Olahraga

Rory McIlroy Kembali ke Form, Nomor 2 Dunia Pegang Puncak Sementara BMW Championship

×

Rory McIlroy Kembali ke Form, Nomor 2 Dunia Pegang Puncak Sementara BMW Championship

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Rory McIlroy: World number two back in form with lead at BMW Championship

jurnalistik.co.id – Rory McIlroy menyatakan ada “good work” bersama timnya yang membantu ia menemukan kembali ritme permainan, sekaligus merebut clubhouse lead pada ronde pertama BMW Championship.

Pegolf peringkat dua dunia itu menyelesaikan kompetisi hari pembuka di Bellerive Country Club dengan catatan enam under par. Hasil tersebut membawa McIlroy berbagi posisi teratas clubhouse setelah sejumlah hole penentu dimainkan dengan akurat.

McIlroy memulai laju dari paruh permainan dengan angka dua under par saat berbalik arah. Dari sana, ia mencetak birdie di hole ke-13 sebelum kemudian menambah tiga birdie dari empat hole terakhir untuk mengunci momentum.

Di akhir ronde, McIlroy mencatat posisi bersama beberapa pemain Amerika Serikat. Ia berada di papan atas pada level -6 bersama Wyndham Clark, Chris Gotterup, J.J. Spain, dan Gary Woodland, dengan semua nama tersebut menempati kelompok yang sama pada leaderboard ronde pertama.

McIlroy juga menyebut performanya pekan lalu di St Jude Championship menjadi salah satu konteks penting sebelum turun ke BMW Championship. Ia finis di peringkat 66 pada turnamen tersebut, lalu kini merasa ritme permainannya kembali terarah.

Menurutnya, kolaborasi dengan swing coach Michael Bannon serta kinerja caddie Harry Diamond berperan besar dalam mengembalikan sentuhan permainan. “I felt at least like I got myself back going in the right direction, and what I wanted to do with my swing, but still you never know when you turn up here,” ujarnya kepada Golf Channel.

McIlroy menambahkan bahwa karakter lapangan kali ini turut mendukung. Ia menyampaikan bahwa BMW Championship memberi setup yang lebih sesuai dibanding Memphis pekan lalu: ia menilai ada toleransi saat melakukan pukulan dari area tee, karena koridor permainan di lapangan terlihat lebih lebar sehingga ia bisa “get away with it” pada beberapa kesempatan.

“This golf course sets up a lot better for me than Memphis did last week. You can miss it a little bit off the tee, and the playing corridors are a lot wider, so you can get away with it, which I needed to get away with it a couple of times today,” kata McIlroy. Ia menutup dengan keyakinan bahwa setup tersebut membuatnya lebih nyaman dibanding seminggu sebelumnya.

Pesaing terdekatnya pada hari pertama datang dari Jepang, Ryo Hisatsune, yang finis lima under par (-5). Sementara itu, Alex Fitzpatrick, Michael Thorbjornsen, dan Ludvig Aberg menempel dalam satu grup yang sama pada empat under par (-4), sehingga persaingan menuju ronde berikutnya tetap rapat.

Di papan lanjutan, Robert MacIntyre menutup ronde pertama pada dua under par (-2). Ia juga tercatat sempat menarik diri dari St Jude Championship sebelum memasuki ronde kedua, setelah memulai turnamen itu dengan 82 pukulan atau 12 over par.

Untuk kategori headline lain, perburuan gelar juga dipantau dari performa nomor satu dunia sekaligus juara bertahan, Scottie Scheffler. Scheffler mengalami rangkaian empat bogey melalui tujuh hole pembuka, sehingga ia tertinggal jauh dari lapangan yang tengah memimpin.

Rangkaian performa itu membuat McIlroy terlihat konsisten sejak awal ronde. Ia mencatat momentum tambahan ketika jarak pukulannya kembali berada pada jalur yang ia inginkan, lalu memanfaatkan periode akhir pertandingan dengan tiga birdie dari empat hole terakhir untuk menjaga posisi di kelompok teratas.

Di sisi lain, pemburuan gelar pada kompetisi ini turut dipantau dari dinamika para pesaing. Scottie Scheffler yang sempat mengalami empat bogey dalam tujuh hole pertama menjadi contoh bagaimana ritme bisa berubah cepat, sementara Ryo Hisatsune dan rombongan peraih empat under par menjaga jarak yang membuat persaingan tetap ketat untuk ronde berikutnya.