jurnalistik.co.id – Kepolisian memberi tambahan waktu untuk pemeriksaan dua pria yang ditangkap terkait dugaan rencana menyerang komunitas Yahudi di Manchester. Langkah itu membuat proses penyoalan dan pemeriksaan bisa berlanjut hingga 4 Oktober.
Dua tersangka berusia 30-an itu ditahan menyusul penangkapan pada 20 September di kawasan Northern Quarter, Manchester. Penangkapan tersebut terjadi pada malam menjelang Yom Kippur, saat ribuan warga Yahudi berada di sinagoga.
Seorang juru bicara Metropolitan Police yang menangani penyelidikan menyatakan bahwa pekerjaan penyidikan masih berjalan. Ia juga mengatakan petugas “ongoing and officers continue to pursue a number of lines of enquiry”.
Kedua pria itu ditahan dengan dugaan pelanggaran berdasarkan Section 41 dari Terrorism Act 2000. Dengan penetapan itu, otoritas punya dasar hukum untuk melanjutkan upaya pemeriksaan dalam periode yang telah diperpanjang.
Sumber yang berbicara kepada BBC menyebut dugaan rencana tersebut “fairly imminent” dan berada pada tahap perencanaan yang lebih lanjut. Pernyataan ini menempatkan penyelidikan pada situasi yang dinilai sudah mendekati pelaksanaan.
Di sisi lain, kepolisian juga melaporkan adanya penggeledahan di sejumlah lokasi lain. Penggeledahan dilakukan di Epworth Street, Liverpool, dan di Lancaster Road, Salford.
Dalam konteks waktu kejadian, Yom Kippur dikenal sebagai hari paling suci dalam kalender keagamaan Yahudi. Karena itu, kedekatan penangkapan dan rencana yang diduga sedang disiapkan dengan momen tersebut menjadi bagian dari perhatian publik.
Berita Terkait
Community Security Trust, yang berperan mengoordinasikan keamanan untuk komunitas Yahudi di Inggris, menyampaikan respons yang keras. Pada hari Selasa, mereka menyebut dugaan rencana itu “utterly chilling coming so close to the anniversary of the terrorist attack at Heaton Park Synagogue last year”.
Mereka menambahkan, “[This] is another reminder of the serious terrorist threat facing Jewish communities in this current time.” Pernyataan tersebut menegaskan adanya kekhawatiran bahwa ancaman terorisme terhadap komunitas Yahudi tetap menjadi isu serius pada periode sekarang.
Perpanjangan waktu penahanan memberi ruang bagi penyidik untuk melengkapi langkah investigasi dan menilai sejumlah jalur penyelidikan yang sedang dikejar. Dengan target pemeriksaan sampai 4 Oktober, proses hukum dan pengumpulan informasi diharapkan terus bergerak seiring perkembangan penyelidikan.
Sampai saat ini, Metropolitan Police belum merinci rincian lebih lanjut mengenai bentuk rencana yang diduga, namun pihaknya menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Detail lanjutan diperkirakan akan muncul seiring pemeriksaan dua tersangka yang kini dijadwalkan berakhir pada 4 Oktober.
Perpanjangan jadwal pemeriksaan itu sekaligus menunjukkan bahwa penyelidikan tidak berhenti pada penangkapan awal. Dengan waktu yang lebih panjang, penyidik dapat menyesuaikan ritme kerja pemeriksaan—mulai dari penilaian awal terhadap keterangan para tersangka sampai verifikasi informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Otoritas juga dapat terus menyelaraskan langkah investigasi dengan pembacaan situasi yang berkembang dari waktu ke waktu.
Status penahanan berdasarkan Section 41 dari Terrorism Act 2000 memberi dasar hukum agar proses penyoalan dan pengumpulan keterangan dapat berlangsung selama periode yang sudah ditetapkan. Dalam kerangka ini, pihak berwenang diposisikan memiliki ruang prosedural untuk melanjutkan pemeriksaan secara berurutan, termasuk menindaklanjuti berbagai kemungkinan jalur penyelidikan yang masih dibahas di tahap berjalan.
Selain fokus pada dua tersangka, kepolisian juga menjalankan langkah penegakan hukum di tempat lain. Disebutkan adanya penggeledahan di Epworth Street, Liverpool, serta di Lancaster Road, Salford. Langkah-langkah tersebut menggarisbawahi bahwa penyelidikan menuntut cakupan yang lebih luas, bukan semata-mata pemeriksaan terhadap individu yang ditahan.
Dari sisi respons publik, kekhawatiran juga menguat karena dugaan rencana tersebut dinilai sudah berada pada fase yang makin mendekati pelaksanaan. Community Security Trust menilai kedekatan waktu itu sangat mengganggu, terutama karena bersamaan dengan suasana yang terhubung dengan peringatan serangan teroris di Heaton Park Synagogue tahun lalu. Ucapan mereka menegaskan bahwa ancaman serius terhadap komunitas Yahudi tetap menjadi perhatian di periode saat ini, seiring pihak kepolisian terus melanjutkan proses penyelidikan hingga 4 Oktober.












