Internasional

Pemilih Clacton menyalurkan suara pada pemilu sela Westminster

×

Pemilih Clacton menyalurkan suara pada pemilu sela Westminster

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Clacton voters go to the polls in Westminster by-election

jurnalistik.co.id – Pemungutan suara di pemilihan sela (by-election) Westminster untuk kawasan Clacton sedang berjalan. Pemilih di Essex itu memilih langsung siapa yang akan menjadi anggota parlemen berikutnya di tengah kontestasi dengan jumlah kandidat yang mencapai rekor.

Sebanyak 51 tempat pemungutan suara dibuka pada pukul 07:00 BST dan akan ditutup pada pukul 22:00 BST. Daerah pemilihannya mencakup Jaywick, Frinton, dan Walton-on-the-Naze, dengan tambahan desa-desa seperti St Osyth, Weeley, serta Great Bentley.

Secara administratif, sebanyak 79.785 pemilih terdaftar memperoleh kesempatan untuk menentukan pilihannya di antara 34 kandidat. Ini merupakan jumlah calon terbanyak yang pernah ikut dalam sebuah pemilihan parlemen di Inggris. Proses pemungutan dilakukan pada malam hari, sementara penghitungan suara dijadwalkan berlangsung setelah tempat pemungutan ditutup.

Untuk dapat memberikan suara, pemilih perlu menunjukkan dokumen identitas yang dapat diterima. Contoh yang disebut dalam informasi pemilu adalah SIM atau paspor. Panitia juga menyiapkan kertas suara yang panjangnya 90 cm atau sekitar 3 kaki, yang disebut sebagai kertas suara terpanjang dalam sejarah pemilihan parlemen Inggris.

Pemilu sela kali ini diikuti oleh 12 partai politik dan 20 kandidat independen. Kandidat yang berlaga meliputi Joseph 77 (Independent), Adham Alkhatip (The Forward Party), Count Binface (Count Binface Party), Nick The Incredible Flying Brick (The Official Monster Raving Loony Party), Tony Cane (Independent), Woke Trump Carrzee (Independent), William Stuart James Clouston (Social Democratic Party), Rees Cowne (Independent), Glenn Charles Cummings (Independent), Martin Davies (Freedom Alliance – Real People, Real Alternative!), Andy Erlam (Independent), Nigel Farage (Reform UK), Attieh Fard (Independent), serta Laurence Fox (The Reclaim Party).

Nama lain yang turut bersaing adalah Tony Francis (Independent), Robin Green (Independent), Abi Hookway (Independent), Howling Laud Hope (The Official Monster Raving Loony Party), Stephen Richard Ingram (Independent), Amy Morris (Independent), Derrick Norbert Morris (Independent), Michael Noel O’Keeffe (Independent), Martyn O’Brien (Independent), Nick Pelas (Independent), Ketankumar Pipaliya (UK VOICE safer and stronger UK), Daniel Pocock (Independent), James Ransley (Consensus Party Candidate), Gerry Smith (Independent), Kai Stephens (British Democrats), John Stevens (Rejoin EU), Baron Von Thunderclap (The Official Monster Raving Loony Party), Pamela Walford (Independent), Marcus White (Everyone is God Party), serta Marc Wilkinson (Independent).

Dengan tempat pemungutan suara yang dibuka sejak pagi dan berlangsung hingga malam, pemilih yang terdaftar dapat tetap memberikan suara sampai pukul 22:00 BST. Penghitungan akan dilakukan pada malam hari sesuai jadwal, sementara hasilnya akan menyusul setelah proses penghitungan selesai.

Wilayah pemilihan itu mencakup Jaywick, Frinton, dan Walton-on-the-Naze, sekaligus memuat sejumlah desa di sekitarnya seperti St Osyth, Weeley, dan Great Bentley. Dengan pembukaan banyak lokasi pemungutan sejak pagi, pemilih dapat menyesuaikan waktu kedatangan selama masa layanan surat suara berlangsung, sebelum semua tempat pemungutan ditutup pada pukul 22:00 BST.

Komposisi peserta pemilu juga menunjukkan besarnya persaingan di Clacton. Pelaksanaan by-election ini menghadirkan 12 partai politik serta 20 kandidat independen, sehingga jumlah total calon yang bertarung mencapai 34 orang dan menjadi catatan tertinggi dalam pemilihan parlemen Inggris dalam kategori yang sama. Panitia menyiapkan proses pemungutan yang menekankan identifikasi pemilih, misalnya melalui SIM atau paspor, agar suara dapat diberikan sesuai ketentuan. Selain itu, lembaran suara disebut memiliki panjang mencapai sekitar 90 cm (tiga kaki), menempatkannya sebagai lembaran suara terpanjang dalam sejarah pemilihan parlemen Inggris.

Setelah pemungutan berakhir di malam hari, penghitungan suara dijadwalkan dilakukan pada waktu yang sama sesuai rancangan acara. Artinya, proses penuntasan dari tempat pemungutan hingga rekap hasil dilakukan terstruktur setelah jadwal layanan suara berakhir, sebelum informasi resmi kemudian diumumkan kepada publik.