Teknologi

John Ternus Rampingkan Struktur Manajer Apple untuk Percepat Pengembangan

×

John Ternus Rampingkan Struktur Manajer Apple untuk Percepat Pengembangan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Struktur Organisasi Apple Gemuk, John Ternus Rombak Peran Manajer - Teknologi

jurnalistik.co.id – John Ternus, CEO Apple yang baru, mulai merombak struktur perusahaan dengan tujuan mempercepat pengembangan produk, memperluas jajaran perangkat, serta membentuk organisasi yang lebih ramping.

Dalam pembahasan internal yang disampaikan Ternus kepada sejumlah rekan, arah perubahan tersebut juga digambarkan sebagai langkah awal untuk Apple setelah Tim Cook menjabat sebagai CEO selama 15 tahun.

Menurut sumber yang mengetahui diskusi itu, Ternus menempatkan rekayasa teknologi atau engineering sebagai fokus utama dalam strategi yang sedang disiapkan.

Perombakan struktur ini, seperti disampaikan sumber tersebut, dimaksudkan untuk mengurangi birokrasi di antara insinyur dan eksekutif senior.

Dengan demikian, jalur kerja diharapkan tidak terlalu terbebani proses berlapis yang selama ini menjadi penghubung antara tim teknik dan jajaran manajemen tingkat tinggi.

Salah satu gagasan awal yang mengemuka adalah upaya mengurangi ketergantungan pada pola peluncuran tradisional yang biasa mengikuti jadwal musim semi dan musim gugur.

Selain itu, pembahasan internal juga mencakup penghapusan sejumlah posisi manajemen menengah, agar keputusan dapat bergerak dengan lebih langsung dari level teknis menuju arah strategis perusahaan.

Perubahan yang sedang disusun juga diarahkan untuk mempercepat pengenalan produk, sehingga Apple bisa lebih cepat merespons kebutuhan pasar dan dinamika industri.

Ternus, dalam diskusi yang sama, juga menekankan perlunya keberanian untuk bereksperimen agar perusahaan tetap kompetitif di era kecerdasan buatan atau AI.

Permintaan itu muncul dalam konteks kebutuhan Apple untuk menjaga daya saing ketika teknologi berbasis AI semakin menjadi bagian penting dalam pengembangan produk dan pengalaman pengguna.

Di saat yang bersamaan, sumber yang sama menyebut Apple juga melakukan langkah efisiensi biaya.

Fokus pemangkasan biaya tersebut berjalan beriringan dengan dorongan untuk mencari sumber pendapatan baru, bukan hanya mengandalkan model bisnis yang selama ini telah mapan.

Apple juga disebut meningkatkan pemasukan dari produk yang sudah ada.

Langkah ini muncul ketika pertumbuhan bisnis layanan mengalami perlambatan, sehingga perusahaan perlu menyeimbangkan kontribusi dari segmen produk dan layanan.

Dalam pembahasan internalnya, Ternus diposisikan sebagai suksesor Tim Cook yang membawa orientasi lebih kuat pada engineering, sekaligus mengarahkan organisasi agar lebih selaras dengan kebutuhan percepatan pengembangan.

Rencana tersebut juga dirumuskan sebagai upaya untuk membentuk struktur kerja yang lebih ramping, agar hubungan antarbagian berjalan lebih efektif.

Dengan pengurangan lapisan manajemen menengah, perusahaan berpotensi memangkas jarak komunikasi antara insinyur dan eksekutif senior.

Konsep tersebut sejalan dengan tujuan mengurangi birokrasi, sebagaimana disebutkan sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.

Selain menyangkut internal perusahaan, arah perombakan ini juga terkait dengan strategi perluasan jajaran perangkat.

Artinya, perubahan organisasi tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi proses internal, tetapi juga untuk mendukung rencana pengembangan produk agar dapat hadir lebih cepat dalam portofolio perangkat Apple.

Dalam rangkaian rencana tersebut, Apple juga diarahkan untuk berani menguji pendekatan baru, khususnya dalam menghadapi persaingan yang semakin dipengaruhi perkembangan AI.

Di sisi lain, efisiensi biaya dan pencarian pendapatan baru disebut sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk menghadapi kondisi bisnis.

Pelambatan pertumbuhan bisnis layanan membuat perusahaan perlu memperkuat pemasukan dari produk yang sudah ada, sekaligus mencari cara tambahan untuk menopang kinerja pendapatan.

Perombakan yang sedang berjalan pada akhirnya bermuara pada satu target utama: mempercepat pengembangan dan peluncuran produk, dengan struktur yang lebih ramping serta pengurangan birokrasi.

Melalui langkah-langkah seperti pengurangan ketergantungan pada jadwal peluncuran tradisional dan penghapusan sebagian posisi manajemen menengah, Apple berupaya membentuk alur kerja yang lebih ringkas.

Dengan fokus pada engineering dan dorongan untuk bereksperimen menghadapi era AI, Ternus tampak mengarahkan organisasi agar lebih responsif, sekaligus tetap menjaga kemampuan Apple untuk memperbarui dan memperluas perangkatnya.

Sumber yang mengetahui pembahasan menyebutkan bahwa rencana ini juga disertai upaya penguatan strategi pendapatan melalui efisiensi biaya, pencarian sumber pendapatan baru, serta peningkatan kontribusi dari produk yang sudah ada di tengah perlambatan layanan.

Hasil akhirnya adalah gambaran awal tentang bagaimana Apple akan menata ulang struktur untuk mendukung pengembangan yang lebih cepat, organisasi yang lebih ramping, dan eksperimen yang lebih berani dalam menghadapi persaingan teknologi berbasis AI.