwa pada tanggal 31 Agustus 2026, tim Indosat Hifi melakukan penggantian router. Harapannya, pergantian perangkat tersebut dapat memperbaiki jaringan yang sebelumnya tidak stabil.
Berita Terkait
Namun, menurut Jonathan, pada hari yang ia tuliskan dalam keluhan ini, koneksi internet kembali bermasalah. Ia menegaskan bahwa gangguan tetap muncul meski router sudah diganti, dan ia juga menyebutkan tidak ada kondisi yang semestinya menunjukkan masalah pada indikator router Indosat Hifi.
Karena gangguan masih berlanjut, Jonathan kembali menyampaikan keluhan menggunakan nomor laporan DIG0033889646. Ia menyebut bahwa keluhan tersebut belum juga mendapat tanggapan dari pihak terkait.
Dalam keluhannya, Jonathan menilai penanganan yang berlangsung belum memenuhi ekspektasi pelanggan. Ia berharap ada evaluasi terhadap proses layanan, termasuk cara teknisi melakukan penanganan, komunikasi konfirmasi kunjungan, serta mekanisme pembiayaan bila terdapat komponen yang perlu diganti.
Jonathan juga berharap permasalahan koneksi yang berulang dapat ditangani hingga tuntas. Ia meminta tindak lanjut yang lebih serius agar tidak ada lagi gangguan internet yang terus terjadi serta agar hak pelanggan dalam proses layanan dapat dipenuhi dengan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Keluhan ini ia tulis dengan tujuan agar pihak terkait dapat meninjau kembali rangkaian penanganan yang sudah dilakukan. Jonathan menegaskan bahwa masalah belum selesai, sehingga ia berharap solusi yang benar-benar berdampak dapat segera diberikan.
Jonathan menilai rangkaian penanganan yang ia tempuh selama ini tidak sejalan dengan kebutuhan pelanggan yang sedang mengalami gangguan. Ia menekankan bahwa sejak keluhan awal muncul, ia terus berupaya agar proses berjalan jelas dan ada tindak lanjut nyata, termasuk ketika ia sudah menyampaikan laporan melalui beberapa nomor yang berbeda, namun respon yang ia harapkan tidak terlihat konsisten.
Dalam kelanjutan proses layanan, Jonathan merasa ada bagian yang membuatnya makin ragu terhadap mekanisme yang diterapkan. Ia menyebut teknisi yang mengatasnamakan Indosat meminta pembayaran untuk penggantian komponen jack kabel fiber optik, tetapi tidak disertai bukti seperti kwitansi. Karena itu, Jonathan menyatakan keberatan atas cara penagihan yang dinilai tidak terbuka, sekaligus menyoroti tahap konfirmasi kunjungan yang menurutnya tidak sesuai penjelasan awal.
Jonathan juga menegaskan bahwa pergantian perangkat dilakukan pada 31 Agustus 2026, namun gangguan tetap berulang. Ia menganggap harapannya untuk pemulihan koneksi tidak terwujud, sehingga ia kembali menyampaikan keluhan menggunakan nomor laporan DIG0033889646. Hingga keluhan tersebut dia tulis, ia belum menerima tanggapan yang memadai, dan ia berharap ada evaluasi menyeluruh agar proses perbaikan, komunikasi konfirmasi, serta mekanisme pembiayaan bila ada komponen pengganti dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar menyelesaikan masalah.












