Olahraga

Messi Tak Yakin Lanjut Bermain Setelah Jorge (68) Meninggal

×

Messi Tak Yakin Lanjut Bermain Setelah Jorge (68) Meninggal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Lionel Messi not sure he will play football for 'much longer' after father's death

jurnalistik.co.id – Lionel Messi menyatakan ia tidak yakin akan terus bermain sepak bola dalam waktu yang “much longer” setelah ayahnya, Jorge, wafat pekan lalu. Lewat unggahan emosional di media sosial, pemain Argentina itu menulis bahwa ia belum tahu langkah apa yang akan ia ambil setelah kepergian ayahnya.

Jorge meninggal dunia pada usia 68 tahun setelah sakit lama. Dalam postingannya, Messi menuliskan, “I don’t know what I’m going to do without you,” serta menambahkan bahwa ia merasa bingung untuk melanjutkan semuanya.

Messi juga mengungkap ketidakpastiannya secara langsung, “I don’t know how to carry on. I used to just play football, and now I’m really not sure if I’ll carry on doing it for much longer.” Ia menggambarkan kedekatan mereka sejak awal, termasuk peran Jorge sebagai sosok yang berada di sampingnya.

Ia menulis, “You were by my side from the very beginning. We were so close to the end. Why didn’t you hang in there just a little longer so we could finish this together?” Messi kemudian mengenang momen-momen perjalanan kariernya yang membuat kehadiran Jorge terasa sangat berarti.

Messi menempatkan Jorge dalam bagian penting dari perjalanan sepak bola keluarganya. Ayahnya tercatat menjadi agen Messi sejak Lionel berusia 14 tahun, dan menyaksikan putranya berkembang menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Dalam karier internasionalnya, Messi pernah memimpin Argentina meraih Piala Dunia 2022. Ia juga memimpin menuju partai final Piala Dunia 2026, namun timnya kalah 1-0 dari Spanyol, sebelum akhirnya kembali ke klub, Inter Miami.

Setelah Jorge meninggal, Messi dilaporkan kembali ke rumah bersama keluarganya. Prosesi pemakaman dilakukan secara tertutup pada Minggu, di pemakaman sebuah area di Perez, pinggiran Rosario, Argentina.

Di unggahan itu, Messi melanjutkan dengan kalimat yang tetap terasa sulit diterima, “Dad, I still can’t believe you’re gone,” sebelum menambahkan bahwa perasaan itu belum sepenuhnya “sunk in.” Ia menuturkan bahwa meski ia memahami keadaan yang dihadapi ayahnya, ia merasa Jorge pergi terlalu cepat.

Messi menulis, “It hasn’t sunk in, or rather, I don’t want it to,” lalu menyampaikan kesedihannya melalui penggambaran tentang masa depan yang tanpa percakapan lagi. Ia juga berkata, “I know you were suffering and that this is for the best, but you left too soon. We still had so much left to enjoy together.”

Selama gelaran Piala Dunia, Messi pernah menangis setelah mencetak gol pembuka pada kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair. Ia mengaitkan momen emosional itu dengan sesuatu yang ia sebut “completely unrelated to football.”

Belakangan, keluarga Messi merilis pernyataan bahwa Jorge sedang menghadapi “a health-related situation.” Messi menambahkan rincian tentang masa menjelang turnamen, “You kept asking me to play in one last World Cup, and just days before it started, that’s when you took a turn for the worse.”

Messi juga menyampaikan, “It was the first time you weren’t going to be at a tournament, but Mom kept telling me you’d get better and that you’d be well enough to travel.” Ia lalu menggambarkan cara ia menilai situasi melalui pesan yang menunggu setelah pertandingan usai.

Ia menulis, “Every time a game ended, I’d wait for and miss your message. That’s when I realised how bad the situation was.” Meski begitu, Messi mengatakan ia tetap berusaha mendorong diri untuk melangkah sejauh mungkin agar Jorge punya waktu menyaksikan pertandingan.

Ia menegaskan, “Even so, I couldn’t stop thinking about going as far as possible, to give you time to watch a game. We made it to the final, and you couldn’t be there.” Messi menambahkan bahwa ia ingin meraih kemenangan untuk membawa trofi kepada ayahnya, namun ia merasa “my legs had nothing left.”

Dalam bagian yang paling personal, Messi menulis, “Rest in peace, and watch over us from above just as you did here. Thank you for everything. ‘I love you, Dad.’” Ia juga menyebut bahwa sosok Jorge akan tetap hadir, khususnya dalam proses membesarkan anak-anaknya.

Di turnamen Piala Dunia 2026, Messi mencatat partisipasi keenamnya. Ia bermain delapan pertandingan sebagai kapten, mencetak delapan gol, serta membuat empat assist.

Keluarga Messi juga mengungkap latar belakang perjalanan mereka. Mereka pindah ke Spanyol pada Februari 2001 setelah Jorge menandatangani kontrak Messi bersama Barcelona saat berusia 13 tahun, sementara ibu dan tiga saudara Lionel kemudian kembali ke Rosario, dan Jorge tetap tinggal bersama Messi.

Messi kemudian mencatat capaian kariernya bersama Barcelona, termasuk 672 gol dalam 778 pertandingan, serta membantu klub meraih Liga Champions empat kali dan gelar La Liga sebanyak 10 kali. Ia bergabung dengan Paris St-Germain pada Agustus 2021 sebelum pindah ke Inter Miami pada Juli 2023, dengan kontrak di Major League Soccer hingga 2028.

Dalam catatan tim nasional, Messi mengumpulkan 125 gol dalam 207 penampilan untuk Argentina serta memberikan 46 assist. Ia juga menyebut pengorbanan dan cara Jorge memahami perjalanan hidupnya melalui kalimat, “Of course, you never missed a single game,” dan menambahkan bahwa ayahnya selalu menjadi sosok yang tepat.

Ucapan duka juga datang dari rekan-rekan. Cristiano Ronaldo menulis, “A huge hug to you and yours in these hard times, Leo. Much strength,” sementara Beckham menyampaikan, “We are with you and your family, Leo, always.”

Unggahan Messi menutup dengan penegasan bahwa meski ia sangat kehilangan, ia akan tetap membawa nilai yang diajarkan Jorge dalam kehidupannya. “I’m going to miss you so much, but you’ll always be with me, especially in raising my children,” tulis Messi.