Nasional

Panduan Cek Bansos PKH Lewat HP untuk Mengetahui Desil

×

Panduan Cek Bansos PKH Lewat HP untuk Mengetahui Desil

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cara Cek Bansos PKH Lewat HP, Begini Langkahnya

jurnalistik.co.id – Pencairan bantuan PKH tahap 3 untuk periode Agustus 2026 masih berlangsung. Keluarga penerima manfaat (KPM) menerima penyaluran secara bertahap, yakni sejak bulan Juli, Agustus, dan September.

Karena mekanismenya dilakukan bergelombang, tidak sedikit KPM yang mungkin belum menerima bantuannya pada waktu yang sama. Jika Anda ingin memastikan status data dan kelompok desil penerima, pengecekan bisa dilakukan lewat telepon genggam.

Cek bansos PKH lewat HP

Ada dua opsi yang dapat digunakan untuk mengecek bansos PKH melalui HP. Pertama, menggunakan aplikasi resmi, dan kedua, memanfaatkan situs cekbansos milik Kemensos.

Lewat aplikasi “Cek Bansos Kemensos”

Langkah awal adalah mengunduh aplikasi “Cek Bansos Kemensos” melalui Play Store atau App Store. Setelah terpasang, buka aplikasinya agar menu pengecekan dapat diakses.

Di dalam aplikasi, pilih menu “Cek Bansos”. Kemudian masukkan NIK KTP sesuai data kependudukan dan lanjutkan dengan memasukkan kode verifikasi yang tampil pada layar.

Setelah itu pilih “Cari Data”. Hasil pencarian akan menampilkan informasi mengenai identitas penerima, jenis bantuan, status penerimaan, serta periode penyaluran.

Lewat situs cekbansos

Selain aplikasi, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs cekbansos Kemensos. Buka laman resmi tersebut, lalu masukkan NIK KTP pada kolom yang tersedia.

Selanjutnya, isi kode Captcha yang muncul dan tekan “Cari Data”. Sistem kemudian akan menampilkan nama penerima, kelompok desil, status bantuan, sampai jenis bansos yang nantinya diterima.

Jika tercatat KPM, tetapi PKH belum cair

Bagi KPM yang sudah tercatat, namun PKH belum cair, ada beberapa langkah lanjutan yang bisa ditempuh. Penyesuaian status bisa terjadi dan pengecekan berkala tetap diperlukan.

Pertama, periksa kembali status bansos secara rutin melalui aplikasi atau situs resmi Kemensos. Jika diperlukan, lakukan pengecekan langsung agar informasi yang muncul sesuai dengan perkembangan data penerima.

Kedua, hubungi pendamping sosial di wilayah tempat tinggal. Pendamping sosial dapat membantu menelusuri pembaruan data dan memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan.

Kemudian, Anda juga dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk memastikan status data penerima. Dalam proses ini, penting memastikan data kependudukan yang digunakan sama dengan yang tertera pada KTP.

Selain itu, periksa apakah ada perubahan data keluarga yang belum diperbarui. Jika terjadi pembaruan yang belum tercatat, status di sistem bisa berbeda dan berdampak pada waktu penyaluran.

Imbauan agar PKH dimanfaatkan sesuai tujuan

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengingatkan agar bansos PKH dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai kebutuhan yang ditentukan. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan yang tepat oleh keluarga penerima manfaat.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi edukasi kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan yang sudah ditentukan. Jangan digunakan untuk main judol,” jelasnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/8/2026).

Dengan mengecek status melalui HP secara mandiri, KPM dapat mengetahui posisi data mereka, termasuk kelompok desil dan status penerimaan. Upaya seperti verifikasi berkala serta memastikan kesesuaian data KTP juga membantu memperjelas langkah yang harus dilakukan bila penyaluran belum diterima.

Karena penyaluran PKH dilakukan secara bertahap selama beberapa bulan, wajar bila urutan penerimaan tiap keluarga penerima tidak selalu sama. Proses bergelombang ini membuat sebagian KPM mungkin baru melihat pembaruan status pada waktu yang berbeda.

Dalam pengecekan lewat telepon genggam maupun situs resmi, pastikan data yang dimasukkan bersumber dari dokumen KTP, terutama NIK. Setelah itu, lengkapi kode verifikasi atau Captcha sesuai yang muncul agar sistem dapat menampilkan informasi yang sesuai, termasuk periode penyaluran dan status bantuan.

Bila hasil pengecekan menunjukkan keluarga sudah tercatat tetapi PKH belum cair, fokus pada penelusuran pembaruan data. Pemeriksaan rutin melalui aplikasi atau situs membantu memantau perubahan, sementara pendamping sosial serta koordinasi di kantor desa atau kelurahan dapat membantu memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.