Hukum & Kriminal

Pemerintah Inggris Larang Sementara Penjualan BBQ Sekali Pakai karena Risiko Kebakaran Hutan

×

Pemerintah Inggris Larang Sementara Penjualan BBQ Sekali Pakai karena Risiko Kebakaran Hutan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Temporary disposable barbecue ban over wildfire risk

jurnalistik.co.id – Penjualan BBQ sekali pakai dihentikan untuk sementara di Inggris karena kekhawatiran meningkatnya risiko kebakaran hutan. Pemerintah memperingatkan produk tersebut menimbulkan “significant risk to the public” saat kondisi kekeringan dan gelombang panas masih berlangsung.

Langkah ini juga didorong oleh laporan bahwa BBQ sekali pakai telah menjadi penyebab “a number of serious wildfires across the country over the summer months” selama beberapa bulan terakhir. Otoritas menilai situasi saat ini tidak lagi memungkinkan produk itu dianggap aman.

Wacana pelarangan sementara mulanya dibahas dalam pertemuan darurat COBRA yang digelar menyusul suhu ekstrem yang tercatat pekan ini. Dalam imbauan terkait, masyarakat diminta tidak menyalakan api terbuka dan membuang puntung rokok dengan hati-hati.

Perdana Menteri Andy Burnham menggambarkan kondisi Inggris seperti “a tinderbox”. Ia menyebut petugas pemadam di Inggris dan Wales menangani beberapa kebakaran, sementara peringatan darurat dikirim ke jutaan ponsel.

“We’ve got 37 fires across England and Wales right now, four of them are major incidents.” Burnham juga menuturkan, “We’re going into a difficult weekend, please just think about the situation that we’re in.” Ia menambahkan, “Britain is a tinderbox right now. Setting a fire in any outdoor setting of any kind is a risk to other people’s homes, it’s a risk to other people’s lives, don’t do it, please don’t do it.”

Dalam peringatan yang disebarkan melalui sistem darurat, pemerintah menyatakan risikonya “very high risk of wildfires nationally” di seluruh Inggris dan Wales. Pesan tersebut meminta warga, pemilik lahan, dan pengunjung untuk tidak melakukan aktivitas apa pun yang dapat memicu kebakaran, termasuk “including disposable barbecues, firepits, garden incinerators of fireworks”. Pemerintah menyebut ini sebagai penggunaan sistem tersebut yang paling luas sejauh ini.

Pelarangan mencakup Inggris, Skotlandia, dan Wales, namun tidak berlaku untuk Irlandia Utara. Menteri Bisnis Jonathan Reynolds mengatakan langkah-langkah tersebut merupakan “common-sense steps to protect lives and the environment.” Ia juga menyatakan panduan kepada peritel akan diberikan dan kebijakan akan terus ditinjau.

Dari sisi ritel, saran yang dipublikasikan oleh Department for Business, Innovation, Science and Trade (DBIST) menegaskan BBQ sekali pakai “cannot be considered a safe product” pada kondisi saat ini. Produk itu “must not be made available for sale either in store or online at the current time” untuk wilayah Great Britain.

Burnham juga menyebut beberapa kebakaran hutan yang masih berlangsung kemungkinan bermula dari BBQ sekali pakai. Ia mengatakan sejumlah peritel besar dan supermarket telah lebih dulu menghentikan penjualan perangkat tersebut secara sukarela berdasarkan kerangka kerja yang disepakati pada 2023 antara para pemimpin pemadam kebakaran dan British Retail Consortium.

Kerangka itu menyebut penjualan seharusnya dihentikan ketika peristiwa panas ekstrem dinyatakan segera terjadi, atau sebagai respons terhadap permintaan dari dewan lokal yang “reasonable, evidence based”.

Di tengah upaya penanganan kebakaran, David Skaith—wali kota terpilih Labour untuk York dan North Yorkshire—mendesak agar pelarangan dibuat permanen. Ia menyatakan, “We know the risks that disposable barbecues have been causing and to have a ban on them is much-needed, much-called-for and I hope it becomes long-term.”

Burnham juga menyampaikan rencananya memesan pesawat pemadam kebakaran seperti yang digunakan di Eropa dan Amerika Serikat untuk membatasi penyebaran kebakaran hutan. Ia menambahkan 100 personel militer telah dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran di South Wales, sebagai dukungan yang “critically needed”. Pemerintah juga menyiapkan rencana bantuan keuangan darurat bagi layanan pemadam kebakaran yang berhadapan dengan perluasan api.

Dalam penjelasannya, Burnham menilai layanan pemadam kebakaran di seluruh negeri tidak sepenuhnya siap menghadapi kejadian seperti ini. “We have a fire and rescue service across the country that isn’t properly set up to deal with these incidents,” katanya. Ia menambahkan, “We don’t have the capability in the way that we should have to fight these fires.” Burnham juga menekankan kerja para petugas: “There’s thousands of firefighters out there today doing back-breaking work, in full kit, in the most difficult conditions”.

Ia mengaitkan persoalan ini dengan kebutuhan menghadapi “changing climate” dan beralih ke “more clean energy”. Pernyataan itu disampaikan menjelang pengangkatan Baroness Blake of Leeds sebagai menteri kebakaran.

Organisasi Friends of the Earth mendorong pemerintah menargetkan “root cause” dari “climate emergency” yang menurut mereka memperparah gelombang cuaca ekstrem musim ini. Kelompok tersebut memperingatkan, “Without urgent action to curb the carbon emissions driving this crisis, future heatwaves, droughts and wildfires will only get worse and the ability for future generations to adapt will disappear”.

Burnham berbicara saat berkunjung ke Stourbridge untuk melihat dampak kebakaran yang merusak. Ketika Inggris mengalami hari terpanas tahun ini pada Kamis, warga meninggalkan rumah saat api menyebar melalui rumput kering dan merembet ke bangunan.

West Midlands Ambulance Service menyatakan mereka menangani 54 korban di delapan lokasi kebakaran di wilayah tersebut, dengan 19 orang dirawat di rumah sakit. Pada musim panas ini, data juga menunjukkan tingginya kejadian: total 1.017 kebakaran hutan tercatat di Inggris dan Wales tahun ini menurut data yang dibagikan National Fire Chiefs Council (NFCC), setara dengan rekor tahun lalu.

Beberapa kejadian besar terjadi di berbagai wilayah. Di West Midlands, puluhan rumah dilaporkan hancur, dan kebakaran di kawasan itu memicu ribuan panggilan 999 serta menimbulkan kerusakan “extensive”. Di Wales, insiden besar diumumkan dekat Llandovery, Carmarthenshire, setelah puluhan rumah dievakuasi dan sejumlah jalan ditutup.

Di Hampshire, petugas menghadapi kebakaran hutan di New Forest yang pecah pada Minggu lalu dan memasuki hari keenam penanganan. Di Norfolk, Norfolk Fire and Rescue Service menangani 16 keadaan darurat pada Kamis sore, termasuk kebakaran di Mousehold Heath di wilayah kota tersebut.

NFCC juga sebelumnya mengingatkan bahwa dalam 2025 layanan pemadam kebakaran di Inggris dan Wales merespons hampir 1.000 kejadian kebakaran hutan, sambil menekankan bahwa perubahan iklim meningkatkan risiko sekaligus tingkat keparahan. Kondisi musim panas kali ini sejalan dengan peringatan para ilmuwan iklim bahwa pemanasan yang dipengaruhi manusia akan membuat gelombang panas makin sering dan intens, sekaligus membuka kemungkinan kekeringan musim panas.

Di Inggris, Rugby Football Union menunda dimulainya musim rugby komunitas karena kekhawatiran terhadap kesejahteraan pemain dan kondisi lapangan akibat kekeringan.