jurnalistik.co.id – Sepekan menjelang Hari Kemerdekaan RI, Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai berdenyut dengan suasana yang didominasi warna merah putih. Di area dalam pasar, aneka pernak-pernik kemerdekaan mengisi lorong-lorong tempat warga berburu kebutuhan 17 Agustus.
Kompas.com mencatat pada pukul 09.00 WIB, Selasa (11/8/2026), aktivitas jual beli di pasar sudah ramai. Keramaian terlihat terutama di bagian lorong yang dipenuhi pedagang perlengkapan perayaan.
Di sepanjang lorong tersebut, tampak lebih dari 10 kios yang menjajakan ragam kebutuhan untuk kegiatan peringatan 17 Agustus. Mulai dari bendera dan umbul-umbul, hingga lampion, topi, dan pita tersedia dalam berbagai pilihan.
Tak hanya perlengkapan seremonial, para pedagang juga menyiapkan aksesori lain yang biasa dipakai dalam kegiatan kemerdekaan. Di antaranya, perlengkapan untuk lomba turut dijual berdampingan dengan produk berwarna merah putih lainnya.
Perlengkapan lomba yang terlihat mencakup tali tambang, bakiak, karung, hingga bola. Pilihan barangnya beragam, sehingga pembeli dapat menyesuaikan kebutuhan kelompok maupun skala acara.
Harga yang dipasang juga bervariasi, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 500.000. Perbedaan ini tampak dipengaruhi oleh jenis barang serta ukuran yang ditawarkan pedagang.
Keragaman produk tersebut menarik minat banyak kalangan. Sejumlah pembeli terlihat mencari perlengkapan kegiatan kemerdekaan, mulai dari ibu-ibu, anggota PKK, pegawai perusahaan, hingga guru sekolah.
Beberapa pembeli tampak menelusuri lorong sambil membandingkan pilihan yang tersedia. Mereka datang dengan kebutuhan yang berbeda-beda, namun tetap berfokus pada perlengkapan bertema 17 Agustus.
Di lorong samping pasar, bendera dan umbul-umbul bergelantungan di sisi kanan dan kiri. Bagian atas lorong juga dihiasi bendera yang menjulang, sehingga suasana pasar terasa seperti masuk ke dalam perhelatan kemerdekaan.
Berita Terkait
Permintaan mulai meningkat sejak awal Agustus
Salah seorang pedagang Pasar Jatinegara, Sayidi (51), mengatakan permintaan terhadap aksesori kemerdekaan mulai bertambah menjelang 17 Agustus. Menurutnya, barang yang dijualnya laris karena banyak pembeli memburu perlengkapan Hari Kemerdekaan.
“Kalau aksesori sih semuanya laku,” kata Sayidi saat ditemui Kompas.com di Pasar Jatinegara, Selasa (11/8/2026). Pernyataan itu menggambarkan bahwa hampir seluruh jenis aksesori yang tersedia mendapat respons dari pembeli di masa menjelang peringatan.
Sayidi menambahkan bahwa pembelian sebenarnya sudah mulai ramai sejak beberapa hari sebelumnya. Namun, ia menilai kondisi tahun ini belum sepadat tahun lalu.
“Sebenarnya mulai dari kemarin (minggu pertama bulan Agustus) tuh udah ramai, tapi mendingan (lebih ramai) kayaknya tahun-tahun kemarin,” ujar Sayidi. Ia menyebut lonjakan terjadi bertahap, dengan mulai menguat pada awal Agustus.
Suasana semarak jadi pemandangan rutin
Di sisi lain, satpam Pasar Jatinegara, Firman (40), menyampaikan bahwa kemeriahan menjelang 17 Agustus merupakan pemandangan rutin tiap tahun. Firman melihat pola yang serupa muncul menjelang peringatan.
“Pokoknya kalau 17-an (Hari Kemerdekaan) udah begini di sini, udah dari tahun ke tahun,” kata Firman. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa aktivitas penjualan perlengkapan kemerdekaan sudah menjadi bagian dari dinamika musiman pasar.
Dengan berbagai pilihan yang tersedia, Pasar Jatinegara menjadi salah satu titik yang didatangi warga untuk melengkapi kebutuhan perayaan. Keramaian yang terbentuk, dari pembeli hingga pedagang, menunjukkan adanya persiapan yang dilakukan lebih awal menjelang tanggal 17 Agustus.
Di antara deretan bendera, umbul-umbul, dan perlengkapan lomba, terlihat bahwa warga tidak hanya membeli simbol kemerdekaan, tetapi juga mempersiapkan rangkaian kegiatan. Mulai dari ibu-ibu dan anggota PKK sampai pegawai perusahaan serta guru sekolah, semuanya berbagi tujuan yang sama: menyiapkan perayaan Hari Kemerdekaan dengan perlengkapan yang sesuai kebutuhan.












