Peristiwa

Karhutla Landa Lahan Perusahaan di Bengkalis, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

×

Karhutla Landa Lahan Perusahaan di Bengkalis, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Lahan Perusahaan Terbakar di Bengkalis Riau, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

jurnalistik.co.id – Karhutla yang melibatkan lahan gambut dilaporkan terjadi di dua lokasi di Kabupaten Bengkalis, Riau. Kapolres Bengkalis menyebutkan ada titik api yang pertama terpantau di wilayah Kecamatan Siak Kecil.

AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan titik api pertama berada di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil. Kebakaran tersebut melahap areal milik perusahaan sekaligus bersinggungan dengan area milik warga.

Menurut Fahrian, lahan yang terbakar berasal dari areal PT Teguh Karsa Wana Lestari dan lahan masyarakat. Ia menegaskan bahwa area yang mengalami kebakaran berada di bagian batas antara lahan perusahaan dengan lahan warga.

“Lahan yang terbakar di batas lahan perusahaan dengan lahan masyarakat,” kata Fahrian kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Senin (10/8/2026).

Fahrian juga memaparkan perkiraan luas lahan gambut yang terbakar sekitar 1,2 hektar. Dengan ukuran tersebut, penanganan menjadi fokus utama agar api tidak merambat ke area lain di sekitar lokasi.

Upaya pemadaman gabungan Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan lintas pihak. Personel dari Polri dan TNI turun ke lapangan, bersamaan dengan Manggala Agni, BPBD, serta dukungan masyarakat dan pihak perusahaan.

Dalam penanganan darurat seperti ini, keterlibatan banyak unsur dibutuhkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mengendalikan titik-titik api. Fahrian menyebutkan keterlibatan berbagai pihak tersebut sebagai bagian dari respon terpadu yang dikerahkan di lokasi kejadian.

Selain pemadaman, koordinasi juga diperlukan karena kebakaran terjadi di dua lokasi dalam satu wilayah Bengkalis. Dengan adanya lebih dari satu titik, tim di lapangan harus menyesuaikan penguatan personel dan konsentrasi penanganan sesuai kondisi di masing-masing area.

Untuk titik api pertama di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, keterangan Kapolres menempatkan batas lahan perusahaan dan masyarakat sebagai lokasi terdampak. Situasi ini membuat penanganan melibatkan pihak perusahaan dan warga setempat, agar informasi medan dan kebutuhan penanganan bisa dipadukan secara langsung.

Dengan luas kebakaran gambut yang disebut sekitar 1,2 hektar, penanganan yang dilakukan tim gabungan menjadi langkah penting untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan. Fahrian menegaskan bahwa proses pemadaman melibatkan Polri, TNI, Manggala Agni, BPBD, masyarakat, serta pihak perusahaan sesuai tugas dan kapasitas masing-masing.

Hingga saat ini, berdasarkan keterangan Kapolres Bengkalis, karhutla dilaporkan terjadi di dua lokasi di Bengkalis, dengan titik api pertama berada di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil. Api melahap areal PT Teguh Karsa Wana Lestari sekaligus lahan masyarakat di sisi batas kedua area tersebut, dengan perkiraan luasan gambut terbakar sekitar 1,2 hektar.

Kapolres Bengkalis melaporkan adanya dua titik kejadian karhutla dalam wilayah kabupaten tersebut. Selain titik pertama yang terpantau di Kecamatan Siak Kecil, petugas juga mencatat bahwa titik lain berada di lokasi berbeda sehingga penanganan tidak bisa dilakukan dengan satu pendekatan yang sama.

Di Kecamatan Siak Kecil, titik api disebut berawal dari Desa Bandar Jaya. Fahrian Saleh Siregar menyampaikan bahwa area yang terdampak berada pada wilayah pertemuan batas, yakni yang di satu sisi menjadi bagian perusahaan dan di sisi lain bersinggungan dengan lahan warga.

Karena kondisi lapangan yang melibatkan batas kepemilikan, pelaksanaan penanganan darurat menuntut kerja bersama antara aparat dan para pihak setempat. Keterlibatan Polri dan TNI, yang bergerak bersama Manggala Agni serta BPBD, diarahkan untuk mempercepat respons pemadaman sekaligus memastikan koordinasi berjalan seiring dengan kebutuhan di masing-masing titik.

Fokus utama penanganan juga diarahkan pada upaya agar api tidak merambat ke area sekeliling. Dengan perkiraan luas kebakaran gambut sekitar 1,2 hektar, tim gabungan di lokasi menekankan pengendalian di titik yang sudah terpantau, sambil menyesuaikan penguatan personel sesuai perkembangan kondisi di Bengkalis.