jurnalistik.co.id – John Ternus memulai debutnya sebagai CEO Apple Inc. dengan memperkenalkan iPhone Duo, sebuah smartphone lipat yang mengawali babak baru bagi lini perangkat perusahaan.
Penawaran perangkat ini dibuka lewat pemesanan mulai 16 Oktober, sedangkan ketersediaan resminya jatuh pada 23 Oktober 2026.
Dari sisi harga, iPhone Duo diposisikan dalam rentang Rp35 juta hingga nyaris Rp56 juta, dengan perbedaan nilai yang mengikuti kapasitas penyimpanan yang dipilih pengguna.
Harga iPhone Duo: mulai Rp35 juta, tertinggi nyaris Rp56 juta
Versi termurah iPhone Duo tercatat dibanderol sekitar Rp35 juta untuk konfigurasi penyimpanan 256GB. Apple mematok harga US$1.999 untuk varian ini, yang disebut setara dengan Rp35 juta.
Untuk langkah berikutnya, varian 512GB dihargai US$2.199 atau setara Rp38,5 juta, sementara kapasitas 1TB dipasang pada angka US$2.599 dengan ekuivalen Rp45,5 juta.
Varian paling mahal menyentuh harga nyaris Rp56 juta. Apple menetapkan harga US$3.199 atau sekitar Rp55,9 juta untuk konfigurasi dengan RAM 2TB.
Dalam rilis yang sama, Apple juga menekankan bahwa iPhone Duo dapat dipesan mulai 16 Oktober dan kemudian mulai tersedia pada 23 Oktober 2026, sehingga tenggat ini menjadi penanda jadwal peluncuran yang dapat dipantau calon pembeli.
Perbandingan dengan pesaing Samsung
Meski iPhone Duo datang membawa label “iPhone lipat” dan mengusung desain baru, perhatian publik justru tertuju pada tarifnya yang dinilai tetap lebih tinggi dibanding rival utama Apple.
Disebutkan bahwa Samsung Electronics baru-baru ini merilis Galaxy Z Fold8 kurang dari satu bulan sebelumnya, dengan harga mulai dari Rp27 jutaan.
Berdasarkan perbandingan tersebut, versi termurah iPhone Duo—yang dihargai sekitar Rp35 juta—berada di atas kisaran harga yang lebih rendah milik Galaxy Z Fold8.
Berita Terkait
Perbedaan harga itu menjadi sorotan karena tren smartphone lipat lebar dengan konsep seperti “buku” bukan lagi sesuatu yang sepenuhnya baru di industri. Perangkat serupa telah lebih dulu diperkenalkan oleh sejumlah produsen dari China dan Korea Selatan.
Namun, perilisan Apple tetap menyita perhatian, terutama karena penawaran harganya yang berada pada level premium dan memposisikan iPhone Duo sebagai perangkat kelas atas.
Desain layar ganda dan klaim Apple soal ukuran
iPhone Duo mengadopsi sistem layar ganda yang memungkinkan pengguna memakainya dalam berbagai posisi, menyesuaikan cara penggunaan sehari-hari.
Apple melengkapi perangkat ini dengan layar berukuran 7,6 inci dan mengusung teknologi Super Retina XDR.
Perusahaan juga menyampaikan klaim ukuran layar bahwa panel 7,6 inci disebut 50% lebih besar dibandingkan iPhone 18 Pro Max, sebagai bagian dari pembenahan pengalaman layar pada perangkat lipat terbaru.
Dengan kombinasi harga, jadwal pemesanan, dan spesifikasi layar yang dipublikasikan, iPhone Duo menjadi salah satu perangkat lipat yang paling cepat menarik perhatian di pasar dalam periode peluncurannya.
Di sisi lain, faktor pembanding terhadap Galaxy Z Fold8 memperjelas bahwa persaingan di segmen smartphone lipat tidak hanya terjadi pada desain, tetapi juga pada struktur harga yang dibawa masing-masing merek.
Untuk tahap awal, Apple mematok titik waktu pemesanan pada 16 Oktober dan ketersediaan pada 23 Oktober 2026, sementara rincian tarif mengikuti konfigurasi penyimpanan dari 256GB hingga level tertinggi yang nyaris menyentuh Rp56 juta.
Skema harga iPhone Duo yang naik mengikuti kapasitas memberi gambaran jelas tentang strategi Apple: semakin tinggi kebutuhan penyimpanan, semakin besar lonjakan nilai yang harus dibayar pengguna. Dengan rentang dari kisaran Rp35 juta untuk varian penyimpanan 256GB hingga mendekati Rp56 juta pada konfigurasi tertinggi, perusahaan menempatkan perangkat lipatnya sebagai pilihan yang lebih berorientasi pada segmen premium. Pola ini juga membuat konsumen lebih terdorong menimbang kebutuhan harian—apakah cukup dengan kapasitas dasar, atau membutuhkan konfigurasi yang lebih tinggi untuk penggunaan jangka panjang.
Selain faktor biaya, timeline pemesanan dan ketersediaan resmi juga berfungsi sebagai penanda ritme peluncuran yang spesifik. Apple membuka pemesanan pada 16 Oktober, lalu menetapkan ketersediaan pada 23 Oktober 2026, sehingga calon pembeli memiliki jeda waktu untuk memantau informasi lanjutan sebelum perangkat benar-benar bisa dimiliki. Dalam konteks persaingan smartphone lipat, jeda seminggu lebih ini turut memengaruhi cara publik membentuk ekspektasi: antusiasme tidak langsung berubah menjadi pembelian, tetapi dibawa melalui fase penantian yang relatif terukur.
Dari sisi presentasi spesifikasi, penekanan Apple pada layar ganda dan klaim ukuran panel memperlihatkan upaya perusahaan membingkai iPhone Duo sebagai perangkat yang “berbeda terasa” dibanding generasi layar sebelumnya. Layar 7,6 inci dengan teknologi Super Retina XDR diposisikan sebagai bagian dari pembaruan pengalaman visual pada perangkat lipat, termasuk klaim bahwa panel tersebut disebut 50% lebih besar dibanding iPhone 18 Pro Max. Dengan cara ini, Apple tidak hanya menawarkan format lipat, melainkan juga mencoba menegaskan keunggulan pengalaman layar sebagai alasan utama pengguna beralih, meski harga tetap berada di level premium.












