Olahraga

Nagelsmann Mundur, Jerman Butuh Penyegaran Setelah Tersingkir Piala Dunia 2026

×

Nagelsmann Mundur, Jerman Butuh Penyegaran Setelah Tersingkir Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Sedih Gagal Piala Dunia 2026, Kata Nagelsmann Jerman Perlu Penyegaran

jurnalistik.co.id – Julian Nagelsmann akhirnya mundur dari posisinya sebagai pelatih Timnas Jerman setelah tim tersingkir dari babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini datang menyusul kekalahan Jerman dari Paraguay pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 sebelum ditentukan lewat adu penalti dengan skor 3-4.

Dengan tersingkirnya Jerman, perhatian kini beralih pada penjelasan Nagelsmann dan langkah yang diambil Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) setelah hasil tersebut. Nagelsmann menerima keputusan itu sebagai bagian dari respons menyeluruh terhadap performa tim di turnamen.

Pertandingan yang menjadi pemicu adalah duel Jerman vs Paraguay yang berlangsung pada Selasa (30/6/2026) di Stadion Boston, Foxborough, Massachussets. Setelah skor sama kuat di waktu normal, Jerman harus mengakui keunggulan Paraguay lewat adu penalti 3-4.

Hasil kekalahan itu kemudian memicu tindakan di internal DFB. Asosiasi sepak bola Jerman mengadakan pertemuan dan mengundang Nagelsmann untuk memberikan penjelasan terkait sejumlah aspek yang berkaitan dengan perjalanan tim selama Piala Dunia 2026.

Langkah DFB setelah tersingkir

Dalam pertemuan tersebut, Nagelsmann diminta menjelaskan taktik serta suasana internal tim. DFB tidak sekadar menilai hasil akhir, tetapi juga mencari gambaran utuh mengenai kondisi tim saat turnamen berlangsung.

Setelah sesi penjelasan, Nagelsmann diminta untuk mundur dari jabatannya oleh para petinggi DFB. Menurut uraian yang disampaikan, petinggi DFB memilih cara yang lebih “bermartabat” dibanding pemecatan langsung, dengan maksud Nagelsmann mengangkat kaki secara terhormat.

Proses pengakhiran kerja sama itu juga disertai kompensasi. Nagelsmann menerima kompensasi senilai enam juta poundsterling (sekitar 144 miliar rupiah) setelah mundur dari timnas Jerman.

Refleksi Nagelsmann dan permintaan memulai lembaran baru

Usai resmi mundur, Nagelsmann menyampaikan ungkapan yang menekankan refleksi pribadi dan kebutuhan tim untuk membangun ulang setelah tersingkir. Ia menilai situasi tersebut tidak hanya tentang satu pertandingan, melainkan tentang arah tim ke depan.

Dalam pernyataan yang ia sampaikan, Nagelsmann mengatakan, “Belakangan ini, setelah kami tersingkir, saya telah banyak merenung serta berbicara dengan orang-orang tepercaya di lingkungan pribadi maupun di dalam asosiasi. Keputusan ini sama sekali tidak mudah bagi saya,” ujar Nagelsmann.

Ia melanjutkan dengan menegaskan prioritas utamanya selama menangani tim, “Tujuan utama saya senantiasa adalah keberhasilan tim. Setelah kekecewaan yang begitu menyakitkan, tim ini layak mendapatkan kesempatan untuk benar-benar memulai lembaran baru,” imbuhnya.

Selain membahas keputusan mundur, Nagelsmann juga menempatkan gagasan penyegaran sebagai bagian dari kebutuhan Jerman setelah kegagalan menembus target kompetisi. Ia menggambarkan bahwa setelah hasil yang menyakitkan, tim membutuhkan ruang untuk memulai perubahan.

Lebih lanjut, Nagelsmann menyampaikan rasa terima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam penanganan tim. Ia menyebut staf pelatih dan seluruh unsur di asosiasi yang mendukung proses selama periode tugasnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim pelatih, staf, dan semua pihak di asosiasi yang telah mendukung kami, serta khususnya kepada para pemain yang telah bekerja sama dengan saya dalam suasana penuh kepercayaan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nagelsmann juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penggemar. Ia menilai kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 menjadi sesuatu yang seharusnya tidak terjadi pada level yang ia anggap masih mungkin dicapai lebih jauh oleh tim.

“Ucapan terima kasih istimewa juga saya sampaikan kepada para penggemar. Kalian terus menyemangati kami, memercayai kami, dan memberikan energi bagi kami, bahkan di masa-masa sulit.”

Ia kemudian menegaskan penyesalannya kepada publik, “Saya sangat sedih karena kami telah mengecewakan kalian dan tidak dapat memberikan lebih banyak lagi momen pertandingan di Piala Dunia ini. Kalian layak mendapatkan jauh lebih banyak daripada ini,” imbuh Nagelsmann.

Dengan mundurnya Nagelsmann, Jerman memasuki babak evaluasi baru. Keputusan ini tidak hanya menjadi penutup fase kepelatihan, tetapi juga sinyal bahwa DFB dan jajaran terkait ingin memastikan arah tim setelah tersingkir dapat dibenahi secara lebih segar.