Peristiwa

Jasad Bayi Ditemukan di Selokan Desa Trisono Ponorogo, Polisi Lakukan Penyelidikan

5
×

Jasad Bayi Ditemukan di Selokan Desa Trisono Ponorogo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Jasad Bayi Ditemukan di Selokan Desa Trisono Ponorogo, Polisi Lakukan Penyelidikan
Ilustrasi: Jasad Bayi Ditemukan di Selokan Desa Trisono Ponorogo, Polisi Lakukan Penyelidikan

jurnalistik.co.id – Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan oleh penemuan jasad bayi di sebuah selokan. Kejadian itu bermula ketika warga mencium bau menyengat dari arah selokan.

Pihak perangkat desa, Prayitno, mengatakan jasad bayi pertama kali diketahui pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Warga kemudian melakukan pengecekan hingga akhirnya memastikan bahwa yang ditemukan adalah jasad bayi.

Prayitno menyampaikan bahwa ia mengetahui kondisi tersebut setelah warga memeriksa lebih lanjut. Ia juga menyebut langkah konfirmasi yang dilakukan untuk memastikan temuan itu benar-benar bayi.

“Setelah dicek ternyata seperti bayi. Saya kemudian memanggil istri saya untuk memastikan, ternyata benar jasad bayi,” kata Prayitno melalui pesan singkat Minggu (17/5/2026).

Setelah memastikan, Prayitno menyebut ia langsung menghubungi pihak kepolisian dan bidan desa. Menurutnya, penemuan terjadi di lokasi selokan di lingkungan Desa Trisono.

Prayitno menjelaskan bahwa saat ditemukan, jasad bayi masih terbungkus plastik kresek. Ia juga memerinci posisi jasad yang terlihat pada saat pertama kali ditemukan.

“Masih dibungkus kresek . Posisi tengkurap dan kalau dilihat dari belakang masih utuh,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa secara fisik, bagian tubuh seperti tangan dan kepala masih tampak utuh. Rincian kondisi itu disampaikan untuk menggambarkan gambaran awal temuan sebelum pemeriksaan medis dilakukan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, menyatakan pihaknya menerima laporan masyarakat melalui layanan 110 sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah laporan diterima, kepolisian langsung melakukan langkah-langkah penanganan kasus.

Imam Mujali mengatakan pihaknya masih menjalankan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan mendalam. Proses itu dilakukan untuk mengungkap asal-usul maupun penyebab kematian bayi tersebut.

“Kami belum berani menyimpulkan apakah bayi dibuang atau bagaimana. Saat ini masih dalam penyelidikan,” katanya.

Menurut Imam Mujali, penyelidikan belum bisa sampai pada kesimpulan tentang bagaimana bayi tersebut berada di lokasi. Ia menegaskan bahwa penentuan dugaan perlu didukung hasil pemeriksaan.

Imam Mujali juga menyampaikan bahwa jenis kelamin dan penyebab kematian bayi belum dapat dipastikan. Hal itu, katanya, menunggu pemeriksaan medis dan visum dokter.

“Sekilas kondisi jasad masih utuh. Namun untuk memastikan penyebab kematian dan identitas bayi, nanti dokter yang akan menyimpulkan,” katanya.

Dengan demikian, hingga saat pernyataan disampaikan, kepolisian belum menarik kesimpulan final. Penanganan masih berfokus pada pemeriksaan lanjutan dan rangkaian penyelidikan untuk menemukan fakta yang dapat menjawab pertanyaan terkait asal-usul maupun penyebab kematian.

Proses yang berjalan saat ini juga tidak hanya menitikberatkan pada kondisi temuan awal, tetapi pada tahapan pemeriksaan yang melibatkan dokter. Kepastian yang ditunggu mencakup penyebab kematian serta identitas bayi yang ditemukan di selokan tersebut.

Berbagai informasi yang sebelumnya disampaikan, termasuk pengungkapan bahwa jasad bayi ditemukan terbungkus plastik kresek dengan posisi tengkurap, menjadi bagian dari gambaran awal di lokasi kejadian. Namun, kepolisian menegaskan bahwa kesimpulan terkait dugaan maupun penyebab masih akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan medis dan visum keluar.

Sejumlah langkah penanganan pun telah dilakukan sejak laporan diterima melalui layanan 110 pada sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah itu, polisi melanjutkan olah TKP dan penyelidikan mendalam sesuai dengan kebutuhan pengungkapan kasus.

Warga Desa Trisono hingga kini menunggu perkembangan penyelidikan, sementara pihak berwenang terus bekerja untuk mengungkap rangkaian kejadian secara lebih jelas. Hingga pemeriksaan medis dan visum selesai, kesimpulan terkait apakah bayi dibuang atau bagaimana peristiwa terjadi masih belum dapat dipastikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *