Olahraga

Andy Burnham: ‘really concerned’ bila pemilik Man City menjual klub usai pelanggaran aturan

×

Andy Burnham: ‘really concerned’ bila pemilik Man City menjual klub usai pelanggaran aturan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Andy Burnham 'really concerned' if Man City owners sell up after rule breaches

jurnalistik.co.id – Andy Burnham menyatakan dirinya akan “really concerned” jika pemilik Manchester City memutuskan menjual klub setelah putusan bersalah terkait pelanggaran aturan keuangan Premier League.

Dalam wawancara, perdana menteri itu menanggapi perkembangan kasus yang saat ini masih berada dalam proses banding dan berpotensi menyeret konsekuensi lanjutan bagi City.

Burnham mengatakan situasi ini “contested by Manchester City”, serta memuji peran pemilik City sejak tahun 2008 dalam membangun Manchester.

Di Inggris, kasus ini bermula dari temuan sebuah komisi independen yang menyimpulkan City melanggar sebagian besar aturan keuangan Premier League yang dituduhkan kepada mereka.

Menurut laporan, City masih melanjutkan pembelaan dan berencana mengajukan banding. Klub diberi waktu hingga 2 Oktober untuk menyerahkan berkas banding.

Burnham memberikan komentar di tengah respons publik yang luas di sepak bola, termasuk reaksi yang menyoroti skala temuan komisi independen dan nada pernyataan Premier League terhadap tindakan City.

Ia juga berbicara setelah pengumuman bahwa Independent Football Regulator—lembaga pengawas yang dibentuk pemerintah pada 2025—menyebut perkara ini memunculkan “serious issues”.

Regulator tersebut disebut akan mengeksplorasi sejumlah opsi setelah proses disipliner selesai. Opsi yang disebut mencakup kemungkinan pencabutan izin pemilik untuk memiliki klub.

Komisi independen menemukan adanya pengaturan “sham contracts” dengan sejumlah mitra komersial sebagai bagian dari skema yang diduga untuk menyamarkan pendanaan rahasia bernilai lebih dari £830m.

Premier League, melalui pernyataannya, menyebut City “systematically broke Premier League Rules for nearly a decade” dalam periode panjang tersebut.

Selanjutnya, komisi independen akan menggelar sidang sanksi yang diperkirakan dapat memakan waktu berbulan-bulan sebelum jadwalnya benar-benar bisa dikonfirmasi.

Sidang tersebut akan menentukan jenis hukuman. Rentang sanksinya disebut dapat meliputi denda besar, pengurangan poin, atau bahkan pengusiran dari Premier League.

Selain itu, hukuman yang lebih berat juga masih mungkin terjadi, termasuk pencabutan delapan trofi yang didapat City pada periode yang dinilai terdampak.

City memiliki hak untuk mengajukan banding atas putusan bersalah maupun atas sanksi yang nantinya ditetapkan. Alhasil, perseteruan hukum diperkirakan mempertahankan situasi ketidakpastian untuk City maupun liga.

Di tingkat sosial, pertanyaan yang muncul adalah bagaimana pemilik tetap dapat melangkah jika pelanggaran dilakukan selama sembilan tahun. Sebagian pengamat dan penggemar menyoroti ketegangan antara dugaan pelanggaran jangka panjang dan keputusan finansial yang telah diambil.

Ketika ditanya oleh editor politik BBC, Chris Mason, apakah ia merasa khawatir pemilik City akan menjual klub, Burnham menjawab, “I would be really concerned to lose them.”

Ia melanjutkan penjelasannya dengan menempatkan City sebagai mitra besar dalam pembangunan Manchester modern. Burnham mengatakan, “They’ve been such a huge partner in the building of modern Manchester and obviously the building of Manchester City into the global force that it is.”

Burnham juga menambahkan alasan yang berkaitan dengan kontribusi finansial di kawasan sekitar stadion. Ia berkata, “I do actually thank the City Football Group and the wider ownership for the money that they didn’t just put into the Etihad [Stadium] and the campus around it but also into the city”.

Sebagai mantan walikota Greater Manchester hingga bulan Juni, Burnham menilai interaksinya dengan pemilik City selama masa jabatannya akan dapat dipertanggungjawabkan jika diperiksa.

Ia menyatakan dirinya “of course” yakin bahwa komunikasi dan pergaulannya saat menjadi wali kota akan lolos jika materi tersebut diuji dalam proses yang relevan.

Burnham memberikan komentar dari Hill Dickinson Stadium, kandang Everton—klub yang ia dukung—sekaligus mengingatkan bahwa pengalaman Everton pernah bersinggungan dengan isu serupa di Premier League.

Everton disebut pernah menghadapi perkara keuangan Premier League. Pada November 2023, Everton dikenai pengurangan 10 poin untuk pelanggaran yang dinilai lebih ringan, sebelum kemudian jumlahnya berkurang menjadi enam setelah banding.

Burnham menyoroti kemiripan jalur yang dihadapi Everton dengan situasi City. Ia berkata, “Everton was in this position a few years ago and you might remember that I fought for Everton in that situation because I still hold the view very firmly that they weren’t fairly treated in that process.”

Dalam perbandingan tersebut, ia menekankan bahwa menurutnya publik sempat terlalu cepat mengambil kesimpulan. Burnham menyatakan, “I remember people proclaiming Everton guilty at the time and with hindsight I think more people would say that wasn’t fair, the way that was handled.”

Karena itulah, ia menegaskan sikapnya tidak akan langsung memihak hanya berdasarkan situasi saat ini. Burnham menambahkan, “So it would be wrong of me to leap to one side given the experience that I’d had before becoming prime minister.”

Ia juga menyinggung cara pandang publik terhadap perkara yang sedang berjalan. Burnham menyebut, “It is ‘frustrating when people rush to judgement’.”

Meski mengakui adanya konsekuensi yang besar, ia menyatakan bahwa keterlibatannya untuk mengarahkan proses justru tidak tepat. Ia mengakui, ada “a lot at stake” bagi penggemar City, klub, dan Manchester.

Tetapi Burnham tetap menegaskan prinsipnya untuk tidak ikut campur. Ia berkata, “But he added it would be wrong for him to intervene.”

Di sisi lain, Manchester City menyampaikan tanggapan melalui pernyataan resmi. City menyatakan mereka “both disappointed and surprised by the opinion of the Premier League Commission” dan tetap mempertahankan “their innocence of all the accusations made.”

Dengan adanya banding serta tahapan sidang sanksi yang masih harus dijadwalkan, kasus ini diperkirakan terus berada dalam fase yang panjang dan penuh ketidakpastian.

Dalam konteks itu, komentar Burnham menegaskan bahwa, sekalipun proses hukum berjalan, ia tetap melihat hubungan pemilik City dengan pembangunan Manchester sebagai faktor yang tidak bisa diabaikan.