jurnalistik.co.id – US Open 2026 menyiapkan dana hadiah rekor di era Grand Slam, dengan total 108 juta dolar (79,2 juta poundsterling). Angka ini sekaligus menandai kenaikan 20% dibanding tahun sebelumnya.
Pembagian hadiah juga mengalami peningkatan pada level turnamen. Juara tunggal putra dan putri masing-masing akan menerima 5,5 juta dolar (4,03 juta poundsterling), naik 10% dari US Open 2025. Sementara itu, pemain yang kalah pada babak pertama memperoleh 140.000 dolar (102.667 poundsterling), yakni bertambah 30.000 dolar atau sekitar 27% dibanding tahun lalu.
Selain peningkatan langsung pada hadiah pertandingan, paket US Open 2026 juga memuat kontribusi khusus untuk dana kesejahteraan. Prize pool mencakup kontribusi 2 juta dolar (1,47 juta poundsterling) untuk welfare fund, sebuah skema yang selama ini menjadi tuntutan pemain-pemain terkemuka dari seluruh Grand Slam.
Dalam pengumuman yang sama, keempat turnamen Grand Slam juga menyatakan rencana membentuk Grand Slam Player Council. Langkah ini merupakan salah satu permintaan kunci dari para pemain, yang pada French Open dan Wimbledon sebelumnya membatasi penampilan media hingga 15 menit untuk menyoroti kegelisahan mereka.
Permintaan lainnya adalah agar setiap Grand Slam mengalokasikan 16% dari pendapatan mereka untuk uang hadiah. Target tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 22% pada tahun 2030. BBC mencatat bahwa US Open berpotensi menjadi Slam pertama yang mencapai sasaran tersebut, meski US Tennis Association (USTA) belum merilis laporan keuangan untuk 2025.
Meski demikian, perwakilan pemain belum menerima rincian angka-angka tersebut. Namun, bila pertumbuhan 10% diterapkan pada pendapatan US Open 2024 sebesar 559,7 juta dolar (410,5 juta poundsterling), maka nilai uang hadiah sekitar 98,5 juta dolar akan sejalan dengan ekspektasi yang disampaikan pemain.
USTA menyatakan laporan keuangan akan dipublikasikan sebelum dimulainya babak utama. CEO Craig Tiley, yang sebelumnya memimpin Tennis Australia, menggambarkan tawaran peningkatan dana hadiah ini sebagai “a significant first step in a multi-year investment in athletes”.
Berita Terkait
Dalam wawancara BBC pada bulan Maret, petenis peringkat tiga dunia Jessica Pegula menyoroti bahwa kenaikan US Open tahun lalu ditargetkan terutama bagi mereka yang paling membutuhkannya—yakni para pemain yang berhasil menembus pekan kedua. Untuk edisi 2026, pola kenaikan persentase digambarkan berbeda: peningkatannya justru paling tinggi pada babak pertama, lalu menurun pada setiap babak berikutnya.
US Open 2026 juga memberi imbalan yang lebih besar untuk nomor ganda campuran. Kompetisi ini berlangsung pada pekan kualifikasi, dan meski pemenang tetap berbagi 1 juta dolar, jumlah hadiah untuk peserta lain ditingkatkan. Dalam skema baru itu, hadiah untuk babak pertama pada ganda campuran disebut dua kali lipat.
Terkait program dukungan, perwakilan pemain sebelumnya meminta agar setiap Grand Slam menyisihkan kontribusi 4 juta dolar dalam bentuk benefit payments pada tahun ini. Dalam konteks tersebut, USTA disebut menjadi yang pertama “ring-fence” atau memisahkan dana tersebut khusus untuk pemain, tetapi dana tersebut tetap berasal dari total prize fund keseluruhan.
Adapun uang untuk program dukungan pemain baru US Open akan ditempatkan dalam akun penampungan (holding account) yang independen sambil rincian teknis masih didiskusikan. Dewan pemain juga akan memiliki ruang masukan dalam proses itu.
Grand Slam Player Council direncanakan diluncurkan setelah US Open selesai, dengan fokus pada keterlibatan pemain terkait urusan-urusan olahraga di empat turnamen Grand Slam. Kerangka kerja yang pasti masih belum diputuskan, namun pemain diundang untuk mengajukan diri dan diberitahu bahwa dewan ini akan menjadi kanal untuk membahas kekhawatiran spesifik soal prize money secara langsung dengan Grand Slam yang bersangkutan.
Perwakilan pemain menyatakan menyambut berbagai pengumuman dan menyoroti adanya peningkatan yang “substantial” dalam uang hadiah. Pernyataan yang dikutip menyebut: “Players look forward to building on today’s positive announcements and ensuring the Council develops into a genuinely representative and effective forum for player consultation, while continuing to work through their representatives on prize money and player welfare,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
US Open dijadwalkan dimulai pada hari Minggu, 30 Agustus.












