Peristiwa

Tukang Rujak di Jakbar Diduga Cabuli Siswi SD, Rumahnya Digeruduk Warga

5
×

Tukang Rujak di Jakbar Diduga Cabuli Siswi SD, Rumahnya Digeruduk Warga

Sebarkan artikel ini
Tukang Rujak di Jakbar Diduga Cabuli Siswi SD, Rumahnya Digeruduk Warga
Ilustrasi: Tukang Rujak di Jakbar Diduga Cabuli Siswi SD, Rumahnya Digeruduk Warga

Tukang rujak berinisial ZS (50) di Jalan Guji Baru, Kebon Jeruk, Jakbar diduga mencabuli siswi SD; rumahnya digeruduk warga.

Pantauan Kompas.com di lokasi menunjukkan gerobak rujak yang biasa digunakan ZS untuk berjualan masih tampak berada di depan rumahnya. Namun, rumah yang terletak di sebuah permukiman di dalam gang itu terlihat tidak ada aktivitas.

Soleh (48), salah satu saksi di lokasi, mengatakan rumah ZS sempat digeruduk massa pada Rabu (13/5/2026) malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Ia menyebut kabar yang beredar terkait dugaan pencabulan anak SD dan korban merupakan tetangga pelaku.

“Jadi tengah malam itu tiba-tiba ramai banget di jalanan pada keluar, ternyata katanya itu tukang rujak di depan ditangkap, katanya pencabulan anak SD, tetangga sini juga korbannya,” kata Soleh saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (17/5/2026).

Soleh menuturkan warga mendengar korban sempat bercerita kepada guru dan orangtuanya terkait pelecehan seksual tersebut. Menurutnya, dari kabar yang sampai ke lingkungan, korban kemudian melaporkan peristiwa itu kepada keluarga.

“Katanya sih korbannya ini ditanyai, terus akhirnya ngomong ke keluarganya. Dari situ baru tuh didatangi, katanya sudah lama (kejadiannya),” ucap Soleh.

Dalam penggerebekan tersebut, warga sempat meneriaki pelaku karena emosi terhadap tindakan yang dilakukan. Soleh menyampaikan suasana massa saat itu ramai, namun ia juga menyebut tidak terjadi pemukulan.

“Wah ramai banget itu pada emosi. Cuma enggak sih kalau sampai memukul, pada aman,” kata dia.

Soleh juga mengungkapkan bahwa pelaku dikenal sebagai pribadi yang alim, serta pernah menjadi guru mengaji bagi anak-anak di kampung tersebut. Ia menuturkan, meski kini pelaku lebih dikenal berdagang rujak, kegiatan di masjid masih kadang diikuti.

“Iya memang guru ngaji dia, tapi dulu sih. Kayaknya sekarang masih tapi sedikit doang (muridnya), lebih banyak orang tahunya dagang rujak, tapi masih sering kadang ikut kegiatan di masjid gitu,” kata Soleh.

Selain itu, Soleh menyebut informasi di lingkungan tidak hanya mengarah pada satu korban. Ia mengatakan pihaknya hanya mengetahui satu kasus yang dimaksud, sementara ada keterangan bahwa kemungkinan korban lain juga ada tetapi identitasnya belum diketahui warga.

“Kalau yang saya tahu cuma satu ini, tapi katanya ada yang lain lagi, cuma warga sini belum pada tahu siapa-siapanya, yang penting sudah dibawa ke polisi,” ucapnya.

Setelah penggerebekan oleh warga, pelaku kemudian diamankan oleh pengurus RT setempat. Selanjutnya, pelaku dijemput petugas polisi dan dibawa ke Mapolsek Kebon Jeruk untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nurul Aqsha, membenarkan rumah terduga pelaku digeruduk warga. Ia juga menyampaikan bahwa keluarga korban sudah membuat laporan polisi (LP) di Polres Metro Jakarta Barat pada Rabu sore.

“Jadi itu sebelum kejadian malam hari (penggerebekan), sore hari nya korban dan orang tuanya sudah membuat LP (laporan polisi) di Polres. Kami hanya mengamankan (saat kejadian),” kata Aqsha kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Minggu.

Aqsha menuturkan penyelidikan dan pendalaman kasus ini telah diserahkan kepada Satres PPA-PPO Polres Metro Jakarta Barat. Dengan demikian, rangkaian proses hukum berikutnya akan dilakukan oleh satuan yang menangani perkara tersebut.

Sementara itu, Soleh kembali menjelaskan bahwa keramaian di tengah malam terjadi setelah warga mengetahui dugaan pencabulan anak SD yang disebut terkait pelaku. Ia mengaitkan kabar tersebut dengan cerita korban yang dinilai sudah berlangsung sejak waktu lama.

“Katanya sih korbannya ini ditanyai, terus akhirnya ngomong ke keluarganya. Dari situ baru tuh didatangi, katanya sudah lama (kejadiannya),” ucap Soleh. “Jadi tengah malam itu tiba-tiba ramai banget di jalanan pada keluar, ternyata katanya itu tukang rujak di depan ditangkap, katanya pencabulan anak SD, tetangga sini juga korbannya,” kata Soleh saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (17/5/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *